Pengaruh Berbagai Jenis Gula Terhadap Sifat Sensori dan Nilai Gizi Roti Manis

*Visi Andragogi -  Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro Semarang, Indonesia
Valentinus Priyo Bintoro -  Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro Semarang, Indonesia
Siti Susanti -  Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro Semarang, Indonesia
Received: 9 Oct 2018; Published: 7 Nov 2018.
Open Access Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Full Text:
Statistics: 114 919
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari berbagai jenis gula pada proses pembuatan roti manis terhadap sifat sensori dan nilai gizi produk. Materi yang digunakan adalah 4 jenis gula yang berbeda seperti sukrosa, glukosa, madu, dan fruktosa, serta bahan baku pembuatan roti manis yang sudah ditentukan komposisinya. Perlakuan yang digunakan adalah dengan 4 perlakuan penggunaan gula pada pembuatan roti manis, dengan nilai dasar sukrosa (gula pasir) 100 (Relative Sweetness Values for Various Sweeteners). Perlakuan yang diterapkan yaitu sukrosa (T0), fruktosa cair (T1), madu (T2), dan glukosa (T3). Analisis data yang digunakan dalam uji sensori adalah Kruskal-Wallis, apabila ada pengaruh perlakuan dilanjutkan dengan uji Mann Whitney. Sedangkan dalam uji nilai gizi adalah pengolahan data secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan perlakuan terbaik adalah roti yang menggunakan madu sebagai bahan pemanis roti.

Keywords
roti manis, sifat sensori, nilai gizi.

Article Metrics: