Analisis Total Padatan Terlarut, Keasaman, Kadar Lemak, dan Tingkat Viskositas pada Kefir Optima dengan Lama Fermentasi yang Berbeda


Article Metrics: (Click on the Metric tab below to see the detail)

Article Info
Submitted: 2017-08-20
Published: 2017-11-09
Section: Articles
Fulltext PDF Tell your colleagues Email the author

Kefir Optima merupakan jenis minuman fermentasi yang dibuat dengan menambahkan kefir grains ke dalam susu, selain itu juga menjadi sumber probiotik utama dan memiliki banyak manfaat untuk kesehatan manusia. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama fermentasi terhadap total padatan terlarut, kadar lemak, dan tingkat viskositas kefir optima. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah susu sapi segar, kefir grains, NaOH 0,1 N, Phenolphtalein (PP) 1%, H2SO4, isoamil alkohol dan aquades.. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan variasi perlakuan yang diberikan adalah (T1) lama fermentasi 12 jam, (T2) lama fermentasi 24 jam, (T3) lama fermentasi 36 jam, dan (T4) lama fermentasi 48 jam. Parameter yang diamati adalah total padatan terlarut, keasaman, kadar lemak, dan tingkat viskositas kefir optima. Data hasil pengujian dianalisis menggunakan uji Analysis of Variance (ANOVA) dengan taraf signifikansi 5% dan apabila terdapat perbedaan maka dilanjutkan dengan uji Duncan. Penambahan lama fermentasi memberikan pengaruh nyata terhadap total padatan terlarut, keasaman dan kadar lemak namun tidak memberikan pengaruh nyata terhadap tingkat viskositas. Semakin lama waktu fermentasi, total padatan terlarut dan kadar lemak semakin menurun dan keasaman meningkat.

Keywords

kefir optima; total padatan terlarut; keasaman; lemak; tingkat viskositas

  1. Mohammad Kresna Bayu 
    Program Studi Teknologi Pangan, Departement Pertanian, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Indonesia
  2. Heni Rizqiati 
    Program Studi Teknologi Pangan, Departement Pertanian, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Indonesia
  3. Nurwantoro Nurwantoro 
    Program Studi Teknologi Pangan, Departement Pertanian, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Indonesia