ANALISIS KEAMANAN MIKROBIOLOGI DAN LOGAM BERAT (AS) KETUPAT AIR TANJUNG

*Eva Fadhilah  -  Program Studi Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, Indonesia
Ani Margawati  -  Program Studi Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: .
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Jilid 1
Language: EN
Statistics: 182 146
Abstract

Latar Belakang: Di Tasikmalaya, ketupat merupakan makanan sumber karbohidrat yang dikonsumsi setiap hari. Di wilayah tersebut, ketupat dimasak menggunakan air tanjung. Berdasarkan hasil oleh Laboratorium Kesehatan Daerah Kota Tasikmalaya, Bandung, dan Jakarta tahun 2007 dan 2013, air tanjung dilarang digunakan karena kandungan mikrobiologi dan logam arsen diatas ambang batas. Berdasarkan hasil oleh laboratorium tersebut, peneliti ingin menguji keamanan ketupat air tanjung dari aspek mikrobiologi dan logam arsen.

Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik. Sampel penelitian adalah ketupat yang menggunakan air tanjung sebagai bahan pengolahannya. Data yang dikumpulkan meliputi total mikroba, Escherichia coli, kapang dan arsen. Data diperoleh dari pengujian di Laboratorium FTIP Universitas Padjadjaran dan Laboratorium Kesehatan Daerah Ciamis. Metode laboratorium untuk total mikroba dengan metode hitung cawan (Total Plate Count), Escherichia coli dengan metode MPN Escherichia coli (Most Probable Number), dan kapang dengan metode TPC (Total Plate Count) Koloni Kapang, sedangkan untuk kandungan arsen menggunakan metode Absorption Atomic Spectrophotometer (AAS).

Hasil:  Rata –rata kandungan total mikroba, Escherichia coli, kapang dan arsen pada ketupat air tanjung adalah 4x103 cfu/g, ˂3 APM/g, 2,3x102 cfu/g, dan 0,02 mg/kg. Kandungan total mikroba, Escherichia coli, kapang, dan arsen pada air tanjung tidak melebihi ambang batas cemaran mikrobiologi dan logam menurut SNI mie basah matang dan Badan Pengawas Obat dan Makanan.

Simpulan: Berdasarkan uji yang dilakukan, ketupat air tanjung terbukti aman dari cemaran mikrobiologi dan logam arsen.

Keywords: air tanjung, mikrobiologi, ketupat air tanjung, keamanan, arsen