skip to main content

GAMBARAN KADAR HEMOGLOBIN, KADAR TIMBAL DARAH, DAN ASUPAN SENG PADA ANAK USIA 9-12 TAHUN

*Dwi Astuti Farikha  -  Program Studi Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, Indonesia
Adriyan Pramono  -  Program Studi Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 1 Oct 2015.

Citation Format:
Abstract

Latar Belakang: Prevalensi anemia pada anak sekolah masih tinggi. Produk perikanan diketahui sebagai sumber mikronutrien yang melimpah di daerah pesisir. Namun, studi terkahir menunjukkan bahwa produk perikanan telah terkontaminasi logam timbal. Hemoglobin menurun bersamaan dengan peningkatan timbal dalam darah.

Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran kadar hemolgobin, kadar timbal darah dan asupan seng pada anak usia 9-12 tahun.

Metode: Penelitian ini termasuk penelitian observasi dengan desain cross-sectional. 40 subjek berusia 9-12 tahun dipilih secara random sampling. Kadar hemoglobin diukur menggunakan metode Cyanmethemoglobin. Kadar timbal darah dianalis menggunakan metode Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS). Data asupan zat makanan diperoleh melalui wawancara menggunakan kuisioner Food Frequency Questioner (FFQ) Semi Quantitatif dan dianalisis menggunakan Nutrisurvey. Data kemudian dianalisis normalitasnya menggunakan Kolmogorov-Smirnov.

Hasil: Rerata asupan seng subjek lebih rendah dari Estimated Average Requirements (EAR) dengan rerata 4,4±1,32 mg/hari. Kadar hemoglobin 27,9% subjek tergolong anemia (<12 g/dl). Seluruh subjek (100%) memiliki kadar timbal darah >10 µg/dl dengan rerata 34±10,68 µg/dl.

Kesimpulan: Anak usia 9-12 tahun memiliki kadar timbal darah yang tinggi dan asupan seng yang rendah.
Fulltext View|Download
Keywords: asupan seng; kadar timbal darah; kadar hemoglobin; anak usia sekolah
Funding: expocpnsbumn.blogspot.co.id

Article Metrics:

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.