skip to main content

Pengaruh Penambahan Kulit Buah Lemon (Citrus limon (L.)) Kering Terhadap Karakteristik Organoleptik, Total Padatan Terlarut, pH, Kandungan Vitamin C dan Total Fenol Teh Celup Daun Kelor (Moringa oleifera)

*Azizah Niken Ayu Widowati  -  Faculty of Animal and Agricultural Sciences, Departement of Agriculture, Diponegoro University, , Indonesia

Citation Format:
Abstract

Teh merupakan minuman yang berkhasiat bagi tubuh dan dapat dinikmati dengan cara diseduh. Bahan yang digunakan dalam pembuatan teh tidak harus mengandung daun teh keseluruhan, melainkan dapat berasal dari campuran teh ataupun dari tanaman herbal (teh herbal). Daun kelor mengandung beberapa senyawa aktif yakni vitamin C, karbohidrat, protein, lemak, serat, kalsium, magnesium, fosfor, sulfur dan potassium. Kulit buah lemon mengandung vitamin C sebagai antioksidan dan untuk menambah aroma dan rasa teh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari penambahan kulit buah lemon kering terhadap karakteristik organoleptik, total padatan terlarut, pH, kandungan vitamin C dan total fenol teh celup daun kelor. Hasil pengujian dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) pada aplikasi SPSS for Windows 22 dengan taraf signifikansi 5% apabila signifikan dilanjut uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) dan uji Kruskall Wallis apabila signifikan dilanjutkan dengan uji Mann Whitney untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan kulit buah lemon kering berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap total padatan terlarut, pH dan karakteristik organoleptik pada atribut warna. Teh celup daun kelor tanpa penambahan kulit buah lemon kering (T1) memberikan hasil terbaik dengan nilai total padatan terlarut sebesar 0,18%; nilai pH sebesar 7,84; kandungan vitamin C sebesar 1756,26 mg/100 g; kandungan total fenol sebesar 68,04 mg as. Gallat/g; dan warna teh celup daun kelor hijau kekuningan.

 

Kata kunci: fenol, kelor, pH, vitamin C.
Fulltext View|Download
Keywords: fenol, kelor, pH, vitamin C

Article Metrics:

  1. Abidah, N. H., L. T. Pangesthi., Suhartiningsih dan M. Gita. 2020. Pengaruh jumlah ekstrak daun kelor (Moringa oleifera) dan karagenan terhadap sifat organoleptik jelly drink nira siwalan (Borassus flabellifer L). J. Tata Boga. 9 (2): 717 – 727
  2. Adeyemi, O. S and T. C. Elebiyo. 2014. Moringa oleifera supplemented diets prevented nickel-induced nephrotoxitiy in wistar rats. Journal of Nutrition and Metabolism. 4 (2): 1 – 8. DOI: 10.1155/2014/958621
  3. Anggorowati, D. A., G. Priandini dan Thufail. 2016. Potensi daun alpukat (Persea americana miller) sebagai minuman teh herbal yang kaya antioksidan. J. Industri Inovatif. 6 (1): 1 – 7
  4. Anshori, A. M., A. A. G. P. Wiraguna dan W. Pangkahila. 2017. Pemberian oral ekstrak kulit buah lemon (Citrus limon) menghambat peningkatan ekspresi MMP-1 (matrix metaloproteinase-1) dan penurunan jumlah kolagen pada tikus putih galur wistar jantan (Rattus norvegicus) yang dipajan sinar UV-B. J. E-Biomdedik. 5 (1): 1 – 5
  5. Apriani, I. 2016. Pengembangan media belajar: angkak beras merah dan teh (Camellia sinensis) sebagai pewarna alternatif preparat basah jaringan tumbuhan. J. Bioilmi. 2 (1): 59 – 65
  6. Badan Standardisasi Nasional. 2004. Standar Nasional Indonesia. 06-6989.11. Cara Uji Derajat Keasaman (pH) dengan Menggunakan Alat pH meter. Dewan Standardisasi Nasional Indonesia, Jakarta
  7. Bahri, M. A., B. Dwiloka dan B. E. Setiani. 2020. Perubahan derajat kecerahan, kekenyalan, vitamin C, dan sifat organoleptik pada permen jelly sari jeruk lemon (Citrus limon). J. Teknologi Pangan. 4 (2): 96 – 102
  8. Budiman, A., M. Faulina., A. Yuliana dan A. Khoirunisa. 2015. Uji aktivitas sediaan gel shampo minyak atsiri buah lemon (Citrus limon Burm.). Indonesian Journal of Pharmaceutical Sciene and Technology. 2 (2): 68 – 74
  9. Cindaramaya, L dan M. N. Handayani. 2019. Pengaruh penggunaan asam alami terhadap karakteristik sensori dan fisikokimia fruit leather labu kuning. J. Edufortech. 4 (1): 41 – 50
  10. Hasnelly., N. Suliasih dan M. S. Nurlinda. 2018. Pengaruh konsentrasi serbuk ekstrak daun kelor (Moringa oleifera Lam) dan tingkat kehalusan bahan terhadap karakteristik minuman instan serbuk kacang hijau (Vigna radiata L). J. Pasundan Food Technology. 5 (1): 18 – 24
  11. Hutasoit. 2005. Buah Segar Musim. PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta
  12. Fatima, S dan M. Idrus. 2020. Pengaruh penambahan bubuk jahe merah terhadap organoleptik teh celup daun kelor (Moringa oleifera). J. Pengolahan Pangan. 5 (2): 42 – 47
  13. Fatmawati., F. Marcelia dan Y. Badriyah. 2020. Pengaruh ekstrak daun kelor (Moringa oleifera L.) terhadap kualitas yoghurt. J. Indobiosains. 2 (1): 21 – 28
  14. Firdaus, G. M., H. Rizqiati dan Nurwantoro. 2019. Pengaruh lama fermentasi terhadap rendemen, pH, total padatan terlarut dan mutu hedonik kefir whey. J. Teknologi Pangan. 3 (1): 70 – 79
  15. Friskilla, Y dan Rahmawati. 2018. Pengembangan minuman teh hitam dengan daun kelor (Moringa oleifera L.) sebagai minuman menyegarkan. J. Industri Kreatif dan Kewirausahaan. 1 (1): 22 – 31
  16. Garnida, Y., N. Suliasih dan P. L. Ismaya. 2018. Pengaruh suhu pengeringan dan jenis jagung terhadap karakteristik teh herbal rambut jagung (Corn silk tea). J. Pasundan Food Technology. 5 (1): 63 – 71
  17. Irmayanti. 2020. Evaluasi sifat fisikokimia dan sensoris flakes dengan variasi penambahan tepung melinjo (Gnetum gnemon Linn.) dan lama pengukusan. J. Serambi Konstruktivis. 2 (1): 1 – 13
  18. Islam, F dan F. Akbar. 2019. Perbandingan toksisitas dari ekstrak kulit jeruk manis dan jeruk bali pada larva aedes aegypti. J. Kesehatan Lingkungan. 8 (3): 164 – 171
  19. Maajid, L. A., Sunarmi dan Kirwanto A. 2018. Pengaruh lama penyimpanan terhadap kadar vitamin C buah apel (Malus sylvestris Mill.). J. Kebidanan dan Kesehatan Tradisional. 3 (2): 90 – 94
  20. Meigaria, K. M., I. W. Mudianta dan N. W. Martiningsih. 2016. Skrining fitokimia dan uji aktivitas antioksidan ekstrak aseton daun kelor (Moringa oleifera). J. Wahana Matematika dan Sains. 10 (2): 1 – 11
  21. Moosavy, M. H., P. Hassanzadeh., E. Mohammadzadeh., R. Mahmoudi., S. A. Khatibi dan K. Mardani. 2017. Antioxidant and antimicrobial activities of essential oil of lemon (Citrus limon) peel in vitro and in a food model. Journal of Food Quality and Hazards Control. 4 (2): 42 – 48
  22. Nianti, E. E., B. Dwiloka dan B. E. Setiani. 2018. Pengaruh derajat kecerahan, kekenyalan, vitamin C, dan sifat organoleptik pada permen jelly kulit jeruk lemon (Citrus medica var Lemon). J. Teknologi Pangan. 2 (1): 64 – 69
  23. Nweze, N. O and F. I. Nwafor. 2014. Phytochemical, proximate and mineral composition of leaf extracts of Moringa oleifera Lam. From Nsukka, South-Eastern Nigeria. IOSR Journal of Pharmacy and Biological Sciences. 9 (1): 99 – 103
  24. Otmani, M. E., A. A. Qubahou and L. Zacarias. 2011. Citrus spp.: Orange, Mandarin, Tangerine, Clementine, Grapefruit, Pomelo, Lemon and Lime. J. Food Sci. Technol. 437 – 514. DOI: 10.1533/9780857092762.437
  25. Pebiana, N. P. N., Y. D. Puspasar., R. M. Dewi., I. D. P. Arnyana. 2020. Kajian etnobotani loloh dan teh herbal lokal sebagai penunjang ekonomi kreatif masyarakat desa tradisional panglipuran kabupaten Bangli-Bali. J. Pendidikan Biologi Undiksha. 7 (2): 54 – 65
  26. Pendit, P. A. C. D., E. Zubaidah dan F. H. Sriherfyna. 2016. Karakteristik fisik-kimia dan aktivitas antibakteri ekstrak daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.). J. Pangan dan Agroindustri. 4 (1): 400 – 409
  27. Plumer, D. T. 1971. An introduction of Practical Biochemistry. McGraw Hill Book Co. Ltd. Maidenhead Berkshire, UK
  28. Pravitasari, I., D. Hariyadi dan Mulyanita. 2020. Daya terima sari kacang hijau (Phaseolus radiatus L.) sebagai bahan alternatif pembuatan keju. J. Pontianak Nutrition. 3 (2): 34 – 38
  29. Purnomo, R. B., A. I. N. Tari dan N. W. Asmoro. 2020. Variasi penambahan serbuk daun kelor (Moringa oleifera) terhadap karakteristik kimiawi fruit leather nanas (Ananas comosus (L.) Merr.). J. Ilmu – ilmu Pertanian. 4 (1): 60 – 68
  30. Rahayu, E. S dan P. Pribadi. 2012. Kadar vitamin dan mineral dalam buah segar dan manisan basah karika dieng (Carica pubescens Lenn & K. Koch). J. Biosantifika. 4 (2): 89 – 97
  31. Rahmawati, P. S dan A. C. Adi. 2016. Daya terima dan zat gizi permen jeli dengan penambahan bubuk daun kelor (Moringa oleifera). J. Media Gizi Indonesia. 11 (1): 86 – 93
  32. Retnaningsih, N dan A. I. N. Tari. 2014. Analisis minuman instan secang: tinjauan proporsi putih telur, maltodekstrin, dan kelayakan usahanya. J. Agrin. 18 (2): 129 – 147
  33. Riaminanti, N. K., A. Hartiati dan S. Mulyani. 2016. Studi kapasitas dan sinergisme antioksidan pada ekstrak kunyit (Curcuma domestica Val.) dan daun asam (Tamarindus indica L.). J. Rekayasa dan Manajemen Agroindustri. 4 (3): 93 – 104
  34. Rosita., Y. S. K. Dewi dan S. Priyono. 2013. Kajian daun nanas kerang pada karakter fisikokimia dan sensori “liang teh” Pontianak. J. Sains Mahasiswa Pertanian. 2 (1): 1 – 15
  35. Rusli, N dan S. H. Liasambu. 2018. Formulasi sediaan teh herbal celup dari daun salam (Eugenia polyantha Wight.) kombinasi daun sirsak (Annona muricata L.) sebagai alternatif anti-hipertensi. J. Ilmu Farmasi dan Kedokteran. 3 (1): 6 – 9
  36. Sari, R. K dan M. T. Laoli. 2019. Karakterisasi simplisia dan skrining fitokimia serta analisis secara KLT (kromatografi lapis tipis) daun dan kulit buah jeruk lemon (Citrus limon (L.) Burm.f.). j. Ilmiah Farmasi Imelda. 2 (2): 59 – 68
  37. Shofiati, A., M. A. M. Andriani dan C. Anam. 2014. Kajian kapasitas antioksidan dan penerimaan sensoris teh celup kulit buah naga (Pitaya fruit) dengan penambahan kulit jeruk lemon dan stevia. J. Teknosains Pangan. 3 (2): 5 – 13
  38. Sine, H. M. C. 2013. Ketahanan kadar vitamin C dan kadar air pada cabai merah besar (Capsicum Annuum) dengan berbagai jenis kemasan. J. Partner. 20 (2): 165 – 171
  39. Sudarmadji, S., B. Haryono dan Suhardi. 2007. Prosedur Analisis untuk Bahan Makanan dan Pertanian. Liberty, Yogyakarta
  40. Sukardi., N. I. Arief dan S. Winarsih. 2021. Kajian antioksidan, total fenol dan total flavonoid jamu selokarang yang diformulasi dengan jinten hitam (Nigella sativa). J. Food Technology & Halal Science. 4 (1): 39 – 51
  41. Supu, I. 2015. Mekanisme transport ion melalui karakterisasi sifat listrik pada membran jeruk lemon (Citrus medica Linn). J. Dinamika. 6 (1): 11 – 24
  42. Sulistiani, P. N., Tamrin dan A. R. Baco. 2019. Kajian pembuatan minuman fungsional dari daun sirsak (Annona muricata Linn.) dengan penambahan bubuk jahe (Zingiber officinale). J. Sains dan Teknologi Pangan. 4 (2): 2085 – 2095
  43. Sultana, S. 2020. Nutritional and functional properties of Moringa oleifera. Journal of Metabolism. 8: 1 – 6. DOI: 10.1016/j.metop.2020.100061
  44. Verdiana, M., I. W. R. Widarta dan I. D. G. M. Permana. 2018. Pengaruh jenis pelarut pada ekstraksi menggunakan gelombang ultrasonik terhadap aktivitas antioksidan ekstrak kulit buah lemon (Citrus limon (Linn.) Burm F.). J. Ilmu dan Teknologi Pangan. 7 (4): 213 – 222
  45. Wahyudi, H., A. Mustofa dan Y. A. Widanti. 2019. Aktivitas antioksidan teh daun kelor (Moringa oleifera) –rosela (Hibiscus sabdariffa L) dengan variasi lama pengeringan. J. Teknologi dan Industri Pangan. 3 (2): 106 – 112

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.