skip to main content

PENGARUH DIET INDEKS GLIKEMIK TINGGI DAN RENDAH TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH ATLET LARI

*Sarah Djuned  -  Program Studi Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, Indonesia
Fillah Fithra Dieny  -  Program Studi Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: .

Citation Format:
Abstract

Latar Belakang : Salah satu kontributor utama terjadinya kelelahan pada atlet adalah penurunan kadar glukosa darah selama latihan. Diet indeks glikemik dapat memberikan respon yang berbeda terhadap kadar glukosa darah. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh diet indeks glikemik tinggi dan rendah terhadap kadar glukosa darah atlet lari

Metode : Studi eksperimental pada 18 atlet lari laki-laki usia 15-18 tahun di Persatuan Atletik Purbalingga. Dilakukan skrining VO2max sebelum pengambilan sampel, pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Subjek dibagi menjadi dua kelompok : kelompok IG-tinggi dan kelompok IG-rendah. Data yang dikumpulkan meliputi kadar glukosa darah 1 jam sebelum di beri diet IG (KGD 1), kadar glukosa darah 2 jam sebelum diberi diet IG (KGD 2) dan kadar glukosa sesaat setelah latihan (KGD setelah) pengambilan darah melalui vena dan persen lemak tubuh dengan Bioelectrical Impedance Analysis. Subjek menjalankan puasa 10-12 jam, sebelum diberikan intervensi berupa makanan IG tinggi (IG=75), makanan IG rendah (IG=35) dan latihan lari selama 15 menit. Analisis bivariat menggunakan pair t-test dan independent t-test

Hasil : Rerata usia pada kelompok IG tinggi 15,33 tahun ± 0,50 sedangkan pada IG rendah 15,56 tahun ± 0,72. Rerata persen lemak tubuh pada kelompok IG tinggi 14,98% ± 2,38, sedangkan pada IG rendah 14,76% ± 2,63 . Rerata KGD 1 pada kelompok diet IG tinggi 130,56 mg/dl ± 14,22 dan IG rendah 112,78 mg/dl ± 10,24. Rerata KGD 2  pada kelompok diet IG tinggi 101,2 mg/dl ± 9,40 dan IG rendah 105,78 mg/dl ± 10,20. Rerata KGD setelah pada kelompok diet IG tinggi 83,78 mg/dl ± 10,83 dan IG rendah 97,33 mg/dl ±5,83. Ada pengaruh diet IG terhadap KGD 1 (p < 0,05). Tidak ada pengaruh diet IG terhadap KGD 2 (p > 0,05), dan ada pengaruh diet IG terhadap KGD setelah latihan (p < 0,05). Rerata selisih penurunan KGD 1 dan KGD 2 pada kelompok IG tinggi 29,33 mg/dl + 9,34 dan IG rendah 7 mg/dl + 5,92. Rerata selisih penurunan KGD 2 dan KGD setelah pada kelompok IG tinggi 17,44 mg/dl + 7,61 dan IG rendah 8,44 mg/dl + 5,22.

Simpulan : Ada pengaruh diet IG terhadap KGD 1 dan KGD setelah latihan. Penurunan kadar glukosa darah pada kelompok IG rendah lebih kecil dari pada kelompok IG tinggi.
Fulltext View|Download
Keywords: Indeks Glikemik; kadar glukosa darah; atlet

Article Metrics:

Article Info
Section: Jilid 2
Language : EN
Recent articles
PENGARUH PEMBERIAN SUSU KACANG KORO PEDANG (Canavalia ensiformis) TERHADAP KADAR KOLESTEROL LDL DAN HDL PADA TIKUS DISLIPIDEMIA HUBUNGAN LINGKAR LEHER DAN LINGKAR PINGGANG DENGAN KADAR GLUKOSA DARAH PUASA ORANG DEWASA : Studi Kasus di SMA Negeri 2 Semarang dan SMP Negeri 9 Semarang PERBEDAAN KADAR TRIGLISERIDA SEBELUM DAN SETELAH PEMBERIAN SARI BENGKUANG (PACHYRRHIZUS EROSUS) PADA WANITA PENGARUH PEMBERIAN BROKOLI KUKUS (BRASSICA OLERACEA) TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PUASA WANITA PREDIABETES HUBUNGAN ASUPAN ASAM LEMAK JENUH, ASAM LEMAK TIDAK JENUH DAN NATRIUM DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA WANITA MENOPAUSE DI KELURAHAN BOJONGSALAMAN HUBUNGAN KONSUMSI AIR, ASUPAN ZAT GIZI, DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN PERSEN LEMAK TUBUH PADA REMAJA PUTRI HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT), PERSEN LEMAK TUBUH, ASUPAN ZAT GIZI, DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KEPADATAN TULANG PADA REMAJA PUTRI KONSUMSI CAIRAN PERIODE LATIHAN DAN STATUS HIDRASI SETELAH LATIHAN PADA ATLET SEPAK BOLA REMAJA KANDUNGAN GIZI, SIFAT FISIK, DAN TINGKAT PENERIMAAN ES KRIM KACANG HIJAU DENGAN PENAMBAHAN SPIRULINA PERBEDAAN KADAR KOLESTEROL TOTAL SEBELUM DAN SESUDAH PEMBERIAN JUS KACANG HIJAU (Phaseolus radiatus Linn) PADA PRIA HIPERKOLESTEROLEMIA PERBEDAAN KADAR GLUKOSA DARAH ATLET SETELAH LATIHAN ANTARA PEMBERIAN SARI TEBU DAN MINUMAN BERKARBOHIDRAT PABRIKAN PENGARUH PEMBERIAN SELAI KACANG TANAH DENGAN SUBSTITUSI BEKATUL TERHADAP KADAR KOLESTEROL TOTAL TIKUS HIPERKOLESTEROLEMIA KANDUNGAN ZAT GIZI DAN TINGKAT KESUKAAN ROTI MANIS SUBSTITUSI TEPUNG SPIRULINA SEBAGAI ALTERNATIF MAKANAN TAMBAHAN ANAK GIZI KURANG PENGARUH PEMBERIAN JUS PARE (Momordica charantia Linn.) dan JUS JERUK NIPIS (Citrus aurantifolia) TERHADAP PENINGKATAN KADAR KOLESTEROL HDL (High Density Lipoprotein) TIKUS SPRAGUE DAWLEY DISLIPIDEMIA More recent articles

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.