skip to main content

ALASAN PEMILIHAN MAKANAN, AKSES PEMBELIAN MAKANAN, DAN KUALITAS DIET PADA MAHASISWA

Departemen Gizi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro, Indonesia

Received: 22 Jun 2023; Published: 23 Jan 2024.

Citation Format:
Abstract
ABSTRACT

Background: The diet of Indonesian people has changed due to the influence of the globalization era and technological advances. Inappropriate dietary changes such as excessive consumption of foods containing sugar, salt and fat increase the risk of obesity. Obesity cases in Central Java Province have increased from 2019 (5.5%) to 2021 (6.8%). A person's diet can affect the quantity and quality of food consumed, thus affecting the quality of the diet.

Objective: This study aims to analyze the correlation food choice and food purchase access with diet quality among Public Health students at Diponegoro University.

Methods: This type of research was observational study with cross sectional design. The subjects were 100 students of Faculty of Public Health Diponegoro University. The subjects were selected by simple random sampling. The independent variables were food selection and food purchase access. The confounding variables were nutritional knowledge and culture. Diet quality data was taken from the results of the Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire which was converted to a diet quality score. Correlation analysis used the Spearman Rank test.

Results: The results showed that the subjects had good diet quality 55% and poor diet quality 45%. Poor diet quality in subjects was due to low consumption of nutrients and high consumption of fat. There is a correlation food selection and diet quality (p=0,034). There is no correlation  food purchase access (p=0,420), nutritional knowledge (p=0,283), and culture (p=0,301) with diet quality.

Conclusion: There is a correlation food selection and diet quality, while there is no correlation access to food purchases, nutritional knowledge, and culture with diet quality.

Keywords : diet quality; food choice; food purchase access; university students

 

ABSTRAK

Latar belakang: Pola makan masyarakat Indonesia mengalami perubahan karena pengaruh era globasilasi dan kemajuan teknologi. Perubahan pola makan yang tidak tepat seperti konsumsi makanan mengandung gula, garam, dan lemak yang berlebihan meningkatkan risiko obesitas. Kasus obesitas di Provinsi Jawa Tengah mengalami peningkatan dari tahun 2019 (5,5%) hingga 2021 (6,8%). Pola makan seseorang dapat mempengaruhi kuantitas dan kualitas makanan yang dikonsumsi sehingga berpengaruh terhadap kualitas diet.

Tujuan: Tujuan penelitian adalah menganalisis hubungan pemilihan makanan dan akses pembelian makanan dengan kualitas diet.

Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain cross-sectional. Subjek penelitian adalah mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro sebanyak 100 orang. Subjek dipilih dengan menggunakan metode simple random sampling. Variabel bebas penelitian ini adalah pemilihan makanan dan akses pembelian makanan. Variabel perancu penelitian ini adalah pengetahuan gizi dan budaya. Data kualitas diet berdasarkan hasil Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire yang dikonversi ke skor kualitas diet. Analisis korelasi menggunakan uji Rank Spearman.

Hasil: Subjek memiliki kualitas diet baik 55% dan kualitas diet kurang 45%. Kualitas diet kurang pada subjek disebabkan rendahnya asupan zat gizi dan konsumsi tinggi lemak. Terdapat hubungan pemilihan makanan dengan kualitas diet (p=0,034). Tidak ada hubungan akses pembelian makanan (p=0,420), pengetahuan gizi (p=0,283), dan budaya (p=0,301)  dengan kualitas diet.

Simpulan: Terdapat hubungan pemilihan makanan dengan kualitas diet. Tidak ada hubungan akses pembelian makanan, pengetahuan gizi, dan budaya dengan kualitas diet mahasiswa.

Kata Kunci : akses pembelian makanan; kualitas diet; mahasiswa; pemilihan makanan

 

 

Fulltext View|Download
Keywords: akses pembelian makanan; kualitas diet; mahasiswa; pemilihan makanan

Article Metrics:

  1. Bishwajit G. Nutrition transition in South Asia: The emergence of non-communicable chronic diseases. F1000Research. 2015;4(1–20). https://doi.org/10.12688/f1000research.5732.2
  2. World Health Organization. Guideline: Implementing Effective Actions for Improving Adolescent Nutrition. World Health Organization. Geneva: World Health Organization; 2018
  3. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Profil Kesehatan Provinsi Jateng Tahun 2019. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. 2019
  4. Tarawan VM, Lesmana R, Gunawan H, Gunadi JW. Hubungan Antara Pola Konsumsi dan Tingkat Pengetahuan Mengenai Gizi Seimbang pada Warga Desa Cimenyan. J Pengabdi Kpd Masy. 2020;4(2):57–9. ISSN 1410-5675 ; eISSN 2620-8431
  5. Elvira N, Emilia E, Hanum Y, Mutiara E, Dinar F. Hubungan Pengetahuan Gizi Seimbang Dengan Pola Makan Siswa Kelas X Smk Swasta Imelda Medan. J Gizi dan Kuliner (Journal Nutr Culinary). 2021;1(1):1–7. https://doi.org/10.24114/jnc.v1i1.20694
  6. Puspadewi RH, Briawan D. Persepsi Tentang Pangan Sehat, Alasan Pemilihan Pangan Dan Kebiasaan Makan Sehat Pada Mahasiswa. J Gizi dan Pangan. 2015;9(3):211–8. https://doi.org/10.25182/jgp.2014.9.3.%25p
  7. Jauziyah S, Nuryanto N, Tsani AFA, Purwanti R. Pengetahuan Gizi Dan Cara Mendapatkan Makanan Berhubungan Dengan Kebiasaan Makan Mahasiswa Universitas Diponegoro. J Nutr Coll. 2021;10(1):72–81. https://doi.org/10.14710/jnc.v10i1.30428
  8. Sari S, Agrina, Rismadefi W. Hubungan Tingkat Pengetahuan Mahasiswa Tentang Fast Food Terhadap Motivasi Mahasiswa dalam Mengonsumsi Makanan Fast Food. Unpublished. Riau: Universitas Riau.2013. http://repository.unri.ac.id/handle/123456789/4167
  9. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2014 tentang Pedoman Gizi Seimbang
  10. Fadhilah N. Consumption of Foods Risk Factors Causing Non Infectious. J Kesehat. 2019;Volume VII:102–7
  11. Liasih Y, Rohani T. Dampak Rendahnya Konsumsi Buah Dan Sayur Pada Remaja Putri Kelas X IPA Di SMA Negeri1 Sewon Bantul. J Ilmu Kebidanan. 2019;6(1):38–44. p-ISSN 2407-6872 e-ISSN 2579-4027
  12. Palmer, K. A. Bschaden SB. Changes in lifestyle, diet, and body weight during the first COVID 19 “lockdown” in a student sample. Psychiatry Res. 2020;14(4)(January):1–7. https://doi.org/10.1016/j.appet.2021.105638
  13. Głąbska D, Skolmowska D, Guzek D. Food preferences and food choice determinants in a polish adolescents’ covid-19 experience (Place-19) study. Nutrients. 2021;13(8):1–12. https://doi.org/10.3390/nu13082491
  14. Szakaly Z, Kontor E, Kovacs S, Popp J, Peto K, Polereczki Z. Adaptation of the Food Choice Questionnaire : the case of Hungary. Br Food J. 2018;120:1474–88. https://doi.org/10.1108/BFJ-07-2017-0404
  15. Kustiawan R, Kuncoro IA. Faktor – faktor yang mempengaruhi keputusan konsumen dalam melakukan pembelian makanan ringan secara online. J Hosp dan Manaj Jasa. 2013;1(2):351–61
  16. Rahayu ST. Pengetahuan Gizi Sebagai Faktor Dominan Kebiasaan Membaca Label Informasi Gizi Pada Mahasiswa Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Esa Unggul. Undergraduate Theses of Nutrition. Jakarta: Universitas Esa Unggul; 2016
  17. Sudargo T, Wahyuningtyas R, Aulia B, Aristasari T, Putri SR. Budaya Makan dalam Perspektif Kesehatan. Dewi, Zahara, editors. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press; 2022
  18. Susetyowati, Huriyati E, Kandarina I. Peranan Gizi Dalam Upaya Pencegahan Penyakit Tidak Menular. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press; 2019
  19. Al Jauziyah, Shofi Shofuro, Nuryanti, A. Fahmi Arif Tsani RP. Pengetahuan Gizi dan Cara Mendapatkan Makanan Berhubungan dengan Kebiasaan Makan Mahasiswa Universitas Diponegoro. J Nutr Coll. 2021;10(April):72–81. https://doi.org/10.14710/jnc.v10i1.30428
  20. Kim, Soowon, Pamela S. Haines, Anna Maria Siega-Riz BMP. The Diet Quality Index-International (DQI-I) Provides an Effective Tool for Cross-National Comparison of Diet Quality as Illuastrated by China and the United States. Community Int Nutr. 2022; Nov;133(11):3476-84. https://doi.org/10.1093/jn/133.11.3476
  21. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 41 tentang Pedoman Gizi Seimbang
  22. Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi (WNPG). Pemantapan Ketahanan Pangan dan Perbaikan Gizi Berbasis Kemandirian dan Kearifan Lokal. Jakarta; 2012
  23. Brown, E Judith, Ellen Lechtenberg, Maureen A Murtaugh, Patricia L Splett, Jamie Stang, Robyn Wong, Ellen K Bowser, Beth L Leonberg NRS. Nutrition Through the Life Cycle. Cengange Learning. 2017. ISBN: 978-1-305-88088-7
  24. Widajanti L. Survei Konsumsi Gizi. Semarang: BP Undip Semarang; 2009
  25. Kementerian Kesehatan RI. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 28 Tahun 2019 Tentang Angka Kecukupan Gizi Yang Dianjurkan Untuk Masyarakat Indonesia
  26. Laker M. Memahami Kolesterol. Jakarta: The British Medical Association; 2006. 16–18 p
  27. Agustiyanti PN, Pradigdo SF, Aruben R. Hubungan Asupan Makanan, Aktivitas Fisik dan Penggunaan Kontrasepsi Hormonal dengan Kadar Kolesterol Darah (Studi pada Wanita Keluarga Nelayan Usia 30-40 Tahun di Tambak Lorok, Semarang Tahun 2017). J Kesehat Masy. 2017;5(4):737–43. https://doi.org/10.14710/jkm.v5i4.18768
  28. Kementerian Kesehatan RI. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 30 Tahun 2013 Tentang Pencantuman Informasi Kandungan Gula, Garam, dan Lemak Serta Pesan Kesehatan untuk Pangan Olahan dan Pangan Siap Saji. 2013
  29. Smaira FI, Mazzolani BC, Esteves GP, André HCS, Amarante MC, Castanho DF, et al. Poor Eating Habits and Selected Determinants of Food Choice Were Associated With Ultraprocessed Food Consumption in Brazilian Women During the COVID-19 Pandemic. Front Nutr. 2021;8(May):1–8. https://doi.org/10.3389/fnut.2021.672372
  30. Wolska A, Stasiewicz B, Kaźmierczak-Siedlecka K, Ziętek M, Solek-Pastuszka J, Drozd A, et al. Unhealthy Food Choices among Healthcare Shift Workers: A Cross-Sectional Study. Nutrients. 2022;14(20):1–15. https://doi.org/10.3390/nu14204327
  31. Ratih D, Ruhana A, Astuti N, Bahar A. Alasan Pemilihan Makanan dan Kebiasaan Mengkonsumsi Makanan Sehat pada Mahasiswa UNESA Ketintang. J Tata Boga. 2022;11(1):22–32. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-tata-boga/
  32. Mohd-Any AA, Mahdzan NS, Cher CS. Food choice motives of different ethnics and the foodies segment in kuala lumpur. Br Food J. 2014;116(12):1879–96. https://doi.org/10.1108/BFJ-07-2013-0170
  33. Miller A. Assessing the Factors That Influence the Food Choices of College Commuter Student. Graduate Research Theses & Dissertation.Illinois: Northern Illinois University.2014
  34. Liem DG, Russell CG. The Influence of Taste Liking on the Consumption of Nutrient Rich and Nutrient Poor Foods. Front Nutr. 2019;6(November):1–10. https://doi.org/10.3389/fnut.2019.00174
  35. Putri RA, Shaluhiyah Z, Kusumawati A, Masyarakat FK, Diponegoro U. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Makan Sehat Pada. J Kesehat Masy. 2020;8(4):564–73. https://doi.org/10.14710/jkm.v8i4.27088
  36. Maretha, Febrina Yolanda, Ani Margawati, Hartanti Sandi Wijayanti FFD. Hubungan Penggunaan Aplikasi Pesan Antar Makanan Online Dengan Frekuensi Makan dan Kualitas Diet Mahasiswa. J Nutr Coll. 2020;9:2–7. https://doi.org/10.14710/jnc.v9i3.26692
  37. Rankin A, Bunting BP, Poínhos R, Van Der Lans IA, Fischer ARH, Kuznesof S, et al. Food choice motives, attitude towards and intention to adopt personalised nutrition. Public Health Nutr. 2018;21(14):2606–16. https://doi.org/10.1017/S1368980018001234
  38. Permana MR. Persepsi Mahasiswa Kos UNS Terhadap Warung Burjo Sebagai Penyedia Makanan. OSF Prepr. 2019; https://doi.org/10.31227/osf.io/skpnz
  39. Centers for Disease Control and Prevention. Healthy Food Environments: Improving Access to Healthier Food. 2020
  40. Bulan AU, Gizi J, Kemenkes P. Hubungan Daya Terima Makanan dengan Kualitas Diet Pada Santri. Gizi Indones. 2017;40(1):35–44. https://doi.org/10.36457/gizindo.v46i1.761
  41. Muslihah N, Winarsih S, Soemardini S, Zakaria A, Zainudiin Z. Kualitas Diet Dan Hubungannya Dengan Pengetahuan Gizi, Status

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.