PENGARUH PICTORIAL HEALTH WARNING PADA KEMASAN BUNGKUS ROKOK TERHADAP PRAKTIK MEROKOK REMAJA USIA 12-14 TAHUN DI KOTA SEMARANG

Ranti Yunita Hidayah  -  Diponegoro University, Indonesia
Novia Handayani  -  , Indonesia
Received: 24 Sep 2019; Published: 8 Oct 2019.
View
Open Access
Citation Format:
Abstract

Salah satu masalah kesehatan yang dihadapi oleh Indonesia adalah cukup tingginya masalah kesehatan yang disebabkan oleh kebiasaan merokok. Jumlah kerugian akibat dari merokok adalah sebanyak US$ 200 juta setiap tahunnya, selain itu penyakit akibat rokok yang berujung kematian pun ikut meningkat setiap tahunnya. Terdapat data yang menunjukkan jumlah perokok dari seluruh dunia, yaitu sebesar 1,2 milyar dan 800 juta diantaranya terdapat di negara yang sedang berkembang. Data WHO menjelaskan 3 negara sebagai negara yang memiliki perokok terbanyak di dunia yaitu China, India dan Indonesia. Telah banyak upaya yang dilakukan oleh Indonesia untuk dapat memberantas perokok di Indonesia, salah satunya adalah dengan membuat Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 56 tahun 2017 mengenai pencantuman peringatan kesehatan dan informasi kesehatan pada kemasan bungkus rokok yang tersebar di seluruh Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Sampel pada penelitian ini merupakan remaja usia 12-14 tahun di 16 SMP yang berada di wilayah Kota Semarang dengan menggunakan teknik probability sampling dengan metode simple random sampling dengan jumlah total responden sebanyak 160 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui metode wawancara dengan menggunakan kuesioner. Analisis data yang dilakukan menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara variabel keterjangkauan (p-value = 0.006), variabel paparan (p-value = 0.039) dan variabel dukungan teman (p-value = 0.008) dengan praktik merokok remaja usia 12-14 tahun di Kota Semarang.

Article Metrics: