Pengaruh Substitusi Kacang Tanah dengan Biji Ketapang (Terminalia cattapa) terhadap Sifat Kimiawi Selai Kacang

*Muhammad Faris Aulia -  Program Studi Teknologi Pangan, Departamen Pertanian, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Indonesia
Yoga Pratama -  Program Studi Teknologi Pangan, Departamen Pertanian, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro
Siti Susanti -  Program Studi Teknologi Pangan, Departamen Pertanian, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro
Received: 17 Sep 2018; Published: 7 Nov 2018.
Open Access Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Citation Format:
Article Info
Section: Artikel Penelitian
Language: ID
Full Text:
Statistics: 79 160
Abstract

Selai kacang merupakan salah satu produk olahan dengan bahan dasar kacang tanah yang paling populer di dunia. Di Indonesia, konsumsi kacang tanah masih lebih tinggi dibandingkan dengan jumlah produksinya, sehingga diperlukan peningkatan produksi ataupun diversifikasi dengan bahan lain yang memiliki sifat baik fisik ataupun kimiawi yang menyerupai kacang tanah. Salah satu bahan yang memiliki kemiripan dengan kacang tanah adalah biji ketapang (Terminalia catappa). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keberhasilan substitusi kacang tanah dengan menggunakan biji ketapang terhadap sifat kimiawi selai kacang tanah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan faktor taraf substitusi kacang tanah dengan biji ketapang yaitu T0=0%, T1=5%, T2=10% T3=15%, dan T4=20%. Parameter yang diamati adalah kadar air, nilai aW, kadar lemak dan kadar protein. Data kemudian dianalisis secara statistik menggunakan uji ANOVA dengan taraf signifikansi 5% dan jika terdapat perbedaan maka dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian yang didapat menunjukkan bahwa substitusi kacang tanah dengan biji ketapang tidak memberikan pengaruh nyata terhadap kadar air, nilai aW, kadar lemak dan kadar protein dari selai kacang tanah. Dengan demikian secara kimiawi, dapat dikatakan substitusi dapat dilakukan hingga taraf 20%.

 

 

Keywords
selai kacang tanah; biji ketapang; sifat kimia

Article Metrics: