Kandungan Fe, protein, air, lemak, abu, karbohidrat dan overall pada beras analog uwi ungu kombinasi umbi bit dengan konsentrasi yang berbeda

*Hidayatul Munawaroh -  Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro,, Indonesia
Hanifah Mustika Wahda -  Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia
Febryan Taufiq -  Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia
Nurwantoro Nurwantoro -  Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia
Bhakti Etza Setiani -  Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Semarang
Received: 20 Jul 2018; Published: 4 May 2019.
Open Access Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Citation Format:
Article Info
Section: Artikel Penelitian
Language: ID
Full Text:
Supp. File(s):
Statistics: 38 11
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan konsentrasi tepung umbi bit yang berbeda pada pembuatan beras analog uwi ungu dan umbi bit terhadap kandungan Fe, protein, air, lemak, abu, karbohidrat dan kesukaan. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan pengujian kadar kandungan Fe, protein, air, lemak, abu dan karbohidrat tiap perlakuan dengan metode deskriptif. Pengujian kesukaan dilakukan dengan metode deskriptif selanjutnya dianalisis dengan uji non parametrik Kruskall Wallis Test dan jika terdapat pengaruh dilanjutkan dengan pengujian Mann Whitney U Test. Hasil pengujian menunjukkan bahwa perlakuan yang memiliki kandungan Fe paling tinggi yaitu pada kontrol (T0) sebanyak 1,113 mg/100 g dan pada penambahan bit 15% (T3) sebanyak 1,008 mg/100 g. Pengujian protein, air, lemak, abu dan karbohidrat dengan tingkat kalori tertinggi terdapat pada kontrol (T0) sebanyak 366,13 kal/100 g dan terendah pada penambahan bit 15 % (T3) sebanyak 358,62 kal/100 g. Untuk pengujian overall kesukaan dihasilkan bahwa semua perlakuan tidak memiliki pengaruh terhadap parameter warna, tekstur, rasa, aroma dan overall.

Note: This article has supplementary file(s).

Keywords
Fe; Beras analog; Uwi Ungu; Bit

Article Metrics:

  1. Diniyah, N., A. P., A. Nafi dan A. Subagio. 2016. Karakteristik beras analog menggunakan Hot Extruder Twin Screw. Jurnal Pertanian Penelitian Pascapanen Pertanian. 13(1) : 36-42.
  2. Direktorat Gizi Departemen Kesehatan RI. 2008. Daftar Komposisi Bahan Makanan. Bhratara Karya Aksara. Jakarta.
  3. Harzau, H. dan T. Estiasih. 2013. Karakteristik cookies umbi inferior uwi putih (kajian proporsi tepung uwi: pati jagung dan penambahan margarin). Jurnal Pangan dan Agroindustri. 1(1) : 138-147.
  4. Hayati, R., A. Marliah., dan F. Rosita. 2012. Sifat kimia dan evaluasi sensori bubuk kopi arabika. J. Floratek 7 : 66-75.
  5. Legowo, A.M., Nurwantoro dan Sutaryo. 2007. Analisis Pangan. Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Semarang.
  6. Lutviah, U.N. 2016. Uji Perubahan Karakteristik Tepung Umbi Bit (Beta Vulgaris L.) Yang Dikemas Selama Penyimpanan. Universitas Pasundan, Bandung. (Skripsi).
  7. Mulyaningtyas, T. R. 2009. Kandungan unsur Fe dan Zn dalam bahan pangan produk pertanian, peternakan dan perikanan dengan metode K0-AANI. 10(2): 71-80.
  8. Mukaromah, U., S. H. Susetyorini dan S. Aminah. 2010. Kadar vitamin C, mutu fisik, pH dan mutu organoleptic sirup Rosella (Hibiscus sabdariffa, L.) berdasarkan cara ekstraksi. Jurnal Pangan dan Gizi. 1 (1): 3-51.
  9. Noviasari, S., F. Kusnandar dan S. Budijanto. 2013. Pengembangan beras analog dengan memanfaatkan jagung putih. Jurnal Teknologi dan Industri Pangan. 24(2) : 194-200.
  10. Nurmalina, R., 2016. Analisis indeks dan status keberlanjutan sistem ketersediaan beras di beberapa wilayah Indonesia. Jurnal Agro Ekonomi. 26(1) : 47-79.
  11. Putra, G.H., E. J. Nurali, T.Koapaha dan L. E. Lalujan. 2013. Pembuatan beras analog berbasis tepung pisang goroho (Musa Acuminate) dengan bahan pengikat carboxymethyl celluloce (CMC). Cocos. 2(4). 1-12.
  12. Putri, W. D. R., N. Sucitra dan S. Mas’udah. 2017. Efek perendaman dengan cacl2 dan lama blansing terhadap karakteristik kimia, fisik dan sensori chip uwi putih (Dioscorea alata l.). Prosiding Seminar Nasional FKPT-TPI.
  13. Qi, W. x., Y. L. Qing., S. G. Zhi and L. Q. Quan. 2010. Determination of amylose content and its relationship with RVA profile within genetically similar cultivars of Rice (Oriza sativa L. ssp. Japonica). Agric Sci China 9: 1101-1107. DOI: 10.1016/S1671-2927(09)60196.
  14. Rahayu, B., M. Napitupulu dan T. Tahril. 2017. Analisis logam zink (zn) dan besi (Fe) air sumur di kelurahan pantoloan kecamatan palu utara. Jurnal Akademika Kimia. 2(1) : 1-4.
  15. Sekartini, R., C. Wawolumaya, I. Yuniar, R. Dewi, N. Nycane, D. Imam, N. Imam dan A. Adam. 2016. Prevalensi anemia defisiensi besi pada bayi usia 4–12 bulan di kecamatan Matraman dan sekitarnya, Jakarta Timur. Sari Pediatri. 7(1) : 2-8.
  16. Setiawan, M. A. W., E. K. Nugroho dan L. N. Lestario. 2015. Ekstraksi betasianin dari kulit umbi Bit (Beta vulgaris) sebagai pewarna alami. J. Ilmu Pertanian 27 (1) : 38-43.
  17. Srihari, E., F. S. Lingganingrum dan I. Alvina. 2016. Rekayasa beras analog berbahan dasar campuran tepung talas, tepung maizena dan ubi jalar. Jurnal Teknik Kimia. 11(1).
  18. Yudha, Y.P., U. Sumarwan dan S. Bawono. 2016. Analisis pengaruh butir patah dan menir terhadap penjualan beras premium di pasar induk beras Cipinang. Jurnal pangan. 19(4) : 383-397.
  19. Yulia, R., N. Nelvia dan E. Ariani. 2018. Pengaruh campuran cocopeat dan Rock Phosphate terhadap pertumbuhan dan hasil tiga varietas padi Gogo (Oryza Sativa L.) pada medium Ultisol. Jurnal Sohum. 15 (1) : 17-25.