KAJIAN TENTANG FITOPLANKTON YANG BERPOTENSI SEBAGAI HABs (HARMFUL ALGAL BLOOMs) DI MUARA SUNGAI PLUMBON, SEMARANG

*Nyayu Sandra Aprianti  -  Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Jurusan Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Bambang Sulardiono  -  Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Jurusan Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Mustofa Nitisupardjo  -  Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Jurusan Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 29 Aug 2015.
View
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: IND
Statistics: 259 245
Abstract

Muara sungai Plumbon terletak di wilayah kelurahan Mangkang Kulon, kota Semarang. Muara sungai Plumbon digunakan sebagai jalur lalu lintas kapal nelayan untuk menangkap ikan di laut. Selain itu, sungai Plumbon diduga sebagai tempat pembuangan limbah dari industri tradisional dan pemukiman penduduk di sekitar aliran sungai. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kelimpahan fitoplankton di muara sungai Plumbon dan untuk mengidentifikasi jenis fitoplankton yang berpotensi sebagai HABs (Harmful Algal Blooms) di muara sungai Plumbon. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif dan metode dalam pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Terdapat tiga stasiun pada penelitian ini, setiap stasiun dilakukan tiga kali pengulangan pengambilan sampel.Total genus yang ditemukan selama penelitian adalah sebanyak 39 genus. Kelimpahan total fitoplankton pada stasiun satu adalah 3.766 ind/L, pada stasiun dua sebanyak 4.612 ind/L dan pada stasiun tiga sebanyak 4.800 ind/L. Fitoplankton penyebab HABs (Harmful Algal Blooms) yang ditemukan di lokasi penelitian terdapat lima genus dari kelas Baccilariophyceae, yaitu Pseudonitzschia, Nitzschia, Skeletonema, Chaetoceros, dan Thallassiosira.

 

The estuary of Plumbon river is located in Mangkang Kulon, Semarang city. The estuary of Plumbon river is used as a traffic lane of fishing vessels to catch fish in the sea. In addition, the Plumbon river suspected as waste disposal sites of traditional industries and residential areas around the river. The purpose of this study was to determine the abundance of phytoplankton in the estuary of the Plumbon river and to identify the type of phytoplankton that is potentially as HABs (Harmful Algal Blooms) in estuary of Plumbon river. The method used in this research is descriptive method and the method of sampling using purposive sampling method. There are three stations in this study,  where each station is performed three repetitions.  Phytoplankton that found during the study consisted of four classes, namely Baccilariophyceae, Chlorophyceae, Cyanophyceae, and Euglenaphyceae. Total genus were found during research in station one are as much as 39 genera. Total abundance of phytoplankton at the first station was 3766 ind/L,  at station two as many as 4612 ind/L and at station three as many as 4800 ind/L. Phytoplankton causing HABs (Harmful Algal Blooms) which is found in the study site are five genera of Baccilariophyceae classes, namely Pseudonitzschia, Nitzschia, Skeletonema, Chaetoceros, and Thallassiosira.

Keywords: Fitoplankton; HABs (Harmful Algal Blooms); Muara Sungai Plumbon

Article Metrics: