ANALISIS KONSENTRASI KADMIUM (Cd) DAN TIMBAL (Pb) PADA AIR DAN IKAN DARI PERAIRAN SUNGAI WAKAK KENDAL

*Rieza Ayu Marwah  -  Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Jurusan Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
- Supriharyono  -  Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Jurusan Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
- Haeruddin  -  Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Jurusan Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 29 Aug 2015.
Open Access

Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: IND
Statistics: 363 167
Abstract

Perkembangan industri dan meningkatnya kegiatan manusia, khususnya sepanjang aliran sungai Wakak Kendal saat ini dapat memacu terjadinya pencemaran. Hal ini bisa menjadi berbahaya jika konsentrasi logam berat pada ikan melebihi tingkat nilai ditoleransi , sehingga menjadi berbahaya bagi manusia. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui konsentrasi kandungan logam berat Cd dan Pb di perairan dan ikan konsumsi di sungai Wakak, Kendal. Informasi ini diharapkan dapat bermanfaat dalam mengevaluasi apakah ikan layak untuk dikonsumsi manusia berdasarkan konsentrasi logam berat dibandingkan dengan standar dari Depkes dan FAO. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2014. Sampel air dan ikan dari perairan sungai Wakak diambil dari tiga stasiun dengan masing-masing tiga kali pengulangan kemudian dilakukan uji logam berat menggunakan AAS (Atomic Absorption Spectroscopy). Hasil penelitian menujukan seluruh sampel air tercemar logam berat melebihi nilai baku mutu yang ditetapkan berdasarkan PP. Nomor 82 Tahun 2001. Kontaminasi logam berat Kadmium (Cd) sebesar <0,01 mg/kg sedangkan konsentrasi logam berat Pb terkecil pada ikan adalah 0,61 mg/kg dan tertinggi adalah 2,08 mg/kg maka hasil tersebut menunjukan bahwa telah melebihi nilai ambang batas konsumsi yang ditetapkan berdasarkan SNI 7387:2009 yaitu sebesar 0,3 mg/kg dan berdasarkan Departemen Kesehatan sebesar 2 ppm.


The growth of industry and human activities alongside in the river especially in Wakak River Kendal can increase water pollution caused by heavy metal. This could be hazardous if the heavy metal concentration in the fish exceeds the level of tolerable values, thus becoming harmful to humans being. This study aims to assess the concentration of the heavy metals cadmium and lead in the water and fish of Wakak River Kendal. The information is expected to be beneficial in evaluating whether the fish is healthy enough for human consumption or not based on its concentration of heavy metals compare to the standards from Indonesian Health Department and FAO. This research was conducted in September 2014. The heavy metals such as cadmium and lead were analyzed using the AAS(Atomic Absorption Spectroscopy). Water and fish samples were taken from three different sampling points for three time of each. The result shows all of the water samples were contaminated by heavy metal, exceed of the limit value from Indonesian government regulations No. 82 of  2001. Heavy metal contamination of Cadmium ( Cd ) of < 0.01 mg / kg , while the smallest Pb concentrations of heavy metals in fish is 0.61 mg / kg and the highest was 2.08 mg / kg, these results indicate that it has exceeded the threshold value of consumption defined by ISO 7387 : 2009 in the amount of 0.3 mg / kg and by the Ministry of Health is 2 ppm.

Keywords: Konsentrasi logam berat; Kadmium; Timbal; Ikan

Article Metrics: