PERSEPSI CITRA TUBUH, KECENDERUNGAN GANGGUAN MAKAN DAN STATUS GIZI PADA REMAJA PUTRI DI KOTA JAMBI

Merita Merita scopus  -  Program Studi Ilmu Gizi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Baiturrahim Jambi, Indonesia
*Nurainun Hamzah  -  Program Studi Ilmu Gizi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Baiturrahim Jambi, Indonesia
Djayusmantoko Djayusmantoko  -  Program Studi Ilmu Gizi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Baiturrahim Jambi, Indonesia
Received: 3 Sep 2019; Published: 4 Jun 2020.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: EN
Abstract

Latar belakang: Masalah gizi yang paling sering terjadi pada remaja adalah gizi kurus dan gemuk yang disebabkan oleh persepsi body image dan kecenderungan gangguan makan

Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan persepsi citra tubuh dan kecenderungan gangguan makan dengan status gizi pada remaja putri di SMA Kota Jambi Tahun 2019.

Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional study yang dilaksanakan di 10 SMA Kota Jambi pada bulan Maret - Mei Tahun 2019. Sampel yang digunakan sebanyak 384 remaja putri dengan tehnik cluster random sampling. Pengumpulan data mengunakan alat bantu yaitu Kuesioner BSQ-16 untuk persepsi citra tubuh, Eat-26 untuk kecenderungan gangguan makan, timbangan berat badan dan microtoice untuk pengukuran status gizi indikator IMT/U. Analisis dilakukan dengan analisis univariat dan analisis bivariat (spearman correlation test)

Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar responden memiliki status gizi normal (83,1%), body image positif (64,6%), dan sebanyak (82,8%) remaja putri tidak memiliki gejala gangguan makan. Analisis korelasi menunjukkan ada hubungan persepsi citra tubuh dengan status gizi indikator IMT/U (p=0,000; r=0,443), namun tidak ada hubungan kecenderungan ganguan makan dengan status gizi indikator IMT/U (p-value 0,657).

Simpulan: Dapat disimpulkan sebagian besar remaja putri memiliki body image positif dan tidak memiliki kecenderungan gangguan makan serta status gizi tergolong normal. Oleh karena itu remaja putri harus percaya diri pada kondisi tubuh sekarang agar tidak berujung gangguan makan dan menyebabkan masalah gizi

Keywords: persepsi citra tubuh; kecenderungan gangguan makan; status gizi; remaja putri
  1. Mardalena I. Dasar-Dasar Ilmu Gizi dalam Keperawatan. Pustaka Baru Press: Yogyakarta: 2017.
  2. Kemenkes RI. Buku Panduan untuk Siswa: Aksi bergizi, hidup sehat sejak sekarang untuk remaja kekinian. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI: 2019.
  3. Brown JE. Nutrition Through the Life Cycle. Wadsworth: USA: 2013.
  4. Waryana. Gizi Reproduksi. Pustaka Rihama: Yogyakarta: 2010.
  5. Laus MF, Braga Costa TM, Almeida S. Body Image dissatisfaction and its relationship with physical activity and body mass index in Brazilian adolescent. Jornal Brasileiro de psiquiatria, 2011; 60(4): 315-20.
  6. Kemenkes RI. Riset Kesehatan Dasar. Jakarta : Kemenkes RI: 2013.
  7. Dinas Kesehatan Kota Jambi. Rekapitulasi Hasil Penjaringan Peserta Didik di Wilayah Puskesmas. Jambi: Dinkes Kota Jambi: 2018.
  8. Grogan, S. Body image understanding body dissatisfaction in men, women and children. Newyork: Routledge: 2008.
  9. Nurcahyani F. Hubungan antara body image dan konsumsi makanan dengan status gizi remaja putri. Jember : Universitas Jember : 2014. Skripsi.
  10. Widianti N, Candra A. Hubungan antara body image dan prilaku makan dengan status gizi remaja putri di SMA Theresiana Semarang. Journal of Nutrition College, 2012; 1(1) : 398-404.
  11. Chisuwa N, O’Dea JA. Body Image and eating disorders among Japanese adolescents. a review of the Literature. Appetite, 2010; 54: 5-15.
  12. Syarafina A, Probosari E. Hubungan eating disorder dengan status gizi pada remaja putri di modeling agency semarang. Journal of Nutrition College, 2014; 3(2): 325-330.
  13. Lestari AT, Yogisutanti G, Sobariah E. Hubungan tingkat stres dan eating disorder dengan status gizi pada remaja perempuan di SMA negeri 1 Ciwidey. Immanuel Jurnal Ilmu Kesehatan, 2017; 12 (2): 128-136.
  14. Kepmenkes RI. Standar Antopometri Penilaian Status Gizi Anak. Jakarta: Kemenkes RI: 2010.
  15. Hastuti J. Anthropometry and body composition of indonesia adults: an evaluastion of image, eating behavior, and physical activity. Queensland: Faculty of Health Queensland University of Technology: 2013. Disertasi
  16. Garner DM, Garfinkel PE. The eating attitudes test: an index of the symptoms of anorexia nervosa. Psychol Med, 1979; 9(2) :273-9.
  17. Patimah S. Gizi Remaja Putri. Bandung: PT Refika Aditama: 2017.
  18. Yusintha AN, Adriyanto A. Hubungan antara perilaku makan dan citra tubuh dengan status gizi remaja putri usia 15-18 tahun. Amerta Nutrition, 2018; 2(2): 147-154.
  19. Yuniarti A. hubungan pengetahuan gizi, kebiasaan makan, dan gangguan makan dengan persen lemak tubuh pada penari hip-hop remaja wanita. Institut Pertanian Bogor Bogor. 2016. Skripsi.
  20. Benazeera, Jayaraman U. Association between eating habits and body mass index (BMI) of adolescents. International Journal of Medical Science and Public Health, 2014; 3(8): 940-943.
  21. Badriah DL. Gizi dalam Kesehatan Reproduksi. Bandung: Refika Aditama: 2011.
  22. Proverawati A, Kusumawati E. Ilmu Gizi.Yogyakarta: Muha Medika: 2017.
  23. Cahyaningrum HD. Hubungan antara body image dengan status gizi pada remaja putri kelas XI IPS di SMA Batik 1 Surakarta. Universitas Muhammadiyah Surakarta: 2013. Diploma Thesis.
  24. Magdalena N. Hubungan antara body image dengan status gizi remaja putri di SMA katolik Frateran Malang. Malang: Universitas Brawijaya: 2013. Skripsi.
  25. Bimantara MD, Adriani M & Suminar DR. Hubungan citra tubuh dengan status gizi pada siswi di SMA negeri 9 Surabaya. Amerta Nutrition, 2019; 3(2), 85-88.
  26. Ahadzadeh AS, Rafik-Galea S, Alavi M, Amini M. Relationship between body mass index, body image, and fear of negative evaluation: moderating role of self-esteem. Health Psychol Open, 2018; 5(1): 1-8.
  27. Sada M, Hadju V, Dachlan DM. Hubungan body image, pengetahuan gizi seimbang, dan aktifitas fisik terhadap status gizi mahasiswa politeknik kesehatan Jayapura. Media Gizi Masyarakat Indonesia, 2012; 2(1): 44-48.
  28. Supariasa IDN, Bakri B, Fajar I. Penilaian Status Gizi. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC: 2002.
  29. Levicka K. Kovalcikova N, Kovacova L. Incidence of eating disorders in family environment in high school adolescents. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 2014; 132: 391 – 397.
  30. Ando, T., Ichimaru, Y., Konjiki, F., Shoji, M., Komaki, G. Variations in the preproghrelin gene correlate with higher body mass index, fat mass, and body dissatisfaction in young japanese women. Am J Clin Nutr, 2007; 86 (1): 25-32.
  31. Susilowati, Kuspriyanto. Gizi Dalam Daur Kehidupan. Bandung: PT Refika Aditama: 2016.