HUBUNGAN INDIKATOR OBESITAS DENGAN KAPASITAS VITAL PARU PADA REMAJA AKHIR

*Nur Dian Haznawati -  Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro, Indonesia
Enny Probosari -  Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro, Indonesia
Deny Yudi Fitranti -  Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 14 May 2019; Published: 14 May 2019.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: EN
Full Text:
Statistics: 32 37
Abstract

Latar Belakang : Obesitas meningkatkan risiko terjadinya gangguanfungsi paru-paru. Hal ini berkaitan dengan penumpukan lemak di beberapa bagian tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan beberapa indikator obesitas dengan kapasitas vital paru pada remaja akhir.

Metode : Studi cross sectional dengan metode simple random samplingterhadap 29 subjek mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Semarang. Pengambilan data berupa karakteristik subjek menggunakan kuisioner dan wawancara, IMT dan lingkar pinggang menggunakan metode antropometri, persentase lemak tubuh dan lemak visceral menggunakan Bioelectrical Impedance Analysis, dan kapasitas vital paru menggunakan MIR Spirolab II. Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji chi-square.

Hasil :Nilai kapasitas vital paru 51,72% subjek dalam kategori kurang baik. Sebanyak 44,83% subjek memiliki IMT melebihi batas normal, 17,24% subjek memiliki lingkar pinggang berisiko, dan 10,34% subjek memiliki lemak visceral berlebih. Persentase lemak tubuh 58,62% subjek dalam kategori berlebih. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara IMT, lingkar pinggang, persentase lemak tubuh dan lemak visceral dengan kapasitas vital paru pada remaja akhir.

Simpulan : Tidak terdapat hubunganIMT, lingkar pinggang, persentase lemak tubuh, dan lemak visceral dengan kapasitas vital paru pada remaja akhir.

Keywords
obesitas, kapasitas vital paru, remaja akhir
  1. Arisman. Gizi dalam Daur Kehidupan. 2nd ed. Suryani, editor. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC; 2010. 1-273 p.
  2. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Riset Kesehatan Dasar. Vol. 306. 2013.
  3. Rodeheffer MS, Birsoy K, Friedman JM. Identification of white adipocyte progenitor cells in vivo. Cell. 2008;135:240–9.
  4. Wangko WS. Tumbuh Kembang Adiposit. J Biomedik. 2010;2(3):153–61.
  5. El-Baz F, Abdelaziz EA, Kamal TB. Impact of Obesity and Body Fat Distribution on Pulmonary Function og Egyptian Children. Egyptian Journal of Bronchology. Jakarta: EGC; 2009. 49-58 p.
  6. Lynell C, Philip D, Jerome F. The Effect of Body Fat Distribution on Pulmonary Function Test. Chest. 1995;107:1298–302.
  7. Lolo JL. Hubungan Kelebihan Berat Badan dengan Faal Paru. Universitas Diponegoro; 1999.
  8. Aline D, Joao P, Rafaela B. Effects of Obesity on Lung Volume and Capacity in Children and Adolescents. Paul Pediatr Rev. 2016;34(4):510–7.
  9. Miller MR, Hankinson J, Brusasco V, Burgos F, Casaburi R, Coates A, et al. Standardisation of spirometry. Eur Respir J. 2005;26(2):319–38.
  10. Pinzon R. Hubungan Indeks Massa Tubuh dengan Kapasitas Vital Paru-paru Golongan Usia Muda. Bul Penelit Kesehat. 1999;26(1):1–5.
  11. Damayanti N. Hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) edengan Kapasitas Vital Paru pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran. Universitas Udayana; 2015.
  12. Primasakti I. Perbedaan Nilai Rerata KVP % Prediksi dan KV % Prediksi antara Orang dengan Indeks Massa Tubuh Normal dan di Atas Normal di Universitas Muhammadiyah Surakarta [Internet]. Universitas Muhammadiyah Surakarta; 2015. Available from: http://eprints.ums.ac.id/40489/1/10. NASKAH PUBLIKASI.pdf
  13. Ristianingrum I, Rahmawati I, Rujito L. Hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan Tes Fungsi Paru. Mandala Heal. 2010;4(2):105–12.
  14. Thijs W, Alizadeh R, Hiemstra PS, Roos A De, Melissant CF, Janssen K, et al. Association of lung function measurements and visceral fat in men with metabolic syndrome. Respir Med. 2014;108:351–7.
  15. Rowe A, Hernandez P, Kuhle S, Kirkland S. The association between anthropometric measures and lung function in a population-based study of Canadian adults. Respir Med [Internet]. Elsevier Ltd; 2017;131:199–204. Available from: https://doi.org/10.1016/j.rmed.2017.08.030
  16. Christina, Pm B. Hubungan antara Obesitas dengan Penurunan Fungsi Faal Paru pada Polisi Wanita di Polda Jawa Timur. J Respirasi. 2015;1(1):1–6.
  17. Harahap F, Aryastuti E, Pulmonologi D, Respirasi K. Uji Fungsi Paru. Contin Med Educ [Internet]. 2012;39(4):305–7. Available from: http://www.kalbemed.com/Portals/6/39_192CME-2_Uji Fungsi Paru.pdf