PERBEDAAN KADAR HEMOGLOBIN PADA SANTRIWATI DENGAN PUASA DAUD, NGROWOT DAN TIDAK BERPUASA DI PONDOK PESANTREN TEMANGGUNG JAWA TENGAH

*Otty Chairunnisa -  Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro, Indonesia
Nuryanto Nuryanto -  Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro, Indonesia
Enny Probosari -  Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 14 May 2019; Published: 14 May 2019.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: EN
Full Text:
Statistics: 49 61
Abstract

Latar belakang: Anemia adalah keadaan kadar hemoglobin dalam darah kurang dari angka normal. Kadar hemoglobin dapat dipengaruhi oleh asupan dan pola makan salah satunya adalah puasa. Jenis puasa Daud, Ngrowot, dan tidak puasa memiliki aturan makan yang berbeda. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedaan kadar hemoglobin pada santriwati dengan puasa Daud, Ngrowot, dan Tidak berpuasa.

Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observational dengan desain cross sectional. Subjek penelitian adalah santriwati berusia 15-19 tahun di pondok pesantren Temanggung Jawa Tengah. Subjek terbagi atas kelompok puasa Daud (n = 16), kelompok Ngrowot (n = 11), dan kelompok tidak puasa (n=16). Kadar hemoglobin diuji dengan metode cyanmethemoglobin. Uji One way ANOVA untuk mengetahui perbedaan kadar hemoglobin.

Hasil: Kadar hemoglobin pada kelompok puasa Daud sebesar 12.58 ± 1.22 g/dl, Ngrowot sebesar 12.31 ± 1.19 g/dl, dan tidak puasa sebesar 12.78 ± 1.34 g/dl. Kelompok Ngrowot memiliki rerata kadar hemoglobin lebih rendah dibanding dengan puasa Daud dan tidak puasa.  Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antar kelompok.

Simpulan: Tidak terdapat perbedaan kadar hemoglobin antar kelompok dengan puasa daud, ngrowot dan tidak berpuasa.

Keywords
puasa, hemoglobin, santriwati, remaja
  1. Hashmi S. Adolescence : An Age of Storm and Stress. 2013;2(1).
  2. Hardinsyah, Supariasa i DN. Ilmu Gizi Teori dan Aplikasi. Jakarta; 2016. 160 p.
  3. Nelima. Prevalence and Determinants of Anaemia among Adoloscent Girls in Secondary Schools in Yala Division Siaya District. J Food Nutr Sci. 2015;3(1):1–9.
  4. Organization WH. World Health Statistics. 2015;
  5. No TitleKemenkes RI., 2014. Profil Kesehatan Indonesia 2014.[Online] Available at: http://www.depkes.go.id/resources/download/pusdatin/profil-kesehatan-indonesia/profil-kesehatan-indonesia-2014.pdf.
  6. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah 2014. Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah 2013. Semarang : Dinkes Prov. Jateng.
  7. Bindra V. Anemia in Adolescence. :18–9.
  8. Citrakesumasari. Anemia Gizi, Masalah dan Pencegahannya. Yogyakarta; 2012.
  9. Engidaw MT, Wassie MM, Teferra AS. Anemia and associated factors among adolescent girls living in Aw-Barre refugee camp, Somali regional state, Southeast Ethiopia. PLoS One. 2018;13(10):1–12.
  10. Sumarmi S. HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN DARUL ULUM PETERONGAN JOMBANG. 2016;1(1).
  11. Astuti R, Rosidi A. Faktor Resiko Anemia Pada Siswi Pondok Pesantren Putri Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak Jawa Tengah. The Second Research Coloquium 2015. ISSN 2407-9189.
  12. Ana M, Pawiono, Iswanto. The Relationship Between Manner of Consume and Phenome of Typhoid at Tebuireng Islamic Boarding School Jombang.
  13. Ghr F, Yousfi H, Vakili M, F AN. The Effect of Ramadan Fasting on Hemoglobin , Hematocrit and Blood Biochemical Parameters. 2006;6(2):21–7.
  14. Pondok DI, Luqmaniyah P, No JK, Yogyakarta K. BUDAYA NGROWOT NGROWOT TRADITION IN NEUROSCIENCE STUDY IN LUQMANIYAH ISLAMIC BOARDING SCHOOL ,. :125–47.
  15. Aminati A. Recomendation of Daud Fasting in Hadith. UIN Walisongo. 2015;
  16. Fond G, Macgregor A, Leboyer M, Michalsen A. Fasting in Mood Disorders: Neurobiology and Effectiveness. 2013.
  17. Fidianingsih I, Novita R, Addina M, Jamil N. Daud Fasting on Haematological, Renal, and Lipid Profile in Menopausal Women. 2017;11.
  18. Khaled T, Stephen. Effects of Ramadan Fasting on Biochemical and Anthropometric Parameters in Physically Active Men. 2011;
  19. Tiaki, Khatim N, Ismarwati. Hubungan Pola Makan dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri Kelas XI di SMKN 2 Yogyakarta. 2017;
  20. Your Guide to Anemia. US Dep Heal Hum Serv. 2011;
  21. Mahan LK, Stump SE. Krause’s and Nutrition Therapy. 12 th ed. USA: Saunders; 2008. p.91-92.
  22. Grooper Smith , Advanced Nutrition and Human Metabolism. 6th ed. Belmont: Wadsworth Publishing; 2012.
  23. Trisnawati . Publikasi Karya Ilmiah Hubungan Asupan Fe, Zinc, Vitamin C Dan Status Gizi Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Di SMP Negeri 4 Batang.2014.
  24. Moll R, Davis B. Iron, vitamin B12 and folate. Clinical Science [nternet]. Available from; http://dx.doi.org/10.1016/j.mpmed.2008.12.009