Preservasi Pengetahuan Pustakawan Naskah di Reksa Pustaka Mangkunegaran Surakarta

*Mifta Nur Halimah  -  Program Studi S-1 Ilmu Perpustakaan, Universitas Diponegoro
Mecca Arfa  -  Program Studi S-1 Ilmu Perpustakaan, Universitas Diponegoro
Published: 23 Dec 2019.
Download
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Full Text:
Abstract
Pengetahuan yang berada pada sebuah organisasi diharapkan dapat terus tersimpan agar dapat digunakan di
masa depan. Hal ini dapat dilakukan dengan kegiatan preservasi pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui bagaimana preservasi pengetahuan pustakawan naskah di Reksa Pustaka Mangkunegaran
Surakarta. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Sedangkan teknik
pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa
pustakawan naskah Reksa Pustaka telah melakukan preservasi pengetahuan yaitu pengetahuan tacit, eksplisit
dan pengetahuan tradisional. Proses preservasi pengetahuan tacit pustakawan dilakukan dengan mengikuti
kegiatan seminar dan kunjungan yang dilanjutkan dengan diskusi dan sharing antar pustakawan naskah.
Sedangkan proses preservasi pengetahuan eksplisit dilakukan dengan upaya-upaya dalam preservasi koleksi.
Kegiatan preservasi koleksi ini menggunakan alat dan bahan seperti kapur barus, akar wangi, cengkeh,
pemakaian kertas sirio black dalam pembuatan box atau kantong naskah, mesin fotocopy, ScanSnap, komputer,
kamera SLR dan kegiatan fumigasi. Selanjutnya proses preservasi pengetahuan tradisional dilakukan dengan
pustakawan yang selalu ikut serta dalam kegiatan Istana Mangkunegaran seperti menjadi panitia wilujengan
junemengan, kirab pusoko satu suro dan panitia upacara adat pernikahan sebagai wujud upaya melestarikan
kebudayaan Mangkunegaran selain itu pustakawan naskah juga melakukan kegiatan meringkas informasi yang
dimana informasi tersebut mengenai kebudayaan Mangkunegaran.
Keywords
pustakawan naskah; preservasi pengetahuan; pengetahuan tacit; pengetahuan eksplisit; pengetahuan tradisional

Article Metrics:

  1. A. Strauss and J. Corbin. (1990). Qualitative Research;
  2. Grounded Theory Procedure and Techniques.
  3. London: Sage Publication, hal. 19.
  4. Braun, V & Clarke, V. (2006). “Using Thematic
  5. Anlysis in Psychology Qualitative Research in
  6. Psychology”, 3 (2). Diakses pada tanggal 17
  7. November 2018, dari
  8. http://eprints.uwe.ac.uk/11735
  9. Bungin, Burhan. (2003). Analisis Data Penelitian
  10. Kualitatif. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
  11. Creswell, J.W. (2012). Research design Pendekatan
  12. Kualitatif Kuantitatif dan Mixed. Cetakan ke-2.
  13. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
  14. D. Cohen and Crabtree B. (2006). “Qualitative
  15. Research Guidelines Project”. Diakses pada
  16. tanggal 25 Juni 2019, dari
  17. http://www.qualres.org/HomeTria-3692.html .
  18. Esterberg, Kristin G . (2002). Qualitative Methods Ins
  19. Social Research. New York: Mc Graw Hill.
  20. Fern, A. (2004). “What Have They Done to the
  21. Evidence?”. Theatre Survey, 45(2).Gunawan, Imam. (2013). Metode penelitian
  22. kualitatif. Jakarta: Bumi Aksara.
  23. Hansen, M.T., Nohria, N dan Tierney, T. (1999).
  24. “What’s Your Strategy for Managing
  25. Knowledge ?”. Harvard Business Review. Di
  26. akses tanggal 10 Maret 2019, dari
  27. https://hbr.org/1999/03/whats-your-strategy-formanaging-
  28. knowledge .
  29. Herdiansyah, H. (2010). Metodologi penelitian
  30. kualitatif untuk ilmu-ilmu sosial. Jakarta:
  31. Salemba Humanika.
  32. Lusenet, Yola de. (2007). “Digital preservation and the
  33. UNESCO harter on the preservation of the
  34. Digital Heritage”. Library Trends.
  35. Nonaka, Ikujiro, dan Hirotaka Takeuchi. (1995). The
  36. knowledge creation company: how Japanese
  37. companies create the dynamics of innovation.
  38. New York: Oxford University Press.
  39. Poerwandari, K.E. (2005). Pendekatan Kualitatif untuk
  40. Penelitian Perilaku Manusia. Edisi 3. Jakarta :
  41. LPSP3 UI.
  42. Probst, G. et al. (1999). Managing Knowledge :
  43. Building Blocks For Success, New Jersey:
  44. John Wiley & Sons.
  45. Raco, J.R . 2010. Metode Penelitian Kualitatif.
  46. Cikarang: Grasindo.
  47. Sanjaya, Wina. (2009). Strategi Pembelajaran
  48. Berorientasi Standar Proses Pendidikan.
  49. Jakarta : Prenada.
  50. Semiawan, C. R. . (2010). Metode Penelitian
  51. Kualitatif. Jakarta : Grasindo.
  52. Streubert, H. J. & Carpenter, D.R. (2003). Qualitative
  53. research in nursing : Advancing the humanistic
  54. imperative. Edisi ke-3. Philadelphia:
  55. Lippincott, PA.
  56. Subini, Nini. (2012). Mengatasi Kesulitan Belajar
  57. pada Anak. Yogyakarta: Javalitera.
  58. Sugiyono. (2007). Metodologi Penelitian Pendidikan.
  59. Bandung: Alfabeta.
  60. Sulistyo-Basuki. (2010). Metode Penelitian. Jakarta:
  61. Penaku.
  62. Yusuf, A. Muri. (2017). Metode Penelitian :
  63. Kuantitatif, Kualitatif dan Penelitian
  64. Gabungan. Jakarta: Kencana