Analisis Gerakan Literasi Sekolah (GLS) Dengan Media Buku Cerita Bergambar di SD Negeri Wotan 02 Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati

*Kholif Wharul Huda  -  Program Studi S-1 Ilmu Perpustakaan, Universitas Diponegoro
Yuli Rohmiyati  -  Program Studi S-1 Ilmu Perpustakaan, Universitas Diponegoro
Published: 23 Dec 2019.
Download
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Full Text:
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dengan media buku cerita
bergambar di SD Negeri 02 Wotan Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati. Penelitian ini merupakan
penelitian kualitatif deskriptif dengan desain penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui
observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik
triangulasi sumber. Subjek dalam penelitian ini spesifik kepada siswa kelas IV SD Negeri 02 Wotan
Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati karena dalam buku panduan Gerakan Literasi Sekolah dari
Kemendikbud dalam tahap pembiasaan termasuk SD kelas tinggi yang kemampuan membacanya
sudah lumanyan lancar. Dari hasil pengolahan dan analisis data yang diperoleh adalah kegiatan
gerakan literasi sekolah yang dilaksanakan oleh Perpustakaan SD Negeri 02 Wotan Kecamatan
Sukolilo Kabupaten Pati tahap pelaksanaan kegiatannya baru tahap pembiasaan dan tahap
pembelajaran di Perpustakaan SD Negeri 02 Wotan Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati.
Keywords
gerakan literasi sekolah; buku cerita bergambar; minat baca

Article Metrics:

  1. Ahmad, Rohani. 1997. Media Intruksional
  2. Edukatif. Jakarta: Rineka Cipta.
  3. Arikunto, S. 2010. Prosedur Penelitian Suatu
  4. Pendekatan Praktik Ed Revisi. Jakarta: Rineka
  5. Cipta.
  6. Bagong, Suyanto dan Sutinah. 2006. Metode
  7. Penelitian Sosial Berbagai Alternatif
  8. Pendekatan. Jakarta: Prenada Media Group.
  9. Azwar, S. 2009. Metode Penelitian. Yogyakarta:
  10. Pustaka Pelajar.
  11. Dewi, Aulia Paramita, and Putut Suharso. 2015.
  12. “Analisis Layanan Perpustakaan Keliling
  13. Badan Arsip Dan Perpustakaan Provinsi Jawa
  14. Tengah Dalam Memenuhi Kebutuhan
  15. Informasi Bagi Santri Di Pondok Pesantren
  16. Yayasan Islam Hamdan Semarang.” Jurnal
  17. Ilmu Perpustakaan 4(2).
  18. Faizah, Dewi Utama dkk. 2016. Panduan Gerakan
  19. Literasi Sekolah di Sekolah Dasar. Jakarta:
  20. Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar
  21. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan
  22. Menengah Kementerian Pendidikan dan
  23. Kebudayaan.
  24. Kern, Richard. 2000. Literacy and Language
  25. Teaching. Oxport: Oxport University.
  26. Miles, Mathew B. Dan Michael Huberman. 1992.
  27. Analisis Data Kualitatif Buku Sumber Tentang
  28. Metode-metode Baru. Jakarta: UIP.
  29. Moleong, Lexy J. 2007. Metodologi Penelitian
  30. Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
  31. Mukhtar. 2013. Metode Praktis Penelitian
  32. Deskriptif Kualitatif. Jakarta: Referensi.
  33. Sudjana, Nana. 2002. Dasar-Dasar Proses Belajar
  34. Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algesindo.
  35. Sugiyono. 2007. Metode Penelitian Kualitatif dan
  36. R&D. Bandung: Alfabeta.
  37. Sulistyo-Basuki. 2006. Metode Penelitian. Jakarta:
  38. Wedatama Widya Sastra danFakultas Ilmu
  39. Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia.
  40. Sulistyowati, Dewi, Putut Suharso, and Jazimatul Husna. 2015. “Persepsi Pemustaka Terhadap Koleksi Perpustakaan Keliling Kabupaten Semarang Sebagai Penunjang Bimbingan Belajar.” Jurnal Ilmu Perpustakaan 4(2): 1–7.
  41. Suharso, Putut, and Sarbini Sarbini. 2018. “CoastalCommunity Response to the Movement of Literacy: A Study on Literacy Culture in Demak Pesantren’s.” E3S Web of Conferences: SCiFiMaS 2018 47(7004): 1–6.
  42. Teguh, Mulyo. 2017. Gerakan Literasi Sekolah
  43. Dasar. Kudus: Badan Penerbit Universitas
  44. Muria Kudus. Widyani dkk. 2016. Panduan
  45. Gerakan Literasi Sekolah de Sekolah
  46. Menengah Kejuruan. Jakarta: Direktorat
  47. Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan.
  48. Umar, Husein. 2007. Metode Penelitian untuk
  49. Skripsi dan Thesis Bisnis. Jakarta: Raja
  50. Grafindo Persada.
  51. Widyani dkk. 2016. Panduan Gerakan Literasi
  52. Sekolah di Sekolah Menengah Kejuruan.
  53. Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah
  54. Menengah Kejuruan.