Produktivitas Karya Pramoedya Ananta Toer Menggunakan Analisis Bio-Bibliometriks

Published: 12 Sep 2019.
View
Open Access
Citation Format:
Abstract
Penelitian ini mengkaji tentang produktivitas penulis diukur melalui analisis bio-bibliometrik. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui produktivitas Pramoedya Ananta Toer sebagai seorang penulis
sastra Indonesia serta mengetahui distribusi publikasi karyanya. Metode penelitian ini menggunakan
desain penelitian kuantitatif deskriptif dengan kajian bibliometrik berupa analisis bio-bibliometrik.
Teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh yaitu semua karya Pramoedya Ananta Toer.
Total karya pada penelitian ini berjumlah 267 karya. Sumber data yang digunakan merupakan sumber
data sekunder, yaitu melalui data bibliografi. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini merupakan
variabel tunggal karena tidak ada faktor yang mempengaruhi maupun dipengaruhi. Teknik
pengumpulan data yang digunakan yaitu melalui metode dokumentasi. Berdasarkan penelitian yang
telah dilakukan muncul hasil analisis bio-bibliometrik pada karya Pramoedya Ananta Toer,yaitu total
karya Pram sebanyak 267 karya, produktivitas akumulatif tertinggi pada usia 31 tahun, tahun paling
produktif pada rentang tahun 1951-1960, karya-karya yang diterjemahkan sebesar 11 judul. Penelitian
ini menunjukkan bahwa analisis bio-bibliometrik yaitu melalui analisis statistik deskriptif dapat
digunakan sebagai informasi mengenai produktivitas penulis dalam kajian ilmu apapun, termasuk ilmu
sastra.
Keywords: Pramoedya Ananta Toer; penulis sastra; produktivitas penulis; bio- bibliometrik

Article Metrics:

  1. Anoraga, P. (2009). Psikologi Kerja. Jakarta: PT.
  2. Rineka Cipta
  3. Baby, B. (2012). Bio-bibliometric Analysis of
  4. Literature Output of Prof. M. Lakshmanan in the
  5. Subject of Nonlinear Dynamics. Asia Pacific
  6. Journal of Library and Information Science, 2
  7. Boef, A.H. (2008). Saya Ingin Lihat Semua Ini
  8. Berakhir: Esai dan Wawancara dePramoedya Ananta Toer. Jakarta: Komunitas
  9. Bambu
  10. Dahlan, M. M. (2010, Mei 23). Daftar Buku-Buku
  11. yang Dilarang di Indonesia. Radiobuku
  12. Damono, S. D. (1979). Novel sastra Indonesia sebelum
  13. perang. Pusat Penbinaan dan Pengembangan
  14. Bahasa, Departemen Pendidikan dan
  15. Kebudayaan
  16. Dany, H. (2006). Kamus Ilmiah Populer. Jakarta: Balai
  17. Pustaka
  18. Devos, P. (2011). Research and Bibliometrics: A Long
  19. History. Clinics and Research in Hepatology
  20. and Gastroenterology, 35, 336-337
  21. Dewiyana, H. (2009). Kompetensi dan kurikulum
  22. perpustakaan: Paradigma baru dan dunia kerja
  23. di era globalisasi informasi. PUSTAHA, 2(1),
  24. -31
  25. Diodato, V. P., dan Gellatly, P. (2013). Dictionary of
  26. Bibliometrics. Routledge
  27. Encyclopedia of World Biography. (2018). Pramoedya
  28. Ananta Toer
  29. Ensiklopedia Sastra Indonesia. (2019). Pramoedya
  30. Ananta Toer
  31. Fokkema, D. W. (1984). Literary History, Modernism,
  32. and Postmodernism:(The Harvard University
  33. Erasmus Lectures, Spring 1983), 19. John
  34. Benjamins Publishing
  35. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. (2008).
  36. Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa.
  37. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama
  38. Koley, S. dan Sen, B. K. (2006). A Biobibliometric
  39. Study On Prof. B. N. Koley, An Eminent
  40. Physiologist. Annals of Library and Information
  41. Studies, 53, 74 – 82
  42. Kousar, M., & Mahmood, K. (2010). Dr. Syed Jalaludin
  43. Haider: a Bio-Bibliometric Study. Pakistan
  44. Journal of Information Management and
  45. Libraries, 11(1), 1-10
  46. Lotka, A. J. (1926). The frequency distribution of
  47. scientific productivity. Journal of the
  48. Washington academy of sciences, 16(12), 317-
  49. Mahayana, M. S. (2005). Sembilan Jawaban Sastra
  50. Indonesia: Sebuah Orientasi Kritik. Jakarta:
  51. Bening Publishing
  52. Mahmood, K. (2009). Contribution of Dr. Anis Khursid
  53. to Library Literature: A Bibliometric Study.
  54. Pakistan Journal of Information Management
  55. and Libraries, 10(1), 43-56
  56. Pritchard, A. (1969). Statistical Bibliography or
  57. Bibliometrics. Journal of Documentation,
  58. (4), 384-349
  59. Purba, A. (2010). Pengantar Ilmu Sastra. USUpress
  60. Qayyum, M., & Naseer, M. M. (2013). Biobibliometric
  61. Study of Dr. Khalid Mahmood’s
  62. Contributions to LIS Field in Pakistan. Library
  63. Philosophy and Practice (e-journal), 2013.
  64. Diakses dari http://eprints.rclis.org/18994/
  65. Ratna, N. K. (2007). Sastra dan Cultural Studies:
  66. Representasi Fiksi dan Fakta. Pustaka Pelajar
  67. Rifai, M. (2012). Pramoedya Ananta Toer: Biografi
  68. Singkat (1925-2006). Jakarta: Garasi House of
  69. Book
  70. Sen, S.K., & Gan, S. K. (1990). Bio-bibliometrics:
  71. Concept and Application in the Study of
  72. Productivity of Scientists. International Forum
  73. on Information and Documentation, 15, 13-21
  74. Slamet, S. Y. (2008). Dasar-Dasar Keterampilan
  75. Berbahasa Indonesia. Surakarta: LPP UNS dan
  76. UPT Penerbitan dan Percetakan UNS
  77. Syarif, E., dan Zulkarnaini, S. (2009). Pembelajaran
  78. Menulis. Jakarta: Departemen Pendidikan
  79. Nasional
  80. Tiew, W. S. (1998). Journal of Malaysian Branch of the
  81. Royal Asiatic Society (JMBRAS) 1987-1996: a
  82. Ten-Year Bibliometric Analysis. Malaysian
  83. Journal of Library & Information Science, 3(2),
  84. -57
  85. Tupan. (2017). Knowledge sharing pustakawan UPT
  86. Balai Informasi Teknologi LIPI. Bandung:
  87. BIT LIPI
  88. Wibisono, N. (2016,September 28). Buku yang
  89. Dilarang dan Ditentang. Tirto.id
  90. Ynalvez, M. A., & Shrum, W. M. (2011). Professional
  91. Networks, Scientific Collaboration, And
  92. Publication Productivity In Resource-
  93. Constrained Research Institutions In A
  94. Developing Country. Research Policy, 40(2),
  95. -216ngan