skip to main content

Pengaruh Substitusi Tepung Singkong pada Pembuatan Biscotti Terhadap Tekstur, Kadar Air, Daya Kembang, dan Sifat Organoleptik

*Edward Lukman Hakim Sofyan  -  Department of Agriculture, Universitas Diponegoro. Jl. Prof. Jacub Rais, Tembalang Semarang, Jawa Tengah 50275, Indonesia
Anang Mohamad Legowo  -  Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia
Swastika Dewi  -  Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia
Received: 3 Jun 2025; Published: 3 Sep 2026.
Editor(s): Ratih Paramastuti

Citation Format:
Abstract

Biscotti merupakan salah satu jenis kue kering atau cookies yang kurang populer di Indonesia. Biscotti berasal dari negara Italia yang penamaannya berasal dari bahasa latin yakni “biscotus” yang berarti dua kali pemanggangan. Tujuan dilakukan dua kali pemanggangan agar didapatkan tekstur yang kering dan berwarna kecoklatan. Biscotti berpotensi dikembangkan di Indonesia dengan menambahakan citarasa lokal melalui substitusi bahan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari substitusi tepung singkong pada pembuatan biscotti terhadap tekstur, kadar air, daya kembang, dan organoleptik. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan sehingga didapatkan 20 unit percobaan. Perlakuan yang diterapkan yaitu perbedaan konsentrasi antara tepung terigu : tepung singkong, yaitu P0 100%:0% (b/b), P1 85%:15% (b/b), P2 70%:30% (b/b), dan P3 55%:45% (b/b). Prosedur penelitian yang dilaksanakan meliputi pembuatan biscotti serta pengujian parameter yang terdiri atas pengujian tekstur, kadar air, daya kembang, dan organoleptik. Data hasil pengujian dianalisis dengan menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dengan taraf signifikasi p<0,05 dan uji lanjut Duncan Multi Range Test (DMRT) apabila terdapat pengaruh dari perlakuan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa susbstitusi tepung singkong pada pembuatan biscotti memberikan pengaruh nyata (p<0,05) terhadap kadar air, daya kembang, serta beberapa atribut organoleptik. Perlakuan P2 dengan substitusi 30% tepung singkong merupakan perlakuan terbaik karena menghasilkan tekstur yang cukup renyah, rasa yang gurih, dan paling disukai oleh panelis.

Biscotti is a type of dry cake or cookies that is less popular in Indonesia. Biscotti comes from Italy, its name comes from the Latin word "biscotus" which means baked twice. The purpose of baking twice is to obtain a dry and brownish texture. Biscotti has the potential to be developed in Indonesia by adding local flavors through substitution of local ingredients. This study aims to determine the effect of cassava flour substitution in making biscotti on texture, water content, expansion power, and organoleptics.. The study was conducted using a Completely Randomized Design (CRD) with 4 treatments and 5 replications so that 20 experimental units were obtained. The treatment applied was the difference in concentration between wheat flour : cassava flour, namely P0 100% : 0% (w/w), P1 85% : 15% (w/w), P2 70% : 30% (w/w), and P3 55% : 45% (w/w). The research procedures carried out included making biscotti and testing parameters consisting of testing texture, water content, expansion power, and organoleptics. The test result data were analyzed using Analysis of Variance (ANOVA) with a significance level of p<0.05 and continued with Duncan Multi Range Test (DMRT) if there was an effect of treatment. The results of this study indicate that the substitution of cassava flour in making biscotti has a significant effect (p<0.05) on water content, expansion power, and several organoleptic attributes. Treatment P2 with 30% cassava flour substitution is the best treatment because it produces a fairly crispy texture, savory taste, and is most preferred by panelists.

Keywords: biscotti; daya kembang; kadar air; organoleptik; tekstur

Article Metrics:

Article Info
Section: Artikel Penelitian
Language : ID
  1. Ardiningtyas, C. S., I. F. Romadhoni, I. H. P. Dewi, A. Sutiadiningsih. 2023. Inovasi kue nastar dengan substitusi tepung singkong (Manihot Esculenta) dan penambahan bubuk daun kelor (Moringa Oleifera). Journal of Creative Student Research. 1(4): 91-102
  2. Ariani, R. P., I. A. P. H. Ekayani, L. Masdarini. 2016. Pemanfaatan tepung singkong sebagai substitusi terigu untuk variasi cake. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora. 5(1): 717-730
  3. Arifin, H. R., E. Lembong, A. N. Irawan.. 2023. Karakteristik fisik roti tawar berbasis subsitusi terigu dengan tepung komposit sukun (Artocarpus atilis f.) dan pisang (Musa paradisiaca l.) sebagai upaya pemanfaatan komoditas lokal. Jurnal Penelitian Pangan. 3(1): 20-26
  4. Ariyanto, R. C., E. N. Dewi, R. A. Kurniasih. 2022. Pengaruh penambahan sari mentimun (Cucumis sativus) pada pembuatan Spirulina platensis bubuk terhadap karakteristik fisikokimia biskuit. Jurnal Ilmu dan Teknologi Perikanan. 4(2): 85-92
  5. Damayanti, S., V. P. Bintoto, B. E. Setiani. 2020. Pengaruh penambahan tepung komposit terigu, bekatul dan kacang merah terhadap sifat fisik cookies. Journal of Nutrition College. 9(3): 180-186
  6. Harni, M., T. Anggraini, Rini, I. Suliansyah. 2022. Review artikel: pati pada berbagai sumber tanaman. Jurnal AGROTEKNIKA. 5(1): 26-39
  7. Hasibuan, M. N., E. Indarti, N. M. Erfiza. 2019. Analisis organoleptik (aroma dan warna) dan nilai TBA dalam pendugaan umur simpan bumbu mi aceh dengan metode accelerated shelf-life testing (ASLT) menggunakan persamaan arrhenius. Jurnal Teknologi dan Industri Pertanian Indonesia. 11(2): 69-74
  8. Hidayat, B., Zukryandry. 2019. Pengembangan teknologi pengolahan tepung ubi kayu tinggi protein melalui penerapan proses fermentasi semi-padat. Prosiding: Seminar Nasional Pengembangan Teknologi Pertanian. 90-95
  9. Hustiany, R.. 2016. Reaksi Maillard: Pembentuk Cita rasa Dan Warna Pada Produk Pangan. Lambung Mangkurat University Press
  10. Lubis, Y. M., S. Satriana, F. Fahrizal, E. Darlia. 2014. Formulasi biskuit kelapa parut kering dengan perlakuan penyangraian dan tanpa penyangraian. Jurnal Teknologi dan Industri Pertanian Indonesia. 6(2): 39-4
  11. Mancebo, C. M., J. Picon, M.Gomez. 2015. Effect of flour properties on the quality characteristics of gluten free sugar-snap cookies. LWT – Food Science and Technology. 64(1): 264-269
  12. Martiyanti, M. A. A., Fransiska, E. Natalia. 2022. Pengaruh substitusi tepung ketan terhadap karakteristik sensori dan tingkat kesukaan makanan tradisional kue dange. Jurnal Pertanian dan Pangan. 4(2): 24-30
  13. Normilawati, Fadlilaturrahmah, S. Hadi, Normaidah. 2019. Penetapan kadar air dan kadar protein pada biskuit yang beredar di Pasar Banjarbaru. Jurnal Ilmu Farmasi. 10(2): 51-55
  14. Oktaviana, A. S., W. Hersoelistyorini, N. Nurhidajah. 2017. Kadar protein, daya kembang, dan organoleptik cookies dengan substitusi tepung mocaf dan tepung pisang kepok. Jurnal Pangan dan Gizi. 7(2): 72-81
  15. Pratama, R. I., I Rostini, E. Liviawaty. 2014. Karakteristik biskuit dengan penambahan tepung tulang ikan jangilus (Istiophorus sp.). Jurnal Akuatika 5(1): 30-39
  16. Rauf, R., D. Sarbini. 2015. Daya serap air sebagai acuan untuk menentukan volume air dalam pembuatan adonan roti dari campuran tepung terigu dan tepung singkong. Jurnal AGRITECH. 35(3): 324-330
  17. Rohmatningsih, R. N., T. P. Ahmadi. 2023. Evaluasi sensoris kukis tepung mocaf dengan substitusi puree labu kuning (Cucurbita moschata). Jurnal Indonesian Journal Of Laboratory. 6(3): 188-195
  18. Sayangbati, F., E. J. N. Nurali, L. M. L. Mandey, M. B. Lelengbato. 2013. Karakteristik fisikokimia biskuit berbahan baku tepung pisang goroho (Musa acuminate,sp). Jurnal Sam Ratulangi University. 2(1): 1-10
  19. Sarastani, D., I. Kusumawati, C. E. Indriastuti. 2023. Uji penerimaan konsumen terhadap mutu organoleptik petis ikan situbondo dengan metode uji kesukaan. Jurnal Ilmiah Biologi. 11(1): 32-45
  20. Sovyani, S., J. E. A. Kandou, M. F. Sumual. 2019. Pengaruh penambahan tepung tapioka dalam pembuatan biskuit berbahan baku tepung ubi banggai (Dioscorea alata l.). Jurnal Teknologi Pertanian. 10(2): 74-84
  21. Suhendah, R., Kevin, C. Vieoletta. 2023. Pelatihan penetapan harga pokok produksi kue kering UMKM mikkookies. Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia. 6(2): 409-418
  22. Syahbanu, F., F. I. Napitupulu, S. Septiana, N. F. Aliyah.. 2023. Struktur pati beras (Oryza sativa L.) dan mekanisme perubahannya pada fenomena gelatinisasi dan retrogradasi. Jurnal Teknologi Industri Pertanian. 17(4): 755-767
  23. Vebrianti, J., N. C. Idris, T. R. Diana. 2021. Membangun Sinergi antar Perguruan Tinggi dan Industri Pertanian dalam Rangka Implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Seminar Nasional. Universitas Sebelas Maret. 5(1): 1004-1011
  24. Wiadnyani, L. D., L. E. Susanti. 2023. Zero Waste Management: Alternatif Penggunaan Biji Nangka Sebagai Pengganti Almond Dalam Pembuatan Biscotti. Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis. 2(3): 788-797
  25. Yashinta, M. R., C. B. Handayanai, Afriyanti. 2021. Karakteristik kimia, fisik dan organoleptik cookies tepung mocaf dengan variasi jenis dan konsentrasi lemak. Journal of Food and Agricultural Product. 1(1): 1-11

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.