Analisa Perbandingan Respons Struktur Full Modelling dengan Parallel Middle Body pada Kapal Chemical Oil Tanker dan Cargo ECC di Perairan Indonesia dan Atlantik Utara

*Alif Muski Adibah  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro
Received: 21 Nov 2018; Published: 6 Sep 2019.
Open Access
Citation Format:
Abstract

Abstrak

Kekuatan struktur kapal erat kaitannya dengan kondisi perairan pada suatu wilayah, serta berpengaruh terhadap respons struktur kapal yang dihasilkan akibat dari pembebanan gelombang yang bervariasi. Analisa perbandingan respons struktur dilakukan pada 2 teknik permodelan dengan menggunakan 2 kondisi pembebanan yang bertujuan untuk mendapatkan ketelitian dan akurasi permodelan dalam perhitungan respons struktur memanjang kapal. Permodelan dan analisa menggunakan software Maxsurf untuk mengetahui besaran momen yang dihasilkan dari pembebanan kondisi gelombang serta Msc.Nastran & Patran, software berbasis finite element analysis untuk mengetahui besaran respons struktur berupa nilai tegangan. Hasil analisa menunjukkan bahwa nilai tegangan pada desain struktur full model lebih besar daripada desain struktur parallel middle body. Penyebabnya, pada desain struktur full model mengalami inaccuracy deformation karena terjadi pembebanan lokal pada strukturnya, sedangkan pada desain struktur parallel middle body terjadi pembebanan global. Didapatkan nilai selisih perhitungan tegangan sebesar 2,94 – 3,69 % untuk kapal Chemical Oil Tanker dan sebesar 1,37 – 5,52 % untuk kapal Cargo ECC pada titik/node penampang yang sama. Teknik permodelan struktur dan teknik pembebanan mempengaruhi hasil perhitungan respons struktur, desain model parallel middle body dianggap memenuhi kriteria perhitungan respons struktur memanjang kapal karena mampu merepresentasikan unsur kekuatan memanjang kapal.

Keywords: Respons Strukur; Teknik Permodelan; Tegangan; Finite Element Analysis

Article Metrics:

  1. R. Dimas, “Analisa Perbandingan Respons Struktur Kapal Oil Chemical Tanker Di Wilayah North Atlantic Dan Indonesian Waterways Dengan Menggunakan Metode Elemen Hingga,” J. Tek. PERKAPALAN, vol. 5, no. 4, 2017.
  2. H. Wismoyo, “Analisa Perbandingan Respons Struktur Kapal General Cargo ECC 7500 DWT di Perairan North Atlantic Ocean dan 3 Kondisi Perairan Laut Indonesia Dengan Menggunakan Regulasi BKI,” J. Tek. PERKAPALAN, vol. 5, no. 4, 2017.
  3. A. K. G. Adli, “Analisa Perbandingan Respon Struktur Kapal Oil Tanker di Perairan Atlantik Utara dan Zona Perairan Indonesia Dengan Metode Elemen Hingga,” J. Tek. PERKAPALAN, vol. 5, no. 4, 2017.
  4. Wikipedia. Chemical Tanker. https://en.wikipedia.org/wiki/Chemical_tanker, [Diakses 9 April 2018].
  5. Wikipedia. Kapal Kargo. https://en.wikipedia.org/wiki/Cargo_ship, [Diakses 9 April 2018].
  6. European Centre for Medium-range Weather Forecast (ECMWF). apps.ecmwf.int/datasets/data/interim-full-daily/levtype (Diakses 9 April 2018).
  7. IACS, “Recommendation No.34 Standard Wave Data,” IACS, United Kingdom, 2012
  8. Mohammad Arif Kurniawan, dkk, “Study on Wave Scatter Mapping of Indonesia Waterways Based on Hind-Cast Data,” Proceeding of Asian Pacific Technical Exchange and Advisory Meeting (TEAM). ITU Published, 2014.
  9. E. P. Popov, Mechanic of Materials, 2nd Edition, Englewood Cliffs, New.Jersey: Prentice-Hall, 1978.
  10. Biro Klasifikasi Indonesia, PT. Persero. "Rules for Classification and Construction of Sea Going Steel Ship Volume II: Rules for Hull Edition, " Jakarta, 2016.
  11. Rosyid, D.M., dan Setyawan D, D. “Kekuatan Struktur Kapal,” Jakarta, Pradnya Paramita, 2000.