Analisa Pengaruh Perbedaan Diameter Pin Tool Terhadap Kekuatan Tarik, Impak, dan Mikrografi Pada Aluminium 6061 Dengan Metode Pengelasan Friction Stir Welding (FSW)

*Rizka Azhari Yulistiawan Faruq  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro., Indonesia
Sarjito Jokosisworo  -  , Indonesia
Eko Sasmito Hadi  -  , Indonesia
Received: 18 Oct 2018; Published: 19 Oct 2018.
View
Open Access
Citation Format:
Abstract
Dalam dunia perkapalan, aluminium 6061 banyak digunakan untuk konstruksi kapal. Pengelasan Friction Stir Welding (FSW) menggunakan prinsip gesekan dari benda kerja yang berputar dengan benda kerja lain yang diam sehingga mampu melelehkan benda kerja yang diam dan akhirnya tersambung menjadi satu.  Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil tarik, impak, dan struktur mikrografi dengan feed rate 10 mm/menit dengan variasi diameter pin (6 mm, 7 mm, dan 8 mm) terhadap pengelasan FSW dengan jenis penyambungan butt joint. Hasil penelitian menunjukkan sambungan las FSW pada diameter 6 mm memiliki kekuatan uji tarik 85,82 MPa, regangan 10,89%, dan kekuatan uji impak 0,37 J.  Pada diameter 7 mm memiliki kekuatan uji tarik 89,90 MPa, regangan 11,47%, dan kekuatan uji impak 0,38 J. Pada diameter 8 mm memiliki kekuatan uji tarik 143,17 MPa, regangan 13,71%, dan kekuatan uji impak 0,46 J. Hasil uji struktur mikrografi menunjukkan perubahan bentuk dan ukuran butir pertikel struktur mikro sehingga mempengaruhi sifat mekanik, dan pada diameter pin 8 mm memiliki tingkat kerapatan yang lebih baik dibandingkan diameter pin 7 mm, dan 6 mm. Hasil tersebut diakibatkan semakin lebar diameter pin pengelasan maka semakin lebar jalur pengelasan yang dihasilkan, serta semakin banyak aluminium yang dapat diaduk sifat mekaniknya semakin baik.
Keywords: Aluminium 6061; Pengelasan Friction Stir Welding; Diameter Pin; Tarik; Impak; Mikrografi

Article Metrics:

  1. T. Surdia and Shinroku, “Pengetahuan Bahan Teknik,” Jakarta: Pradnya Paramita, 1992
  2. ASM, Friction Stir Welding And Processing, 2007
  3. Purwanto A. Wing Hendroprasetyo Akbar Putra, “Pengaruh Diameter Pin Terhadap Kekuatan dan Kualitas Joint Line Pada Proses Friction stir welding Aluminium Seri 5083 Untuk Pre-Fabrication Panel Bangunan Atas Kapal,” pp. 1-6, 2013
  4. Majid. Amar Faruq Haidar, “Analisa Pengaruh Perbedaan Kecepatan Putaran Tool Terhadap Kekuatan Tarik, Impak, Dan Mikrografi Pada Aluminium 6061 Dengan Metode Pengelasan Friction Stir Welding (FSW),” Semarang: Universitas Diponegoro, 2018
  5. Edward. Zulkifli, “Pengaruh Bentuk Probe Pada Tool Shoulder Terhadap Metalurgi Aluminium Seri 5083 Dengan Proses Friction Stir Welding,” Surabaya : Fakultas Teknologi Kelautan Institut Teknologi Sepuluh November, 2013
  6. ASM Aerospace Spesification Metals Inc, “ASM Material Data Sheet,” 2018. [Online].Available: http://asm.matweb.com/search/SpesificMaterial.asp?bassnum=ma6061t6. [Accessed: 26-Jul-2018]
  7. R. Nandan, T. Debroy, and B. H.K.D.H, “Recent advances in friction-stir welding – Process, weldment structure and properties, Progress in Materials Science 53,” pp. 980–1023, 2008
  8. R. Setiaji, Pengujian Tarik. Jakarta: Laboratorium Metalurgi Fisik FTUI, 2009
  9. A. H. Yuwono, Buku Panduan Praktikum Karakterisasi Material 1 Pengujian Merusak (Destructive Testing). Jakarta: Departemen Metalurgi Dan Material Fakultas Teknik UI, 2009
  10. ASM,“Metallography and Microstructure,” vol. 9, 2004
  11. FX. A. Wahyudianto, M.N. Ilman, P.T. Iswanto, Kusmono, “Pengaruh Kecepatan Putaran Tool Terhadap Struktur Mikro, Kekerasan dan Kekuatan Tarik Pada Sambungan Las FSW Tak Sejenis Antara AA5083 dan AA6061-T6,” Yogyakarta: Departemen Teknik Mesin dan Industri UGM, 2015
  12. Biro Klasifikasi Indonesia, “Rules for the Classification and Construction: Volume VI Rules for Welding,” Jakarta, 2013