Analisa Stabilitas dan Olah Gerak Kapal Ikan Tradisional Terhadap Penggantian Alat Tangkap Cantrang Menjadi Bottom Longline Untuk Daerah Batang

*Michael Enrico  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Deddy Chrismianto  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Ari Wibawa Budi Santosa  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: .
View
Open Access
Citation Format:
Abstract

Cantrang merupakan alat tangkap yang memiliki sistem pengoperasian sama seperti alat tangkap Trawls, oleh sebab itu alat tangkap cantrang mulai dilarang penggunaannya di Indonesia. Untuk didaerah Batang sendiri  mayoritas nelayan menggunakan alat tangkap cantrang dalam pelayarannya, dan ini merupakan masalah yang harus diatasi agar tetap terjaganya produksi ikan di daerah Batang, untuk keperluan tersebut maka perlu dilakukan analisa stabilitas dan olah gerak kapal terhadap penggantian alat tangkap guna tetap terjaganya produksi ikan didaerah Batang. Penelitian ini dilakukan dengan beberapa langkah meliputi survey langsung dengan nelayan daerah Batang mendapatkan beberapa data dan mengolahnya di software Rhinoceros untuk mendapatkan model, lalu model tersebut divalidasi agar sesuai dengan kapal sebenarnya setelah itu dapat dilakukan analisa stabilitas, olah gerak kapal dan perhitungan slamming dan deck wetness. Hasil dari penelitian ini menunjukan dengan penggantian alat tangkap cantrang dengan bottom longline stabilitas kapal memiliki titik G diatas titik M disegala kondisi dan masih sesuai dengan kriteria IMO. Olah gerak kapal untuk rolling memiliki nilai sebesar 4,06 deg baik pada kecepatan 0 knot maupun 7 knot, dan untuk pitching sebesar 1,81 deg pada kecepatan 0 knot dan sudut masuk 0 deg ( Following sea )

 

Article Metrics:

  1. Kelautan, M., Perikanan, D. A. N., & Indonesia, R. (2015). Peraturan Menteri Kelautan Dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 2/Permen-Kp/2015. Larangan Penggunaan Alat Penangkapan Ikan Pukat Hela (Trawls) Dan Pukat Tarik (Seine Nets) Di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004
  2. Fyson, J. (1985). Design of Small Fishing Vessels. Farnham, England: Fishing News Books Ltd
  3. Tello, M., Ribeiro E Silva, S., & Guedes Soares, C. (2009). Seakeeping performance of fishing vessels in irregular waves. Ocean Engineering, 38(5–6), 763–773. https://doi.org/10.1016/j.oceaneng.2010.12.020
  4. Badan Meterologi Kimatologi dan Geofisika Tahun 2017
  5. Barrass, C. B., & Derrett, D. R. (2012). Ship Stability for Masters and Mates. Ship Stability for Masters and Mates. https://doi.org/10.1016/C2010-0-68323-4
  6. Anonymous. 2012. Alat Tangkap Trawl. https://fiqrin.wordpress.com
  7. Anonymous. 2016. Alat Tangkap Long Line. http://togaikan.blogspot.co.id/
  8. Hind, J.A. 1967. Trim And Sability Of Fishing Vessel. Fishing News (LTD). London. 120 p
  9. F.B, Robert. 1998. Motion In Waves and Controllability, Principles of Naval Architecture Volume III. The Society of Naval Architecture and Marine Engineers, USA