skip to main content

ANALISIS KELIMPAHAN, POLA DISTRIBUSI, DAN NISBAH KELAMIN KERANG KIJING (Anodonta woodiana) DI INLET DAN OUTLET DANAU RAWAPENING JAWA TENGAH

Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Departemen Sumberdaya Akuatik, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia

Received: 20 Dec 2018; Published: 20 Dec 2018.
Open Access Copyright (c) 2018 Management of Aquatic Resources Journal under http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0.

Citation Format:
Abstract

Rawapening merupakan salah satu perairan air tawar yang banyak dihuni oleh Kerang Kijing (Anodonta woodiana), namun kondisi ekologi Rawapening yang terus menurun menyebabkan terganggunya kelangsungan hidup Kerang Kijing yang ada di dalamnya, sehingga berpengaruh pada jumlah populasinya. Penelitian mengenai analisis kelimpahan, pola distribusi, dan nisbah kelamin Anodonta woodiana secara umum di Danau Rawapening masih kurang diketahui. Banyaknya materi baik organik maupun anorganik yang masuk ke Danau Rawapening yang berasal dari kegiatan masyarakat sekitar danau kemungkinan menjadi dampak pada populasi tersebut. Penelitian tersebut dilaksanakan pada bulan Oktober 2017. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan, pola distribusi, dan nisbah kelamin Kerang Kijing di inlet dan outlet Danau Rawapening. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus dan metode makroskopis di dalam pengamatan nisbah kelamin sampel. Data hasil penelitian kemudian dianalisis menggunakan rumus kelimpahan populasi, Indeks Morishita untuk mengetahui pola distribusi kerang berdasarkan ukuran panjang digunakan uji Analysis of Variance, dan uji Chi-Square untuk mengetahui nisbah kelamin kerang. Hasil penelitian bahwa rataan kelimpahan  populasi pada stasiun I (inlet) DAS Rengas 3,11 ind/m²; stasiun II (inlet) DAS Ringis 7,44 ind/m²; stasiun III (outlet) DAS Kedungringin 9,67 ind/m². Angka rataan Indeks Morishita dari seluruh stasiun pengamatan kurang dari 1 (Id < 1) sehingga dapat dikatakan pola distribusi Kerang Kijing di 3 stasiun seragam. Hasil perhitungan nisbah kelamin dengan menggunakan uji Chi-Square yaitu nilai hitung X2 0,986 sehingga dapat dikatakan nisbah kelamin jantan dan betina kerang Anodonta woodiana pada tiga stasiun pengamatan tidak berbeda secara nyata (P<0,05).

 

 

Rawapening is one of freshwater habitat for swan mussel (Anodonta woodiana), but Rawapening ecological state is now threatening swan mussel that lives there, dropping its population. Research about abundance, distribution pattern, and sex ratio of Anodonta woodiana is still less known for many people. Organic and anorganic materials from people’s activity around the area that go into Rawapening Lake may have an impact of swan mussel population. This research held on October 2017. This research intend to know about abundance, distribution pattern, and sex ratio of swan mussel in inlet and outlet of Rawapening Lake. Method used for this research is descriptive method with approach of case study and macroscopic method for sex ratio sample. Data from research analyzed using abundance equation, Morishita Index for distribution pattern of swan mussel based on length using Analysis of Variance, and Chi-Square test for sex ratio. The result is abundance of swan mussel in station I (inlet) Rengas Watershed is 3,11ind/m²; station II (inlet) Ringis Watershed is 7,44 ind/m²; station III (outlet) Kedungringin Watershed is 9,67 ind/m². Average number of Morishita Index from all observation station is less than 1 (Id < 1) then it can be said that distribution pattern in all 3 observation station are similar. Calculation result for sex ratio with Chi-Square Test is that X2 0,986 then it can be said that sex ratio for male and female Anodonta woodiana in three station are not significantly different (P<0,05).

 

Fulltext View|Download
Keywords: Anodonta woodiana; Rawapening; Kelimpahan; Pola Distribusi; Nisbah Kelamin

Article Metrics:

Article Info
Section: Articles
Language : ID
  1. Efriyeldi., D. G. Bengen., R. Affandi., dan T. Partomo. 2010. Perkembangan Gonad dan Musim Pemijahan Kerang Sepetang (Pharella acutidens) di Ekosistem Mangrove Dumai, Riau. Jurnal Maspari. Vol 4(2)
  2. Ekawati, Y. 2010. Biologi Reproduksi Kerang Darah (Anadara granosa Linn, 1758) Di Perairan Teluk Lada, Labuan, Banten. [Skripsi]. IPB. Bogor
  3. Fitriawan, F. 2010. Analisis Perubahan Mikroanatomi Dan Variasi Pola Pita
  4. Isozim Pada Insang Dan Ginjal Kerang Air Tawar Anodonta woodiana Terhadap Paparan Logam Berat Kadmium. [Tesis]. Universitas Sebelas Maret. Surakarta
  5. Hastuti, Y. P., K. Nirmala., T. Setyoaji. 2012. Kemampuan Penyerapan Nitrogen Dan Fosfror Dalam Lingkungan Budidaya Oleh Kijing Taiwan Anodonta woodiana Lea. Jurnal Akuakultur Indonesia. Vol 11(1)
  6. Heriyani, M., Subiyanto, D. Suprapto. 2015. Jenis Tekstur Tanah Dan Bahan Organik Pada Habitat Kerang Air Tawar (Famili: Unionidae) Di Rawa Pening. Journal of Maquares. Vol 4(1)
  7. Marwoto, R. M. N. R. Isnaningsih. 2014. Tinjauan Keanekaragaman Moluska Air Tawar Di Beberapa Situ Di Das Ciliwung – Cisadane. Jurnal Berita Biologi. Vol 13(2)
  8. Minggawati, I. 2013. Struktur Komunitas Makrozoobentos Di Perairan Rawa Banjiran Sungai Rungan, Kota Palangka Raya. Jurnal Ilmu Hewani Tropika. Vol 2(2)
  9. Musthofa, M. H. 2008. Distribusi Kerang Simping, Placuna placenta (Linnaeus,1758) (Mollusca:Pelecypoda:Placunidae) Di Perairan Kronjo Kabupaten Tangerang Banten. [Skripsi]. IPB. Bogor
  10. Nugroho, A. S., S. D. Tanjung., dan B. Hendrarto. 2014. Danau Rawapening Sebagai Sumber Belajar Ekologi. Prosiding Semnas Biodiversitas
  11. Padwa, M., A. J. Kalesaran., dan C. Lumenta. 2015. Pertumbuhan Kijing Taiwan (Anodonta woodiana) dengan Perbedaan Substrat. Jurnal Budidaya Perairan. Vol 3(1)
  12. Rizal, Emiyarti, Abdullah. 2013. Pola Distribusi dan Kepadatan Kijing Taiwan (Anadonta woodiana) di Sungai Aworeka Kabupaten Konawe. Jurnal Mina Laut Indonesia. Vol 2(6)
  13. Sunarto. 2011. Karakteristik Pola Pita Protein Anodonta Woodiana Lea Akibat Terpapar Logam Berat Cadmium (Cd). Jurnal Ekosains. Vol 3(1)
  14. Wicaksono, H., E. T. S. Putra., dan S. Muhartini. 2015. Kesesuaian Tanaman Ganyong (Canna indica L.), Suweg (Amorphophallus paeoniifolius (Dennst.) Nicolson), dan Ubi Kayu (Manihot esculenta Crantz) pada Agroforestri Perbukitan Menoreh. Jurnal Vegetalika. Vol 4(1)
  15. Yanuardi, F., D. Suprapto., dan Djuwito. 2015. Kepadatan dan Distribusi Spasial Kerang Kijing (Anodonta woodiana) di Sekitar Inlet dan Outlet Perairan Rawapening. Journal of Maquares. Vol 4(2)

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.