Program Studi Gizi, Fakultas Pangan dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sugeng Hartono, Sukoharjo, Jawa Tengah, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{JNC55333, author = {Elsa Pavita and Himmatunnisak Mahmudah and Anindya Nurul Kusuma Dewi}, title = {HUBUNGAN DIETARY ACID LOAD DENGAN KEJADIAN SARKOPENIA DAN HIPERTENSI PADA ORANG DEWASA DI SEMARANG}, journal = {Journal of Nutrition College}, volume = {15}, number = {3}, year = {2026}, keywords = {Sarkopenia; hipertensi; beban asam pada makanan; populasi lansia}, abstract = { ABSTRACT Background : Sarcopenia, the progressive loss of muscle mass and strength, and hypertension, characterized by elevated blood pressure, are prevalent health concerns globally. Both conditions are influenced by various factors, including nutritional status. This study aims to analyze the risk factors for sarcopenia and hypertension, focusing on dietary acid load. Objectives : An observational analytic study with a cross-sectional approach was conducted at health centers in Semarang City from February to March 2024. A purposive sampling technique selected 152 participants aged 40-80 years. Methods : Data were collected through interviews, medical records, and physical measurements, including dietary intake, muscle mass, and blood pressure. Results: The results revealed a significant relationship between dietary acid load and sarcopenia (p = 0.036, OR = 1.988), indicating that a high acid load doubles the risk of sarcopenia. However, no significant association was found between dietary acid load and hypertension (p = 0.353, OR = 1.357). Conclusion : These findings suggest that while dietary acid load significantly impacts muscle health, its effect on blood pressure may involve more complex mechanisms. Effective dietary interventions could potentially mitigate the risk of sarcopenia and improve muscle health outcomes. Further research is needed to explore the detailed mechanisms linking dietary acid load and hypertension. Keywords : Sarcopenia; hypertension; dietary acid load, elderly population ABSTRAK Latar belakang: Sarkopenia, hilangnya massa dan kekuatan otot secara progresif, dan hipertensi, yang ditandai dengan tekanan darah tinggi, merupakan masalah kesehatan yang umum terjadi di seluruh dunia. Kedua kondisi tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk status gizi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko sarkopenia dan hipertensi, dengan fokus pada beban asam makanan. Metode: Penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional dilakukan di puskesmas di Kota Semarang dari bulan Februari sampai Maret 2024. Teknik purposive sampling memilih 152 partisipan berusia 40–80 tahun. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan hubungan yang signifikan antara beban asam makanan dan sarkopenia (p = 0,036, OR = 1,988), yang menunjukkan bahwa beban asam yang tinggi menggandakan risiko sarkopenia. Namun, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara beban asam makanan dan hipertensi (p = 0,353, OR = 1,357). Simpulan: Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun asupan asam dari makanan berdampak signifikan pada kesehatan otot, efeknya pada tekanan darah mungkin melibatkan mekanisme yang lebih kompleks. Intervensi diet yang efektif berpotensi mengurangi risiko sarkopenia dan meningkatkan hasil kesehatan otot. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi mekanisme terperinci yang menghubungkan asupan asam dari makanan dan hipertensi. Kata Kunci: Sarkopenia; hipertensi; beban asam pada makanan; populasi lansia }, issn = {2622-884X}, pages = {283--289} doi = {10.14710/jnc.v15i3.55333}, url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jnc/article/view/55333} }
Refworks Citation Data :
ABSTRACT
Background: Sarcopenia, the progressive loss of muscle mass and strength, and hypertension, characterized by elevated blood pressure, are prevalent health concerns globally. Both conditions are influenced by various factors, including nutritional status. This study aims to analyze the risk factors for sarcopenia and hypertension, focusing on dietary acid load.
Objectives: An observational analytic study with a cross-sectional approach was conducted at health centers in Semarang City from February to March 2024. A purposive sampling technique selected 152 participants aged 40-80 years.
Methods: Data were collected through interviews, medical records, and physical measurements, including dietary intake, muscle mass, and blood pressure.
Results: The results revealed a significant relationship between dietary acid load and sarcopenia (p = 0.036, OR = 1.988), indicating that a high acid load doubles the risk of sarcopenia. However, no significant association was found between dietary acid load and hypertension (p = 0.353, OR = 1.357).
Conclusion: These findings suggest that while dietary acid load significantly impacts muscle health, its effect on blood pressure may involve more complex mechanisms. Effective dietary interventions could potentially mitigate the risk of sarcopenia and improve muscle health outcomes. Further research is needed to explore the detailed mechanisms linking dietary acid load and hypertension.
Keywords : Sarcopenia; hypertension; dietary acid load, elderly population
ABSTRAK
Latar belakang: Sarkopenia, hilangnya massa dan kekuatan otot secara progresif, dan hipertensi, yang ditandai dengan tekanan darah tinggi, merupakan masalah kesehatan yang umum terjadi di seluruh dunia. Kedua kondisi tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk status gizi.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko sarkopenia dan hipertensi, dengan fokus pada beban asam makanan.
Metode: Penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional dilakukan di puskesmas di Kota Semarang dari bulan Februari sampai Maret 2024. Teknik purposive sampling memilih 152 partisipan berusia 40–80 tahun.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan hubungan yang signifikan antara beban asam makanan dan sarkopenia (p = 0,036, OR = 1,988), yang menunjukkan bahwa beban asam yang tinggi menggandakan risiko sarkopenia. Namun, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara beban asam makanan dan hipertensi (p = 0,353, OR = 1,357).
Simpulan: Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun asupan asam dari makanan berdampak signifikan pada kesehatan otot, efeknya pada tekanan darah mungkin melibatkan mekanisme yang lebih kompleks. Intervensi diet yang efektif berpotensi mengurangi risiko sarkopenia dan meningkatkan hasil kesehatan otot. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi mekanisme terperinci yang menghubungkan asupan asam dari makanan dan hipertensi.
Kata Kunci: Sarkopenia; hipertensi; beban asam pada makanan; populasi lansia
Note: This article has supplementary file(s).
Article Metrics:
Last update:
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright of the article shall be assigned to Journal of Nutrition College and Department of Nutrition Science, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro as publisher of the journal.
Copyright encompasses exclusive rights to reproduce and deliver the article in all form and media, including reprints, photographs, microfilms and any other similar reproductions, as well as translations. The reproduction of any part of this journal, its storage in databases and its transmission by any form or media, such as electronic, electrostatic and mechanical copies, photocopies, recordings, magnetic media, etc., will be allowed only with a written permission from Journal of Nutrition College.
Journal of Nutrition College, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro, the Editors and the Advisory Editorial Board make every effort to ensure that no wrong or misleading data, opinions or statements be published in the journal. In any way, the contents of the articles and advertisements published in Journal of Nutrition College are sole and exclusive responsibility of their respective authors and advertisers.
View My Stats