skip to main content

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU DIET DENGAN KEPATUHAN DIET PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II DI UPT PUSKESMAS CIRUAS SERANG

Program Studi Gizi, Fakultas Ilmu Kesehatan dan Teknologi, Universitas Binawan, Jakarta Timur, DKI Jakarta, Indonesia

Received: 13 Mar 2025; Revised: 22 Sep 2025; Accepted: 23 Sep 2025; Available online: 28 Jan 2026; Published: 30 Jan 2026.

Citation Format:
Abstract

ABSTRACT

Background: WHO data, the prevalence of diabetes in the adult population aged 20–79 years in Indonesia is estimated to reach 10.6%. Meanwhile, data from the UPT Puskesmas Ciruas shows a rising trend in the prevalence of Type II Diabetes Mellitus, which was around 0.24% in 2020, increasing to 0.29% in 2021 (152 cases), and reaching 0.37% in 2022 (195 cases) from the total population of the work area. The increase in the prevalence of Type II Diabetes Mellitus, influenced by unhealthy eating habits, highlights the importance of studying the relationship between knowledge and dietary behavior with dietary compliance among patients at UPT Puskesmas Ciruas Serang.

Objectives: The aim of this research was to determine the correlation of   knowledge and behavior to dietary  compliance and patients with diabetes mellitus type 2 at the Ciruas Public Health Center, Serang.

Methods: Using descriptive analytical design with a quantitative method employing a cross-sectional research design. The research population consists of all type 2 diabetes sufferers visiting the nutrition clinic at UPT Puskesmas Ciruas, totaling 130 people. The sample was determined using the Slovin formula, resulting in 103 respondents through simple random sampling. The research instrument was a structured questionnaire regarding knowledge, dietary behavior, and dietary compliance. Data analysis was conducted univariately and bivariately using the Chi-Square test with a significance level of 0.05.

Results: There was a relationship between knowledge and adherence to dietary  compliance in patient with Type 2 Diabetes Mellitus at the Ciruas Public Health Center. The statistical test resulted obtained a p value = 0.018 < 0.05). There was a relationship between dietarybehavior and adherence to a dietary  compliance in patients with  Diabetes Mellitus type 2 at the Ciruas Health Center. The statistical test resulted obtained a p value = 0.023 < 0.05).

Conclusion: This study shows that most type II DM patients at the Ciruas Community Health Center have poor knowledge, behavior, and dietary compliance. The analysis results prove a significant relationship between dietary knowledge (p=0.018) and dietary behavior (p=0.023) with adherence to the diet. Thus, increasing knowledge and improving dietary behavior play an important role in supporting dietary compliance in type II DM patients.

Keywords : Behavior;diabetes mellitus type II; dietary  compliance; knowledge

 

ABSTRAK

Latar belakang: Data WHO, prevalensi diabetes pada populasi dewasa usia 20–79 tahun di Indonesia diperkirakan mencapai 10,6%. Sementara itu, data di UPT Puskesmas Ciruas menunjukkan tren peningkatan prevalensi Diabetes Mellitus Tipe II, yaitu sekitar 0,24% pada tahun 2020, meningkat menjadi 0,29% pada tahun 2021 (152 kasus), dan mencapai 0,37% pada tahun 2022 (195 kasus) dari total populasi wilayah kerja. Peningkatan prevalensi Diabetes Mellitus Tipe II yang dipengaruhi oleh pola makan tidak sehat menunjukkan pentingnya meneliti hubungan pengetahuan dan perilaku diet dengan kepatuhan diet pada pasien di UPT Puskesmas Ciruas Serang.

Tujuan: Untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Diet  Dan Perilaku Diet Dengan Kepatuhan Menjalankan Diet Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II di UPT Puskesmas Ciruas, Serang.

Metode: Menggunakan desain deskriptif analitik menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan desain penelitian Cross Sectional. Populasi penelitian adalah seluruh penderita DM tipe 2 yang berkunjung ke poli gizi UPT Puskesmas Ciruas sebanyak 130 orang. Sampel ditentukan dengan rumus Slovin, diperoleh 103 responden melalui simple random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner terstruktur mengenai pengetahuan, perilaku diet, dan kepatuhan diet. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05.

Hasil: Terdapat hubungan Pengetahuan dengan kepatuhan menjalankan diet pada penderita Diabetes Melitus Tipe II di UPT Puskesmas Ciruas. Hasil uji statistik diperoleh nilai p= 0,018< 0.05). Terdapat hubungan hubungan Perilaku diet dengan kepatuhan menjalankan diet pada penderita Diabetes Melitus Tipe II di UPT Puskesmas Ciruas. Hasil uji statistik diperoleh nilai p= 0,023< 0.05).

Simpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar penderita DM tipe II di UPT Puskesmas Ciruas memiliki pengetahuan, perilaku, dan kepatuhan diet yang kurang baik. Hasil analisis membuktikan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan diet (p=0,018) dan perilaku diet (p=0,023) dengan kepatuhan menjalankan diet. Dengan demikian, peningkatan pengetahuan dan perbaikan perilaku diet berperan penting dalam mendukung kepatuhan diet pada penderita DM tipe II.

Kata Kunci : Diabetes mellitus tipe II; pengetahuan; perilaku; kepatuhan diet


Note: This article has supplementary file(s).

Fulltext View|Download |  common.other
SURAT PERNYATAAN KEASLIAN DAN PERSETUJUAN PENULIS
Subject
Type Other
  Download (155KB)    Indexing metadata
Keywords: Diabetes mellitus tipe II; pengetahuan; perilaku; kepatuhan diet

Article Metrics:

  1. Bistara ND, Ainiyah N. Hubungan pengetahuan dengan kepatuhan diet pada penderita diabetes mellitus di posyandu lansia Cempaka Kelurahan Tembok Dukuh Kecamatan Bubutan Surabaya. Jurnal of Health Sciences Jurnal Kesehatan Ilmiah [Internet].; Tersedia di: http://unusa.ac.id/home
  2. Widiastuti, R., Nugroho, A., & Prasetyo, L. (2022). Hubungan pengetahuan gizi dengan kepatuhan diet pasien diabetes mellitus di Yogyakarta. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 15(2), 85–93
  3. Damayanti, S., Hartono, R., & Sari, P. (2021). Pengaruh pengetahuan diet terhadap kontrol glikemik pada pasien diabetes mellitus tipe II di Jakarta. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(3), 45–52
  4. Halwa EJ, Legi NN, Pasambuana M.(2022). Kepatuhan diet pada pasien diabetes melitus tipe II terhadap pengendalian kadar glukosa darah di RSU GMIM Pancaran Kasih Manado. E-prosiding Seminar Nasional
  5. Juhartini J. Hubungan antara frekuensi pemberian konsultasi gizi dengan kepatuhan diet dan kadar gula darah pada diabetisi tipe 2 di Unit Pelayanan Terpadu Diabetes Melitus Center Kota Ternate. Jurnal Riset Kesehatan [Internet]. 2017; Tersedia di: https://doi.org/10.31983/jrk.v6i2.2907
  6. Kaluku, Khartini. (2020). Pengaruh Edukasi Gizi Terhadap Pengetahuan dan Sikap Pasien Diabetes Mellitus Tipe II. Global Health Science, 5(3), hlm. 121
  7. Keumalahayati, Supriyanti, Kasad. Hubungan pengetahuan dan perilaku terhadap kepatuhan diet diabetes mellitus pada pasien rawat jalan di RSU Kota Langsa. Jurnal SAGO Gizi dan Kesehatan [Internet]. 2019. Tersedia di: http://dx.doi.org/10.30867/gikes.v1i1.306
  8. Ningsih R, Deni R.(2018). Hubungan pengetahuan dengan kepatuhan diet pada pasien diabetes mellitus tipe II di Poliklinik Penyakit Dalam RSUD dr. Achmad Mochtar Kota Bukittinggi. Nursing Journal of STIKES Insan Cendekia Medika Jombang. https://doi.org/10.32583/jip.v15i1.438
  9. Nurarif NH, Kusuma H.(2016). Asuhan keperawatan berdasarkan diagnosa medis NANDA & NIC-NOC Jilid 1. Mediaction Publishing
  10. Rahmiyati JN, Muhasidah.(2019). Hubungan pengetahuan, motivasi, dan perilaku dengan kepatuhan diet pada penderita DM tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Sudiang Raya Kota Makassar. Jurnal Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar. https://doi.org/10.32382/jmk.v10i2.1105
  11. Rosiana.(2019). Hubungan pengetahuan, perilaku, dan status ekonomi dengan perilaku diit pada pasien DM rawat jalan di RSI Jepara. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan. https://doi.org/10.26751/jikk.v10i1.649
  12. Soegondo S. Panduan penatalaksanaan diabetes melitus bagi dokter dan edukator diabetes: penatalaksanaan diabetes melitus terpadu. Jakarta: Balai Pustaka FKUI; 2013
  13. Sugiyono. Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta; 2015
  14. Susan. Buku bidan, asuhan pada kehamilan, kelahiran dan kesehatan wanita. Jakarta: EGC; 2012
  15. Wawan A, Dewi M.(2018). Teori & pengukuran pengetahuan, sikap, dan perilaku manusia. 4th ed. Nuha Medika
  16. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI
  17. Gumawang, A., Santoso, D., & Lestari, P. (2022). Hubungan self-efficacy dengan kepatuhan diet pasien diabetes mellitus tipe II. Jurnal Kesehatan Indonesia, 14(3), 120–128. https://doi.org/10.1234/jki.v14i3.5678
  18. Purwati, E., Nugroho, H., & Puspitasari, D. (2020). Efektivitas edukasi gizi terstruktur terhadap kepatuhan diet pasien diabetes mellitus tipe II. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 13(1), 33–42. https://doi.org/10.22146/jgki.51056
  19. Sari, P., & Lestari, R. (2021). Pengaruh pemahaman kandungan gizi makanan terhadap kepatuhan diet pasien diabetes mellitus. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 14(2), 88–95. https://doi.org/10.22146/jgk.60252
  20. Arini, S., & Sari, P. (2023). Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Diet Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Poli Klinik Penyakit Dalam RSI Siti Khadijah Palembang. Jurnal Keperawatan dan Kebidanan, 15(1), 1–14. https://doi.org/10.47353/jkk.v15i1.12607

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.