skip to main content

HUBUNGAN LINGKAR PERGELANGAN TANGAN DENGAN KADAR GLUKOSA DARAH WANITA OBESITAS USIA 40 – 55 TAHUN

Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro, Indonesia

Received: 30 May 2018; Published: 30 May 2018.

Citation Format:
Abstract

Latar Belakang : Obesitas meningkatkan risiko terjadinya DM 2 pada seseorang. Meningkatnya usia seseorang juga berpengaruh terhadap peningkatan risiko DM 2. Riskesdas 2013 menunjukkan prevalensi DM 2 pada wanita lebih tinggi daripada laki-laki. Lingkar pergelangan tangan merupakan salah satu antropometri yang digunakan sebagai prediktor DM 2. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lingkar pergelangan tangan dengan kadar glukosa darah puasa pada wanita obesitas usia 40 – 55 tahun.

Metode : Studi cross sectional dengan metode consecutive sampling terhadap wanita dewasa sebanyak 69 subjek obesitas usia 40 – 55 tahun dilakukan di Kelurahan Kedungmundu Kota Semarang. Dilakukan pengambilan data berupa karakteristik subjek, lingkar pergelangan tangan, aktivitias fisik, asupan makan, dan kadar glukosa darah puasa. Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji korelasi Rank Spearman.

Hasil : Sebagian besar (84,1%) subjek penelitian memiliki kadar glukosa darah normal, sedangkan lingkar pergelangan tangan terdapat 65,2% masuk kategori besar. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara lingkar pergelangan tangan dengan kadar glukosa darah (r=0.16, p=0,182).

Simpulan : Tidak terdapat hubungan lingkar pergelangan tangan dengan kadar glukosa darah wanita obesitas usia 40 – 55 tahun.

Fulltext View|Download
Keywords: Lingkar pergelangan tangan, GDP, diabetes melitus, wanita obesitas

Article Metrics:

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.