skip to main content

HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN RASIO TRIGLISERIDA/HIGH-DENSITY LIPOPROTEIN (TG/HDL) PADA REMAJA

Program Studi S1 Ilmu Gizi, Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro, Indonesia

Published: .

Citation Format:
Abstract

Latar belakang: Obesitas pada remaja terjadi karena adanya keseimbangan energi positif antara asupan dan aktivitas fisik. Perhitungan indeks massa tubuh merupakan indikator untuk menilai obesitas. Peningkatan indeks massa tubuh berkaitan dengan faktor risiko penyakit kardiovaskular. Rasio TG/HDL merupakan indikator yang kuat untuk penyakit tersebut. Individu yang memiliki IMT dan rasio TG/HDL yang tinggi akan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan indeks massa tubuh dengan rasio TG/HDL pada remaja.

Metode  : Penelitian dilaksanakan di SMP Nasima Semarang pada bulan Februari 2016. Desain penelitian cross sectional dengan subjek 29 remaja usia 12-15 tahun dipilih dengan metode cluster sampling. Data yang diambil adalah berat badan, tinggi badan, asupan karbohidrat, lemak, serat, skor aktivitas fisik, dan rasio TG/HDL. Analisis bivariat menggunakan uji rank Spearman. Analisis multivariat menggunakan uji regresi linear.

Hasil      : Terdapat 27,59% subjek memiliki status gizi obesitas, 20,69% overweight, dan 51,72% normal. Hasil penelitian menunjukkan rerata IMT pada remaja sebesar 22,89±4,55 kg/m2 dan rerata skor aktivitas fisik sebesar 1,69±0,41. Rerata asupan energi 2468,2±266,67 kkal, karbohidrat 390,42±48,55 gr, lemak 73,76±13,19 gr, dan serat 17,69±2,79 gr. Terdapat hubungan antara IMT dengan rasio TG/HDL pada remaja (r=0,498 ; p=0,006).

Simpulan : Indeks massa tubuh memiliki hubungan dengan rasio TG/HDL.
Fulltext View|Download
Keywords: Indeks massa tubuh, rasio TG/HDL, remaja

Article Metrics:

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.