skip to main content

PERBANDINGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI DAERAH PERBUKITAN DAN WILAYAH PESISIR KOTA SEMARANG DITINJAU DARI KOMPONEN IKLIMTAHUN 2012 – 2016

*Resta Lestari  -  , Indonesia
Budiyono Budiyono  -  , Indonesia
Published: 2 Jan 2018.

Citation Format:
Abstract

Infectious diseases such as ARI caused by viruses and other microoganisms are sensitive to temperature, humidity, and ambient environmental conditions. In Semarang, the temperature and humidity has increased 0.1°C and 1.6% respectively during 2011-2015. ARI in children under 5 years had increased during 2012-2015 The study aimed to analyze the differences of ARI occurrence in hilly areas and coastal areas of Semarang City from 2012 to 2016 in terms of climate component. This research is an analytic research with cross sectional approach. Methods of data analysis using Independent T-Test and Mann Whitney with α = 5%. Data of ARI occurrence was obtained from monthly report of ARI in child undier five years at primary health care of Mijen and primary health care of Bandarharjo. Data of climate (air temperature, humidity and rainfall) was obtained from Agency for Meteorology, Climatology and Geophysics (BMKG) Semarang. Mean of ARI occurrence in Mijen was 156 cases, air temperature was 26,4 oC, humidity was 76,2% and rainfall was 338,9 mm/month. Mean of ARI in Bandarharjowas 276 cases, air temperature was 28.2 oC, humidity was 76.5% and rainfall was 176.1 mm/month. There are differences of ARI occurrence, air temperature and rainfall in Mijen and Bandarharjo and ARI occurrence based on temperature (<0.01; <0.01; <0.01; <0.01). There is no differences of humidity in Mijen and Bandarharjo, ARI occurrence based on humidity and rainfall (0.585; 0.119; 0.871). This study concluded air temperature has potential impact to ARI.

Fulltext View|Download
Keywords: ARI, children under five, climate components, hilly area, coastal area

Article Metrics:

Article Info
Section: Kesehatan Lingkungan
Recent articles
ANALISIS IMPLEMENTASI PELAYANAN VOLUNTARY COUNSELING AND TESTING (VCT) DI PUSKESMAS KOTA SALATIGA ANALISIS PELAKSANAAN PROGRAMPOSPEMBINAAN TERPADUPENYAKIT TIDAK MENULAR DI WILAYAH KERJA PUSKEMAS SRONDOL KULON, KOTA SEMARANG (Studi Kasus di RW 13, Kecamatan Srondol Wetan, Kelurahan Banyumanik) HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU BALITA DENGAN PEMANFAATAN DATA KARTU MENUJU SEHAT (KMS) DALAM BUKU KIA (STUDI KASUS PUSKESMAS KEDUNGMUNDU KOTA SEMARANG TAHUN 2016) HUBUNGAN BEBERAPA FAKTOR WANITA PUS DENGAN PERNIKAHAN USIA DINI DI KECAMATAN CILACAP UTARA TAHUN 2016 FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN TB PARU PADA ANAK (STUDI DI SELURUH PUSKESMAS DI KABUPATEN MAGELANG) GAMBARAN FAKTOR-FAKTOR YANG TERKAIT DENGAN KINERJA PETUGAS DALAM PENEMUAN KASUS PADA PROGRAM TUBERKULOSIS PARU DI KABUPATEN GROBOGAN HUBUNGAN PENGETAHUAN GIZI, ASUPAN GIZI DAN LAMA TIDUR DENGAN INDIKATOR KELEBIHAN BERAT BADAN PADA MAHASISWI FKM UNDIP ANGKATAN 2014-2016 PERBEDAAN PERILAKU (PENGETAHUAN, SIKAP DAN PRAKTIK) SISWA YANG MEMPEROLEH DAN BELUM MEMPEROLEH PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI TAHUN 2017 PERBANDINGAN HASIL INVESTIGASI PENYEBAB INSIDEN DENGAN MENGGUNAKAN METODE SCAT DAN METODE TRIPOD (STUDI KASUS PENYEBAB INSIDEN DI TERMINAL LPG SEMARANG) FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PELAKSANAAN STANDARD OPERATIONAL PROCEDURE (SOP) PENGEMUDI BUS RAPID TRANSIT (BRT) KORIDOR I SEMARANG HUBUNGAN HIGIENE PERSONAL PEDAGANG DAN SANITASI MAKANAN DENGAN KEBERADAAN TELUR CACING SOIL TRANSMITTED HELMINTHS (STH) PADA LALAPAN PENYETA DI PUJASERA SIMPANGLIMA KOTA SEMARANG RESILIENSI MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI BANJIR ROB DI KELURAHAN BANDARHARJO KOTA SEMARANG (Studi Kasus Aspek Lingkungan dan Kesehatan) FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU MAKAN PADA ANAK GIZI LEBIH DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA WILAYAH KERJA PUSKESMAS PONCOL KOTA SEMARANG PELAKSANAAN TRIAS USAHA KESEHATAN SEKOLAH PADA TINGKAT SEKOLAH DASAR DI WILAYAH KECAMATAN TEMBALANG KOTA SEMARANG More recent articles

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.