Kajian Literasi Media Online Santri Mahasiswa (Studi Etnografi: Pondok Pesantren Mahasiswa Al-Fattah, Sumurboto, Semarang)

*M. Rizal Hidayatullah  -  Program Studi S-1 Ilmu Perpustakaan, Universitas Diponegoro
Yanuar Yoga Prasetyawan  -  Program Studi S-1 Ilmu Perpustakaan, Universitas Diponegoro
Published: 23 Dec 2019.
Download
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Full Text:
Abstract
Judul penelitian ini adalah “Kajian Literasi Media Online Santri Mahasiswa (Studi Etnografi: Pondok
Pesantren Mahasiswa Al-Fattah, Sumurboto, Semarang)”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
gambaran pengalaman literasi media santri mahasiswa di Pondok Pesantren Mahasiswa Al-Fattah,
Sumurboto, Semarang. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi etnografi. Informan
dalam penelitian ini adalah santri, Kiai, dan Dewan Syuro. Metode pengumpulan data dilakukan dengan
wawancara dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa santri mahasiswa di Pondok Pesantren
Mahasiswa Al-Fattah, Sumurboto, Semarang mampu memahami makna informasi yang terkandung di
dalam media online. Selanjutnya, dari segi mengakses informasi di media online, santri mahasiswa
memiliki kecenderungan mengakses media sosial online dengan mudah, karena berbagai fitur yang terdapat
disetiap aplikasi media sosial online tidak terlalu sulit untuk dipahami. Dari segi pengalaman santri
mahasiswa dalam berliterasi media melalui media online, santri dapat memahami, menganalisis,
mengkritisi, dan mengevaluasi informasi yang mereka akses. Selanjutnya dari segi pengalaman santri
mahasiswa dalam berkomunikasi dan membangun relasi, santri mahasiswa dapat memanfaatkan media
online sebagai sarana untuk membangun relasi sosial dan menjalin komunikasi dengan keluarga maupun
dengan orang yang tidak dikenalinya.
Keywords
literasi media; santri mahasiswa; pondok pesantren

Article Metrics:

  1. Al Hamidy, Yususf Dzul Ikram. 2012.
  2. “Kemampuan literasi informasi
  3. mahasiswa pada layananamerican corner
  4. di UPT Perpustakaan IAIN Walisongo
  5. Semarang menurut association of college
  6. and research libraries”. Skripsi,
  7. Universitas Diponegoro
  8. Anwas. 2015. Pemanfaatan teknologi
  9. informasi dan komunikasi padapesantren
  10. rakyat Sumber Pucung Malang. Jurnal
  11. Pendidikan dan Kebudayaan, 21(3),
  12. Desember 2015.
  13. APJII, 2014. “Jumlah dan penetrasi pengguna
  14. internet di Indonesia”.
  15. https://www.slideshare.net/internetsehat/profil-pengguna-internet-indonesia-
  16. -riset-oleh-apjii-dan-puskakom-ui.
  17. diakses pada tanggal 5 November 2017
  18. pukul 12.46
  19. Creswell, John W. 2015. Penelitian kualitatif &
  20. desain riset: memilih di antara lima
  21. pendekatan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
  22. Emzir. 2012. Metodologi penelitian kualitatif:
  23. analisis data. Jakarta: PT Raja Grafindo
  24. Persada.
  25. European Commission. 2009. Study on
  26. assessment criteria for media
  27. literacylevels. Brussels.
  28. Krismanto, Yulia dan Hasnah. 2017.
  29. Kemampuan menyusun skripsi ditinjau
  30. dari tingkat literasi media. Jurnal
  31. Publikasi Pendidikan, 7(1), Februari
  32. Kurnia dan Astuti. 2017. Peta literasi digital di
  33. indonesia: studi tentang pelaku, ragam
  34. kegiatan, kelompok sasaran dan mitra.
  35. Jurnal Informasi Kaijian Ilmu
  36. komunikasi, 47(2), Desember 2017.
  37. Mukhtar. 2013. Metode praktis penelitian
  38. deskriptif kualitatif. Jakarta: GP Press
  39. Group.
  40. Muttaqin, Misbah Zaenal. 2016. Kemampuan
  41. literasi media (media literacy) di
  42. kalanganRemaja rural di kabupaten
  43. lamongan. Jurnal Unair, 5(2)
  44. Potter, W. James. 2008. The State of Media
  45. Literacy. Journal of Broadcasting &
  46. Electronic Media, 54(4): Desember 2008
  47. diakses dari https://scihub.
  48. io/http://dx.doi.org/10.1080/0883815
  49. 2011.521462 pada tanggal 23 Januari
  50. pukul 10.11
  51. Purba, Rebekka. 2015. Tingkat literasi media
  52. pada mahasiswa (studi deskriptif
  53. pengukuran tingkat literasi media
  54. berbasis individual competence
  55. framework pada mahasiswa departemen
  56. Ilmu Komunikasi USU). Jurnal USU,
  57. (9). Diakses dari
  58. https://jurnal.usu.ac.id/index.php/flow/art
  59. icle/view/11584 pada tanggal 12 Juli
  60. pukul 17.47 WIB
  61. Purwono. 2008. Makalah: Strategi Penelusuran
  62. Informasi Melalui Internet. Depok:
  63. Perpustakaan MBRC, FISIP UI. Diakses
  64. dari
  65. http://eprints.rclis.org/12193/1/Strategi_
  66. Penelusuran_melalui_Internet.pdf pada
  67. tanggal 17 Juli 2017 pukul 01.56
  68. Santoso, Agus. 2015. Media literacy siswa
  69. muslim Surabaya dalam penggunaan
  70. internet. Jurnal Komunikasi Islam, 5(1)
  71. Sholihuddin, Muhammad. 2014. Pengaruh
  72. kompetisi individu (individual
  73. competence) terhadap literasi mediainternet di kalangan santri: studi
  74. eksplanatif tentang pengaruh technical
  75. skills, critical undestanding dan
  76. communicative abilities terhadap literasi
  77. media internet di kalangan santri Pondok
  78. Pensantren Bahrul ‘Ulum Jombang.
  79. Jurnal Universitas Airlangga, 3(3)
  80. Sugiyono. 2016. Metode penelitian kuantitatif,
  81. kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
  82. Suharso, Putut. 2019. “Pemanfaatan Drone Emprit Dalam Melihat Trend
  83. Perkembangan Bacaan Digital Melalui Akun Twitter.” Anuva: Jurnal Kajian
  84. Budaya, Perpustakaan, dan Informasi 3(4): 333–46.
  85. Suharso, Putut, and Sarbini Sarbini. 2018. “Coastal Community Response to the Movement of Literacy: A Study on Literacy Culture in Demak Pesantren’s.” E3S Web of Conferences: SCiFiMaS 2018 47(7004): 1–6.