Pengalaman Informasi Remaja Terhadap Alat Peraga Kampanye Pemilu 2019 di Kota Semarang

*Shelyana Shelyana  -  Program Studi S-1 Ilmu Perpustakaan, Universitas Diponegoro
Yanuar Yoga Prasetyawan  -  Program Studi S-1 Ilmu Perpustakaan, Universitas Diponegoro
Published: 23 Dec 2019.
Download
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Full Text:
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman informasi remaja terhadap penggunaan Alat
Peraga Kampanye (APK) pemilu di Kota Semarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini
adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengambilan data penelitian ini
menggunakan wawancara dengan mendapatkan informan melalui purposive sampling. Adapun 11
informan yang telah diwawancarai. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah
analisis tematik (thematic analysis). Hasil analisis menunjukkan bahwa pengalaman informasi
remaja terhadap APK telah membawa peran dan pengaruh terhadap kehidupan remaja dalam
menghadapi fenomena pemilu. Diantaranya membentuk pengetahuan baru yang menjadi wawasan
informasi remaja. Wawasan informasi yang diperoleh menjadikan remaja lebih mengetahui tentang
calon legislatif dalam APK. Sehingga remaja merasakan adanya pendekatan dengan calon legislatif.
Pendekatan yang dilakukan remaja ditemukan sebagai pertimbangan untuk pemilihan calon
legislatif. Pengalaman informasi remaja juga menunjukkan penetapan keputusan remaja dalam
pemilihan calon legislatif melalui pemanfaatan informasi dalam APK. Berbagai penilaian terhadap
calon legislatif melalui APK dilakukan remaja. Selain itu, pengalaman informasi mengembangkan
kesadaran remaja terhadap pentingnya informasi calon legislatif untuk menumbuhkan partisipasi
remaja dalam pemilu.
Keywords
pengalaman informasi; informasi dalam APK; remaja

Article Metrics:

  1. Bruce, Christine et al. (2014). Information
  2. Experience: Contemporary Perspective.
  3. Dalam Information Experience:
  4. Approach to Theory and Practice, hal. 3-
  5. Bingley: Emerald Group
  6. Bruce, Christine et al. (2014). Information
  7. Experience: New Perspectives and
  8. Research Directions. Dalam InformationExperience: Approach to Theory and
  9. Practice, hal. 315-320. Bingley: Emerald
  10. Group
  11. Bruce, Christine dan Partridge, Helen (2014).
  12. Exploring Information Literacy during a
  13. Natural Disaster: The 2011 Brisbane
  14. Flood. Dalam Information Experience:
  15. Approach to Theory and Practice, hal.
  16. -134. Bingley: Emerald Group
  17. Bunce, Sharon; Patridge, Helen dan Davis, Kate.
  18. (2012). Exploring Information
  19. Experience Using Social Media During
  20. The 2011 Queensland Floods: A Pilot
  21. Study. Australian Library Journal. 61.
  22. -45. Doi:
  23. 1080/00049670.2012.10722300
  24. Heriyanto. (2018). Thematic Analysis sebagai
  25. Metode Menganalisa Data untuk
  26. Penelitian Kualitatif. Anuva, 2, 317-324.
  27. Diakses dari
  28. https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/a
  29. nuva/article/view/3679/2059
  30. Komisi Pemilihan Umum. (2018).
  31. https://infopemilu.kpu.go.id/pileg2019
  32. Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 23
  33. Tahun 2018 tentang Kampanye Pemilihan
  34. Umum
  35. Reddy, Vijay. (2014). Information Experience in
  36. the Context of Information Seeking
  37. Methods by Perspective Students. Dalam
  38. Information Experience: Approach to
  39. Theory and Practice, hal. 295-311.
  40. Bingley: Emerald Group
  41. Satori, Djam’an dan Komariah, Aan. (2012).
  42. Metodologi Penelitian Kualitatif.
  43. Bandung: Alfabeta
  44. Shenton, Andrew K. (2004). Strategies for
  45. Ensuring Trustworthiness in Qualitative
  46. Research Projects. Education for
  47. information, 22, 63-75. Doi:
  48. 3233/EFI-2004-22201
  49. Smith, Lauren N. dan McMenemy, David.
  50. (2017). Young People’s Conceptions of
  51. Political Information: Insight into
  52. Information Experiences and
  53. Implications for Intervention. Journal of
  54. Documentation. Vol. 73. 877-902. Doi:
  55. 1108/JD-03-2017-0041