Transfer Informasi Tuna Grahita Kategori Ringan di SLB C Widya Bhakti Semarang

*Iva Lutfi Yaningrum  -  Program Studi S-1 Ilmu Perpustakaan, Universitas Diponegoro
Yuli Rohmiyati  -  Program Studi S-1 Ilmu Perpustakaan, Universitas Diponegoro
Published: 12 Sep 2019.
View
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses transfer informasi pada anak tuna grahita kategori ringan di SLB C
Widya Bhakti Semarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan
desain studi kasus. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi dan wawancara. Metode yang
digunakan untuk menganalisis data adalah analisis tematik. Analisis tematik adalah sebuah metode yang
menghasilkan tema-tema yang menjawab fenomena yang sedang diteliti dan tema-tema yang ditemukan tersebut
memiliki keterkaitan antara satu dan yang lain. Hasill penelitian inimemperlihatkan 4 (empat) tema yaitu
membentuk makna dalam proses transfer informasi, tindakan guru saat berbagi informasi, rutinitas dalam proses
transfer informasi, dan kesesuaian transfer informasi pada status religuius. Data yang sudah didapatkan untuk
disampaikan pada anak tuna grahita ringan perlu dikelola agar menjadi informasi yang bermakna, setelah isi
informasi disampaikan pada anak tuna grahita ringan guru bertindak dengan menyesuaikan intonasi nada bicara dan
menciptakan sesi tanya jawab dengan tujuan untuk menciptakan umpan balik antara guru dengan siswa. Setelah
dilakukan tindakan saat berbagi informasi pada anak tuna grahita ringan, kemudian dilanjutkan dengan rutinitas
proses transfer informasi yaitu dengan menggunakan metode ceramah dan audio visual yang dilaksanakan didalam
kelas. Kemudian saat memasuki mata pelajaran Pendidikan Agama guru memisahkan siswanya antar status
religiusnya, yaitu agama islam dan non islam.
Keywords: transfer informasi; informasi; anak berkebutuhan khusus; tuna grahita ringan; SLB C Widya Bhakti Semarang

Article Metrics:

  1. Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian: Suatu
  2. Pendekatan Praktik. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
  3. Boyatzis, Richard, E. 1998. Transforming Qualitative
  4. Information: Thematic Analysis and
  5. Code Development. Thousand Oaks:
  6. Sage pub. Cipta.
  7. Efendi, Muhammad. (2006). Psikodagogik Anak
  8. Berkelainan. Jakarta: Bumi Aksara
  9. Heriyanto, H. (2018). Thematic Analysis sebagai
  10. Metode Menganalisa Data untuk Penelitian
  11. Kualitatif. Anuva, 2 (3), 317.
  12. https://doi.org/10.14710/anuva.2.3.317-324
  13. Lancaster, F.W. (1979). Information Retrieval
  14. Systems: Characteristics, Testing, and
  15. Evaluation, 2 nd Edition. New York: Jhon
  16. Wiley.
  17. Lincoln, Y. & Guba, E. (1985). Naturalistic Inquiry,
  18. Bever Hills: Sage Publ.
  19. Moleong, L. J. (2005). Metode Penelitian Kualitatif.
  20. Bandung: PT. Remaja Rosidakarya.
  21. Pearce, Barnett dan Cronen, Vernon. (1980). The
  22. coordinated management of meaning-
  23. Theories of intercultural communication.
  24. New York: Hampton Press.
  25. Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Kuantitatif
  26. Kualitatif dan R&D. Bandung: AlfabetaSugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan:
  27. Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan
  28. R&D. Penerbit CV. Alfabeta: Bandung.
  29. Yin, R. K. (2014). Studi Kasus: Desain dan Metode.
  30. Jakarta: Rajawali Pers