Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{EMPATI26526, author = {EMILIANA NURMALITA and Yohanis Kahija}, title = {PENGALAMAN MENJADI CAREGIVER ANAK TUNAGANDA: INTERPRETATIVE PHENOMENOLOGICAL ANALYSIS}, journal = {Jurnal EMPATI}, volume = {8}, number = {4}, year = {2020}, keywords = {caregiver, anak tunaganda, interpretative phenomenological analysis}, abstract = { Mengasuh anak tunaganda merupakan hal yang jarang diminati individu untuk dijadikan karir, karena sulit untuk mengasuh anak-anak yang menderita gabungan dari dua atau lebih kelainan/kecacatan dalam segi fisik, mental, emosi dan sosial. Individu yang bekerja untuk mengasuh anak tunaganda bisa disebut sebagai caregiver , yaitu seseorang yang menyediakan bantuan dalam kegiatan dasar dalam kehidupan sehari-hari kepada orang yang tidak bisa melakukan aktivitas tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman menjadi caregiver anak tunaganda. Pemilihan partisipan menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria caregiver anak tunaganda di Panti Asuhan Cacat Ganda (PACG) Bhakti Asih dan memiliki usia kerja lebih dari 5 tahun. Penelitian ini menggunakan wawancara semi terstruktur untuk mengambil data, dan menggunakan interpretative phenomenological analysis untuk analisis data. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga tema induk, yaitu (1) keinginan bekerja di Panti Asuhan Cacat Ganda (PACG), yang meliputi keinginan membantu anak-anak dan panggilan bekerja di PACG, (2) emosi yang dirasakan ketika bekerja, yang meliputi kesenangan dan tantangan dalam bekerja, serta dampak bekerja di PACG, (3) upaya untuk bertahan kerja, yang meliputi upaya menikmati pekerjaan dan dukungan dalam bekerja. }, issn = {2829-1859}, pages = {816--823} doi = {10.14710/empati.2019.26526}, url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/empati/article/view/26526} }
Refworks Citation Data :
Mengasuh anak tunaganda merupakan hal yang jarang diminati individu untuk dijadikan karir, karena sulit untuk mengasuh anak-anak yang menderita gabungan dari dua atau lebih kelainan/kecacatan dalam segi fisik, mental, emosi dan sosial. Individu yang bekerja untuk mengasuh anak tunaganda bisa disebut sebagai caregiver, yaitu seseorang yang menyediakan bantuan dalam kegiatan dasar dalam kehidupan sehari-hari kepada orang yang tidak bisa melakukan aktivitas tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman menjadi caregiver anak tunaganda. Pemilihan partisipan menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria caregiver anak tunaganda di Panti Asuhan Cacat Ganda (PACG) Bhakti Asih dan memiliki usia kerja lebih dari 5 tahun. Penelitian ini menggunakan wawancara semi terstruktur untuk mengambil data, dan menggunakan interpretative phenomenological analysis untuk analisis data. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga tema induk, yaitu (1) keinginan bekerja di Panti Asuhan Cacat Ganda (PACG), yang meliputi keinginan membantu anak-anak dan panggilan bekerja di PACG, (2) emosi yang dirasakan ketika bekerja, yang meliputi kesenangan dan tantangan dalam bekerja, serta dampak bekerja di PACG, (3) upaya untuk bertahan kerja, yang meliputi upaya menikmati pekerjaan dan dukungan dalam bekerja.
Article Metrics:
Last update:
The authors who publish in the Jurnal Empati retain full copyright ownership (Copyright@Author) of their work. In keeping with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0).
Jurnal EMPATI published by Faculty of Psychology, Diponegoro University