skip to main content

HUBUNGAN ANTARA KONFORMITAS DENGAN PERILAKU PROSOSIAL PADA SISWA SMP KY AGENG GIRI DI PONDOK PESANTREN GIRIKESUMO, MRANGGEN DEMAK

Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia


Citation Format:
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris hubungan antara konformitas dengan perilaku prososial pada siswa SMP Ky Ageng Giri di Pondok Pesantren Girikesumo, Mranggen Demak. Perilaku prososial dapat diartikan suatu tindakan yang dimaksudkan untuk membantu, menolong, atau memberi keuntungan bagi orang lain tanpa adanya keuntungan langsung bagi dirinya sendiri. Konformitas merupakan suatu perubahan tingkah laku atau kepercayaan yang dilakukan oleh individu agar selaras dapat dengan orang lain. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu siswa SMP Ky Ageng Giri di Pondok Pesantren Girikesumo yang berada di kelas VII, VIII, dan IX yang berjumlah 200 orang dengan jumlah subjek penelitian sebanyak 124 orang dan jumlah sampeltryout yang digunakan sebanyak 63 orang. Teknik yang digunakan untuk pengambilan sampel yaitu dengan menggunakan  teknik simple random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan menggunakan Skala Perilaku Prososial (22 aitem, α= 0,850). dan Skala Konformitas (19 aitem,  α= 0,828). Analisis data menggunakan metode non parametrik Spearman’s Rho dengan memperoleh peroleh nilai rs = 0,202; dengan p=0,025 (p<0,05), sehingga terdapat hubungan positif antara konformitas dengan perilaku prososial pada siswa SMP Ky Ageng Giri di Pondok Pesantren Girikesumo. Artinya semakin tinggi tingkat konformitas siswa, maka semakin tinggi pula tingkat perilaku prososialnya.

Fulltext View|Download
Keywords: konformitas, perilaku prososial, siswa, pondok pesantren Girikesumo

Article Metrics:

  1. Abdullah, A., Wiworo, S. (2015). Hubungan konformitas dengan perilaku prososial pada pedagang kaki lima di jalan pasar besar Malang. Psikovidya, 19, 12-21
  2. Baron, R. A., & Byrne, D. (2005). Psikologi sosial edisi kesepuluh jilid 2. Jakarta: Penerbit Erlangga
  3. Eisenberg, N., & Mussen, P. H. (1989). The roots of prosocial behavior in children. Melbourne: Cambridge University Press 1989
  4. Feldman, R. S. (2012). Pengantar psikologi. Jakarta: Salemba Humanika
  5. Myers, D. G. (2012). Psikologi sosial edisi 10 jilid 1. Jakarta: Salemba Humanika
  6. Putri, E. I. (2013). Hubungan religiusitas dan kecenderungan pola asuh otoriter dengan perilaku prososial remaja di Pondok Pesantren Ar-Risalah, 12, 25-26. Diunduh dari http://repository.upi.edu/2764/
  7. Rosset, D. (2016). Perbedaan perilaku prososial santriwati antara pesantren modern dan tradisional.Skripsi. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang
  8. Santrock, J. W. (2012). Perkembangan masa hidup edisi 13 jilid 1. Jakarta: Penerbit Erlangga
  9. Saputra, C. T. (2016). Pengaruh empati terhadap perilaku prososial pada siswa kelas XI Kriya Kayu SMKN 1 Pacitan. Skripsi. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.