KAJIAN TEKNIS DAN EKONOMIS KAPAL IKAN TRADISIONAL 10 GT DIPERAIRAN KENDAL

*Arif Rahman  -  Program Studi S1 Teknik Perkapalan, Indonesia
Ari Wibawa Budi Santosa  -  Program Studi S1 Teknik Perkapalan, Indonesia
sarjito jokosisworo  -  Program Studi S1 Teknik Perkapalan, Indonesia
Published: .
View
Open Access
Citation Format:
Abstract

Perairan  laut  di Kabupaten  Kendal  mempunyai  kekayaan sumber daya jenis ikan dengan hasil tangkapan yang  dominan  dan  bernilai  ekonomis  tinggi salah satunya   Teri. Kebanyakan para nelayan Kendal terutama di Desa Sendangsikucing, Kecamatan Rowosari dan Kabupaten Kendal menggunakan kapal ikan 10 GT beralat tangkap mini waring. Dalam penelitian ini dimulai dengan tahapan pencarian data ukuran utama kapal yang dijadikan model untuk menghitung stabilitas kapal dan olah gerak kapal. Tahapan selanjutnya yaitu dengan mencari data biaya investasi yang meliputi biaya pembangunan kapal, biaya operasional kapal dan biaya pendapatan kapal untuk perhitungan BEP (break event point). Untuk perhitungan stabilitas yang mengacu pada aturan IMO dengan Code A.749(18) secara keseluruhan menunjukan bahwa stabilitas dari model kapal ikan ketiganya telah memenuhi standart kriteria yang ditetapkan oleh IMO. Untuk analisa Olah Gerak dari ketiga kapal tersebut yang mengalami deckwetness hanya satu  yaitu  pada kondisi rolling dengan sudut 900 nilai amplitudo paling besar.  Untuk perhitungan ekonomis biaya investasi dalam pembuatan kapal KMN.Sido Waras sebesar Rp 422.132.000,- . Keuntungan  bersih pemilik kapal pada tahun pertama 2012 Rp 317.880.000,00 dan pada tahun kedua 2013 Rp 430.000.000,-. Sehingga dapat disimpulkan BEP (modal akan kembali) pada trip ke 220 atau tahun ke 2 bulan ke 3.

Keywords: olah gerak; stabilitas; investasi; break event point

Article Metrics: