PRA PERANCANGAN KAPAL SELAM WISATA DENGAN KAPASITAS 30 PENUMPANG UNTUK WILAYAH PERAIRAN WISATA BAWAH AIR TAMAN NASIONAL BUNAKEN, MANADO

*Wahyu Adi Nugraha  -  Program Studi Teknik Perkapalan, Indonesia
Deddy Chrismianto  -  Program Studi Teknik Perkapalan, Indonesia
Ari Wibawa Budi Santosa  -  Program Studi Teknik Perkapalan, Indonesia
Published: .
View
Open Access
Citation Format:
Abstract

Taman Nasional Bunaken (TNB) yang terletak di Kota Manado merupakan tujuan wisatawan manca negara untuk menikmati keindahan terumbu karang dan kekayaan spesies laut. Untuk meningkatkan daya tarik wisatawan dan membuat semua wisatawan dapat menikmati pemandangan bawah air TNB maka perlu dirancang kapal selam wisata untuk wilayah tersebut.

Dalam penelitian ini dibahas proses perancangan kapal dengan metode Trend Curve Approach dengan menggunakan perhitungan regresi linier sederhana. Perhitungan hambatan dilakukan dengan metode CFD, perhitungan stabilitas dihitung dengan kriteria dari IMO, hidrostatik dan equilibrium dibantu dengan perangkat lunak untuk perhitungan perkapalan.

Ukuran utama yang didapat adalah LOA=16.71 m, H=5.47 m, T=2.65 m, BOA=3.43 m. Nilai hambatan kapal selam yang didapat dengan perhitungan metode CFD untuk kondisi kapal menyelam adalah 1157.9 N untuk kecepatan 5 knot. Volume Normal Surface Condition (NSC) adalah 62.22 m3 dan volume submerged adalah 66.97 m3 dan seimbang dengan perhitungan berat. Nilai KB lebih besar daripada KG sehingga equilibrium statis terpenuhi. Skenario ballast kapal dapat mengantisipasi skenario pemuatan ekstrim kapal yang ditunjukan oleh polygon equilibrium. Nilai stabilitas pada kondisi NSC memiliki nilai GZ maksimum sebesar 0.206 m pada sudut oleng 90° dan memenuhi kriteria IMO untuk max GZ dan initial GMt
Keywords: Kapal Selam Wisata; Bunaken; Regresi Linier sederhana; CFD (Computational Fluid Dynamic); Hambatan; Polygon Equilibrium

Article Metrics: