skip to main content

Analisa Kekuatan Konstruksi Pondasi Mesin Akibat Beban Statis Main Engine pada Kapal Penyeberangan 1000 GT Menggunakan Finite Element Method

*Sinatrya Xavier Andratama  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro Jl. Prof. Soedarto, SH, Kampus Undip Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Imam Pujo Mulyatno  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro Jl. Prof. Soedarto, SH, Kampus Undip Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Ari Wibawa Budi Santosa  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro Jl. Prof. Soedarto, SH, Kampus Undip Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia

Citation Format:
Abstract
KMP. BRR 1000 GT memiliki jalur pelayaran antara Pelabuhan Ulee Lheue dan Pelabuhan Balohan dengan waktu perjalanan sekitar dua hingga tiga jam. Kondisi ini menuntut agar konstruksi kapal, khususnya pondasi mesin, selalu berada dalam keadaan aman selama perjalanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur tegangan dan defleksi maksimum, membandingkan ketebalan pelat dan profil berdasarkan rules BKI, serta menghitung safety factor dari variasi konstruksi. Metode yang digunakan untuk menganalisis kekuatan struktur pondasi mesin pada KMP. BRR yang memiliki dua mesin induk adalah metode elemen hingga dengan Ansys. Validasi dilakukan melalui perhitungan mekanika teknik, material KI-A36, dan dengan error sebesar 8%. Variasi berupa tebal pelat sesuai konstruksi dan setelah modifikasi pengurangan tebal pelat engine bed. Analisis mencakup kapal berlabuh dan kapal manuver. Pembebanan diinputkan meliput gaya akibat berat mesin 48.510 N serta gearbox 15.876 N, momen dari torsi mesin utama 4.550 Nm, gaya dorong yang disebabkan oleh thrust block 100.293 N, dan tekanan hidrostatis kapal 0,025 MPa akibat berat air yang menekan lambung kapal. Hasil menunjukkan bahwa modifikasi pondasi mesin mengurangi kekuatan struktur. Pada kondisi berlabuh, tegangan maksimum meningkat dari 22,169 MPa menjadi 23,08 MPa setelah modifikasi, dan pada kondisi manuver, dari 27,756 MPa menjadi 28,276 MPa setelah modifikasi. Defleksi maksimum juga meningkat dari 0,41764 mm menjadi 0,42064 mm saat berlabuh, dan dari 0,45856 mm menjadi 0,46274 mm saat manuver. Perbandingan dengan ketebalan minimum sesuai BKI menunjukkan perbedaan tegangan 14,764 MPa pada kondisi berlabuh dan 19,201 MPa saat manuver. Safety factor terkecil untuk model sesuai konstruksi 8,5, untuk model yang tela dimodifikasi 8,3, dan untuk struktur dengan ketebalan minimum sesuai rules BKI 5.
Fulltext View|Download
Keywords: FEM, Pondasi Mesin, Kekuatan, Tegangan, Defleksi
  1. V. Grubišić, N. Vulić, and S. Sönnichsen, Structural Durability Validation of Bearing Girders. Southampton: University of Southampton, 2007
  2. F. A. Saputro, H. Yudo, and I. P. Mulyanto, “Studi Perhitungan Respon Struktur Pondasi Mesin Kapal Penyeberangan 1000 GT Akibat Pembebanan Statis,” Tek. Perkapalan, vol. 8, no. 2, pp. 167–174,
  3. Alamsyah, A. I. Wulandari, and N. R. Pamungkas, “Analisis Kekuatan Struktur Pondasi Mesin Kapal TB. Sungai Sepaku 155 GT Dengan Metode Elemen Hingga,” TRAKSI Maj. Ilm. Tek. Mesin, vol. 20, pp. 81–92, 2020, doi: https://dx.doi.org/10.26714/traksi.20.2.2020.81-92
  4. K. M. Y. Emily, P. N. A. Nugroho, and B. Herijono, “Kajian Kekuatan Struktur Pondasi Mesin Induk Harbour Tug Boat,” Mar. Sci. Technol. J., vol. 2, no. 1, pp. 1–7, 2021
  5. N. Bonita, A. W. Husodo, and H. Poernomo, “Analisis Kekuatan Dan Kelelahan Konstruksi Pondasi Mesin Kapal General Cargo 6088 Gt,” no. 2655, pp. 4–
  6. , 2023
  7. A. Trihantoro, I. P. Mulyatno, and W. Amiruddin, “Analisa Kekuatan Struktur Deck Crane Kapal Tanker 6500 DWT Menggunakan Metode Elemen Hingga,” Jurnal Teknik Perkapalan, vol. 10, no. 4. p. 52, 2022
  8. M. H. Pratama, H. Yudo, and I. P. Mulyanto, “Analisis Kekuatan Konstruksi Car Deck Kapal Penyeberangan 1000 GT Akibat Perubahan Muatan Dengan Metode Elemen Hingga,” J. Tek. Perkapalan, vol. 8, no. 3, pp. 426–434, 2020
  9. K. Dokkum, “Ship Knowledge : A Modern Encyclopedia,” Dokmar. p. 340, 2003
  10. Yanmar, Marine Diesel Engine Product Guide. Yanmar.com, 2014
  11. Biro Klasifikasi Indonesia, Rules for Hull, vol. II. 2024
  12. D. L. Logan, A First Course in the Finite Element Method, vol. IV, no. 2. 1987
  13. Biro Klasifikasi Indonesia, Rules for materials, vol. V, no. January. 2025
  14. E. P. Popov, Mechanics of Materials, vol
  15. II. 1996
  16. MAN Diesel &Turbo, Basic Principles of Ship Propulsion. 2011

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.