Analisis Kekuatan Konstruksi Graving Dock Gate Pada Dry Dock 8000 DWT

*Septyawan Bintar Saputra  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Soedarto, SH, Kampus Undip Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Ahmad Fauzan Zakki  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Soedarto, SH, Kampus Undip Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Andi Trimulyono  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Soedarto, SH, Kampus Undip Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Received: 2 May 2020; Published: 28 Jul 2020.
View
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: EN
Statistics: 34
Abstract

Floating caisson gate merupakan jenis main gate yang digunakan PT  Janata Marina Indah Unit 1.Main gate ini berfungsi  untuk menahan air laut saat  proses reparasi berlangsung pada graving dock berkapasitas 8000 DWT. Desain konstruksi yang dipakai main gate pada unit 1 merupakan modifikasi wing tank kapal tanker, sehingga kekuatan konstruksi main gate tersebut menjadi penting, mengingat fungsinya yang sangat vital pada proses reparasi kapal. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan nilai tegangan dan defleksi maksimal pada desain asli dan desain pembanding, serta mengetahui detail letak tegangan maksimum pada graving dock gate. Metode solver yang  digunakan pada penelitian ini menggunakan bantuan software berbasis metode element hingga. Validasi model dilakukan dengan menggunakan perhitungan defleksi mekanika teknik dan didapatkan nilai eror sebesar 2,83 %. Beban yang digunakan berupa beban tekan hidrostatis air laut saat kondisi perairan normal, pasang dan surut, sehingga setup beban diasumsikan ke dalam 3 kondisi dengan pembagian garis air sesuai elevasi kedalaman (h). Tegangan maksimum terjadi pada model asli dikondisi perairan pasang, dengan nilai tegangan sebesar 164.140 MPa dan defleksi sebesar 3.647 mm. Sementara pada model pembanding, tegangan dan defleksi maksimum terjadi dikondisi periaran pasang dengan nilai tegangan sebesar 132.852 MPa dan defleksi sebesar 3.411mm, dari hasil tersebut semua model main gate memenuhi persyaratan regulasi klasifikasi.

Keywords: Graving Dock, Floating Caisson Gate, Defleksi, Tegangan, Metode Element Hingga

Article Metrics:

  1. R. Heger. June 2005. “Dockmaster training manual,” Dry Dock Inc.
  2. K. Sadeghi, A. derki, and abdaala shlash. 2018. “Dry Docks: Overview Of Design And Construction,” Acad. Res. Int. vol. 9.
  3. E. J. Sasono, S. Pramono, A. T. Wandono, and others. 2018. “Dry dock gate stability modelling,” in Journal of Physics: Conference Series. vol. 983. no. 1, p. 12036.
  4. E. Cejuela, V. Negro, J. del Campo, M. Mart’in-Antón, M. Esteban, and J. López-Gutiérrez. 2018.“Recent History, Types, and Future of Modern Caisson Technology: The Way to More Sustainable Practices,” Sustainability, vol. 10. no. 11, p. 3839.
  5. K. Abdullah and B. Santosa. 2019. “Analisis Kekuatan Konstruksi Graving dock Gate Menggunakan Metode Elemen Hingga,” KAPAL J. Ilmu Pengetah. dan Teknol. Kelaut.vol. 16, no. 2, pp. 41–48.
  6. E. Setiahadi. 2016. “Analisa Fatigue Life Graving dock Gate Dengan Metode Simplified,” Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
  7. M. Bogdaniuk and Z. Górecki. 2012. “Design of Inner Gate for CRIST Shipyard Dry Dock,” Polish Marit. Res., vol. 19, no. 1, pp. 52–56.
  8. L. L. Daryl. 2007. “A first course in the finite element method,” p. C. Incl. Bibliogr. Ref. index.
  9. M. Gohlke. 2015. “Practical aspects of finite element simulation,” Altair Eng.
  10. B. Budianto. 2018. “Strength Structure Analysis of Main Gate Graving dock Using Pontoons for Condition Repairs,” Makara J. Technol., vol. 22, no. 2, pp. 109–114.
  11. A. Ansys Mechanical. 2017. “Structural Analysis Guide,” Ansys Inc