Perancangan Desain Propeller Floating Fuel Station Berbasis B-Series dengan Variasi Sudut Rake dan Sudut Skew Menggunakan Metode CFD

*Muhammad Azizul Hakim  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Ahmad Fauzan Zakki  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Berlian Arswendo  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 15 Apr 2020; Published: 29 Jul 2020.
View
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Statistics: 32
Abstract

Floating fuel station solusi yang tepat untuk memudahkan akses bahan bakar bagi wilayah yang susah menjangkau SPBU. Floating fuel station ini dirancang dengan sistem propulsi untuk memudahkan dalam beroperasi. Berdasarkan hasil perhitungan tahanan dipilihlah propeller dengan jenis B-Series tipe B4-40 untuk dianalisis, sedangkan variasi yang dilakukan dalam perancangan ini adalah variasi sudut rake dan sudut skew untuk menentukan propeller mana yang memiliki performa yang paling optimal. Dari 16 model yang dianalisis didapatkan hasil berupa propeller dengan variasi sudut rake 15° skew 10° memiliki nilai thrust paling tinggi sebesar 32,591 KN. Propeller dengan variasi sudut rake 0° skew 40° memiliki nilai torque paling rendah sebesar 3,417 KN.m. Nilai efficiency terbesar terjadi pada propeller dengan variasi sudut rake 0° sudut skew 30° sebesar 43,36%. Propeller yang menghasilkan performa paling besar untuk floating fuel station ini adalah propeller dengan variasi sudut rake 0° sudut skew 30° dikarenakan memiliki nilai efisiensi terbesar.

Keywords: Propeller; B-Series; Skew; Rake; Thrust

Article Metrics:

  1. D. K. Indonesia, Evaluasi Kebijakan Dalam Rangka Implementasi Konvensi Hukum Laut Internasional (UNCLOS 1982) di Indonesia. Jakarta: Departemen Kelautan dan Perikanan, 2008.
  2. E. S. Hadi, I. P. Mulyatno, and A. W. B. Santosa, “Pemberdayaan Kelompok Nelayan Tangkap Tradisional Di Kawasan Pesisir Pantai Moro Demak Dalam Uapaya Peningkatan Produksi Dan Penghematan Bbm,” Kapal, vol. 12, no. 3, pp. 151–157, 2015, doi: 10.12777/kpl.12.3.151-157
  3. S. Nugraha, E. S. Hadi, and B. A. Adietya, “Studi Perancangan Floating Fuel Station Untuk Memenuhi Kebutuhan Bahan Bakar Masyarakat Nelayan Pesisir Di Kabupaten Demak,” Kapal J. Ilmu Pengetah. dan Teknol. Kelaut., vol. 15, no. 2, pp. 51–61, 2018, doi: 10.14710/kpl.v15i2.19105
  4. B. T. Kurniawan, E. B. Djatmiko, and M. Murtedjo, “Perancangan Propeler Self-Propelled Barge,” J. Tek. ITS, vol. 2, no. 1, 2013, doi: 10.12962/j23373539.v2i1.3142
  5. B. A. Adietya, A. Zakky, and A. Windyandari, “Comparative Analysis of B-Series, Au-Outline Gawn Series and Kaplan Series Propeller on Trimaran Ship using Computational Fluid Dynamics Method,” Int. J. Appl. Eng. Res., vol. 13, no. 6, pp. 4067–4075, 2018.
  6. R. Wiaminaddin, I. Arief, and Amiadji, “Analisis pengaruh skew angle terhadap performa propeller dengan pendekatan CFD,” Digit. Libr. Inst. Teknol. Sepuluh Nop., 2011.
  7. H. Ghassemi, “The effect of wake flow and skew angle on the ship propeller performance,” Sci. Iran., vol. 16, no. 2 B, pp. 149–158, 2009.
  8. B. Vidiarto, A. Zakki, and E. Hadi, “Analisis Pengaruh Penambahan Tip Winglet dan Variasi Sudut Rake,” J. Tek. Perkapalan, vol. 8, no. 1, pp. 1–10, 2019.
  9. P. Manik, Buku Ajar Propulsi Kapal. Semarang: Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Universitas Diponegoro, 2008.
  10. M. M. Bernitsas, D. Ray, and P. Kinley, Kt, Kq and Efficiency curves for the wageningen B-Series Propellers. University of Michigan, 1981.