Pengaruh Kuat Arus Listrik dan Travelling Speed terhadap Kekuatan Impact Alumunium 6061 Pengelasan Gas Tungsten ArchWelding (GTAW) dengan Gas Pelindung Argon

Received: 24 Jul 2019; Published: 6 Sep 2019.
View
Open Access
Citation Format:
Abstract

Pengelasan aluminium 6061 dilakukan dengan proses GTAW (Gas Tungsten Arch Welding) menggunakan gas pelindung argon berjenis sambungan pengelasan single v-butt joint dengan variasi kuat arus dan travelling speed. Dari hasil pengujian variasi kuat arus 150 Amp diperoleh nilai impact sebesar 0,130 J/mm2 pada travelling speed 10 cm/menit dan 0,115 J/mm2 pada travelling speed 15 cm/menit. Dari variasi kuat arus 170 Amp, diperoleh nilai impact sebesar 0,095 J/mm2 pada travelling speed 10 cm/menit dan 0,065 J/mm2 pada travelling speed 15 cm/menit . Dari variasi kuat arus 200 Amp, diperoleh nilai impact sebesar 0,090 J/mm2 pada travelling speed 10 cm/menit dan 0,053 J/mm2. Dari data tersbuat, diperoleh kekuatan impact yang tertinggi dan optimal terjadi pada kuat arus 150 Amp dengan  travelling speed 10 cm/menit yaitu sebesar 0,130 J/mm2. Sedangkan kekuatan impact terendah ada pada kuat arus 200 Amp dengan travelling speed 15 cm/menit yaitu sebesar 0,090 J/mm2. Kekuatan impact dari kuat arus 150 Amp ke 200 Amp mengalami penurunan pada setiap kecepatan lasnnya. Data tersebut diperkuat dengan adanya analisa hasil patahan dari foto makro yang menunjukan bahwa pada kuat arus 150 Amp merupakan patahan yang lebih ulet dibandingkan pada 170 Amp dan 200 Amp.

[1]       Darsin, M., H. Sutjahjono, and A. Hadi. 2013. Mechanical Properties and Micro Structure of Aluminum Alloys [Al-Mg-Si] as Results of Variation Time in Friction Welding.

[2]       Sari, N. H. 2018. Material Teknik. Deepublish, Yogyakarta.

[3]       Nurhafid, Aji. 2017. Analisa Pengaruh Perbedaan Feed Rate Terhadap Kekuatan Tarik dan Impak Aluminium 6061 Metode Pengelasan Friction Stir Welding. Jurnal Teknik Perkapalan, 5(2), 473-481.

[4]       Adrian, Y. 2012. Analisis Peningkatan Penetrasi Pengelasan Tungsten Inert Gas (TIG) pada Material Stainless Steel dengan Memanfaatkan Medan Elektromagnetik. Skripsi, Universitas Indonesia.

[5]       Putra, R. P., S. Jokosisworo, dan Kiryanto. 2016. Pengaruh Arus Listrik dan Temperatur terhadap Kekuatan Tarik dan Impact  Alumunium 5083 Pengelasan GMAW (Gas Metal ArcWelding). Jurnal Teknik Perkapalan, 4(1), 152 – 161.

[6]       Jokosisworo, S. 1995. Pengaruh Besar Arus Listrik dan Kecepatan Pengelasan Terhadap Sifat Mekanis Pelat Baja Kapal Hasil Pengelasan Submerged Arc Welding. Universitas Indonesia.

[7]       Adam, A. R., S. Jokosisworo, dan Samuel. 2016. Pengaruh Kuat Arus Listrik, Temperatur dan Variasi Sudut Kampuh terhadap Kekuatan Impact Alumunium 5083 Pengelasan GTAW dengan Gas Pelindung Helium. Jurnal Teknik Perkapalan, 4(1), 297 – 305.

[8]       Passalbessy, V., S. Jokosisworo, dan Samuel. 2015. Pengaruh Besar Arus Listrik dan Kecepatan Las Terhadap Kekuatan Tarik Alumunium 5083 Pengelasan TIG (Tungsten Inert Gas). Jurnal Teknik Perkapalan, 3(4), 337 – 345.

[9]       Titahgusti, M. I., S. Jokosisworo, dan U. Budiarto. 2018. Anaslisa Perbandingan Kekuatan Tarik, Impak, dan Mikrografi pada Sambunngan Las Alumunium 6061 Terhadap Pengelasan TIG (Tungsten Inert Gas) dan MIG (Metal Inert Gas). Jurnal Teknik Perkapalan, 3(6).

[10]   Surdia, T. dan S. Saito. 1999. Pengetahuan Bahan Teknik. Pradnya, Jakarta.

[11]   Wiryosumarto, H. dan T. Okumura. 2000. Teknologi Pengelasan Logam. Pradnya Paramita, Jakarta.

[12]   O’Brien, R. L. 2003. Welding Handbook, Volume 2 – Welding Processes. American Welding Society, Miami.

[13]   Sunaryo, Hery. 2008. Teknik Pengelasan Kapal Jilid 1 untuk Sekolah Menegah Kejuruan. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, Jakarta.

[14]   Yudo, H., dan I. P. Mulyanto. 2008. Pengaruh Penggunaan Gas Pelindung Argon Grade A dan Grade C Terhadap Kekuatan Tarik  Lasan  Sambungan Butt Pada  Material Kapal Aluminium 5083. Jurnal KAPAL, 5(3), 181 – 190.

[15]   Pasalbessy, V., S. Jokosisworo, dan Samuel. Pengaruh Besar Arus Listrik dan Kecepatan Las terhadap Kekuatan Tarik Alumunium 5083 Pengelasan TIG (Tungsten Inert Gas). Jurnal Teknik Perkapalan, 3(4), 336 – 345.

[16]   ASTM E23. 2009. Standard Specification for Aluminum and Aluminum-Alloy Sheet and Plate. USA.

Keywords: Alumunium 6061, Pengelasan TIG, Kekuatan Impact, Kuat Arus, Travelling Speed

Article Metrics:

  1. Darsin, M., H. Sutjahjono, and A. Hadi. 2013. Mechanical Properties and Micro Structure of Aluminum Alloys [Al-Mg-Si] as Results of Variation Time in Friction Welding.
  2. Sari, N. H. 2018. Material Teknik. Deepublish, Yogyakarta.
  3. Nurhafid, Aji. 2017. Analisa Pengaruh Perbedaan Feed Rate Terhadap Kekuatan Tarik dan Impak Aluminium 6061 Metode Pengelasan Friction Stir Welding. Jurnal Teknik Perkapalan, 5(2), 473-481.
  4. Adrian, Y. 2012. Analisis Peningkatan Penetrasi Pengelasan Tungsten Inert Gas (TIG) pada Material Stainless Steel dengan Memanfaatkan Medan Elektromagnetik. Skripsi, Universitas Indonesia.
  5. Putra, R. P., S. Jokosisworo, dan Kiryanto. 2016. Pengaruh Arus Listrik dan Temperatur terhadap Kekuatan Tarik dan Impact Alumunium 5083 Pengelasan GMAW (Gas Metal ArcWelding). Jurnal Teknik Perkapalan, 4(1), 152 – 161.
  6. Jokosisworo, S. 1995. Pengaruh Besar Arus Listrik dan Kecepatan Pengelasan Terhadap Sifat Mekanis Pelat Baja Kapal Hasil Pengelasan Submerged Arc Welding. Universitas Indonesia.
  7. Adam, A. R., S. Jokosisworo, dan Samuel. 2016. Pengaruh Kuat Arus Listrik, Temperatur dan Variasi Sudut Kampuh terhadap Kekuatan Impact Alumunium 5083 Pengelasan GTAW dengan Gas Pelindung Helium. Jurnal Teknik Perkapalan, 4(1), 297 – 305.
  8. Passalbessy, V., S. Jokosisworo, dan Samuel. 2015. Pengaruh Besar Arus Listrik dan Kecepatan Las Terhadap Kekuatan Tarik Alumunium 5083 Pengelasan TIG (Tungsten Inert Gas). Jurnal Teknik Perkapalan, 3(4), 337 – 345.
  9. Titahgusti, M. I., S. Jokosisworo, dan U. Budiarto. 2018. Anaslisa Perbandingan Kekuatan Tarik, Impak, dan Mikrografi pada Sambunngan Las Alumunium 6061 Terhadap Pengelasan TIG (Tungsten Inert Gas) dan MIG (Metal Inert Gas). Jurnal Teknik Perkapalan, 3(6).
  10. Surdia, T. dan S. Saito. 1999. Pengetahuan Bahan Teknik. Pradnya, Jakarta.
  11. Wiryosumarto, H. dan T. Okumura. 2000. Teknologi Pengelasan Logam. Pradnya Paramita, Jakarta.
  12. O’Brien, R. L. 2003. Welding Handbook, Volume 2 – Welding Processes. American Welding Society, Miami.
  13. Sunaryo, Hery. 2008. Teknik Pengelasan Kapal Jilid 1 untuk Sekolah Menegah Kejuruan. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, Jakarta.
  14. Yudo, H., dan I. P. Mulyanto. 2008. Pengaruh Penggunaan Gas Pelindung Argon Grade A dan Grade C Terhadap Kekuatan Tarik Lasan Sambungan Butt Pada Material Kapal Aluminium 5083. Jurnal KAPAL, 5(3), 181 – 190.
  15. Pasalbessy, V., S. Jokosisworo, dan Samuel. Pengaruh Besar Arus Listrik dan Kecepatan Las terhadap Kekuatan Tarik Alumunium 5083 Pengelasan TIG (Tungsten Inert Gas). Jurnal Teknik Perkapalan, 3(4), 336 – 345.
  16. ASTM E23. 2009. Standard Specification for Aluminum and Aluminum-Alloy Sheet and Plate. USA.