Analisa Pengaruh Sudut Serang (Angle of Attack) Foil dan Sudut Defleksi Trailing Edge Flap terhadap Gaya Angkat dan Hambatan Kapal Hydrofoil Katamaran

*Ivel Afra Sevira  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Parlindungan Manik  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Untung Budiarto  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 26 Jun 2018; Published: 6 Sep 2019.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: IN
Statistics: 56
Abstract

Hambatan kapal merupakan gaya yang arahnya berlawanan dengan arah laju kapal [7]. Kapal didesain sedemikian rupa sehingga meminimalisir nilai hambatannya. Pada penelitian sebelumya menambahkan hydrofoil pada lambung kapal telah berhasil mengurangi nilai hambatan kapal. Menambahkan flap pada kemudi untuk menambah gaya angkat juga sudah pernah berhasil dilakukan. Pada penelitian ini mengkaji tentang pengaruh nilai sudut serang foil dan sudut defleksi trailing edge flap pada kapal hydrofoil katamaran terhadap gaya angkat dan hambatan kapal hydrofoil katamaran yang bertujuan untuk mendapatkan variasi model yang paling banyak mengurangi nilai hambatan. Analisa ini dilakukan dengan menggunakan program komputer berbasis Computational Fluid Dynamics (CFD), yaitu Tdyn. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari delapan model variasi, tujuh diantaranya mampu menurunkan nilai hambatan total KMP.CATAMARAN. Model dengan sudut serang foil sebesar 3° dan sudut defleksi trailing flap sebesar 3°menjadi model terbaik karena mampu menurunkan nilai hambatan total KMP.CATAMARAN sebanyak 31,35% pada kecepatan maksimum.

Keywords: Hambatan Kapal; Hydrofoil; Trailing Edge Flap; Angle of Attack; Computational Fluid Dynamics

Article Metrics:

  1. Faltinsen, Odd M. 2005. Hydrodynamics of High-Speed Marine Vehicles. New York: Cambridge University Press.
  2. Migeotte, G. dan Kornev, N. 2004. Development of Modern Hydrofoil-Assisted Multi-Hulls. China International Boat Show &HPMV Conference. 25-26 Maret 2004, China. 1-11.
  3. Abbott I.R. and Von Doenhoff A.E. 1959. Theory of Wing Sections: Including a Summary of Airfoil Data. New York: Dover Publications, Inc.
  4. A.S. Slamet ., Suastika, Ketut. 2012. Kajian Eksperimental Pengaruh Posisi Perletakan Hydrofoil Pendukung Terhadap Hambatan Kapal. Surabaya: Jurusan Teknik Perkapalan Fakultas Teknologi Kelauatan Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
  5. M. Salas, R.Luco, P.K Sahoo, etc. 2015 Experimental and CFD Resistance Calculation of a Small Fast Catamaran.
  6. Rameswar Bhattacharyya. 1978. Dynamics of Marine Vehicles. New York : John Wiley & Sons.
  7. A. F. Molland, S. R. Turnock, and D. A. Hudson, Ship Resistance and Propulsion. 2011.
  8. Kusuma, Muhammad Rizki Darmawan Adi dkk. 2017. Pengaruh Posisi Foil Terhadap Gaya Angkat dan Hambatan Kapal Katamaran. Semarang: Departemen Teknik Perkapalan Fakultas Teknik Universitas Diponegoro.
  9. Shingunov, V. and Papanikolaou, A. 2015. Criteria for Minimum Powering and Maneuverability in Adverse Weather Condition. Journal of Ship Technology Research, Vol. 62, pp. 140-147.
  10. Kerwin, J. E., Mandel, P., Lewis, S. D. 1972. “An Experiments Study of a Series of Flapped Rudders”, J. of Ship Research, pp. 221-239.
  11. Rawson K. J. And Tupper E. C. 2001. Basic Ship Theory Volume 2. Oxford: Longman Group