Studi Perancangan Bus Air Tipe Katamaran Kapasitas 100 Orang Penumpang Untuk Menunjang Pariwisata Di Danau Toba

*Wesly M Napitu  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Parlindungan Manik  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
K. Kiryanto  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: .
View
Open Access
Citation Format:
Abstract

Danau toba merupakan salah satu danau terbesar dan terluas di dunia dan mempunyai berbagai jenis potensi wisata yang dapat di explore, dengan begitu besarnya potensi wisata yang dimiliki oleh Danau Toba ini terutama dari segi wisata perairannya, tetapi dari sisi infrastruktur penunjang yang mendukung para wisatawan kurang diperhatikan seperti alat transportasi air yaitu kapal pariwisata yang dapat digunakan wisatawan untuk menikmati keindahaan Danau Toba masih sangat terbatas, hanya speed boat dengan kapasitas 8-10 orang saja dan hanya mengarungi seabahagian pesisir Danau Toba, maka pembangunan kapal pariwisata dengan model katamaran berkapasitas 100 orang akan sangat mendukung wisatawan lokal maupun mancanegara tersebut dan dapat meningkatkan kenyamanan wisatawan sehingga pendapatan daerah maupun masyarakat semakin meningkat. Dalam melaksanakan penelitian ini dilakukan beberapa tahapan perancangan yaitu perhitungan ukuran utama, membuat rencana garis, rencana umum, analisa hidrostatik, stabilitas kapal dan analisis olah gerak kapal. Serta pemilihan peralatan kapal dan motor induk berdasarkan hasil perhitungan daya motor sesuai dengan hambatan yang dialami kapal. Hasil perancangan kapal katamaran bus air ini didapatkan ukuran utama kapal LOA = 22.40 m, m, T = 1.1 m, H = 2.6 m, B = 6.9 m, Bl = 1,75 m . Dari hasil hidrostatik, kapal katamaran multifungsi Tao Toba mempunyai displacement = 51.51 ton, Cb = 0.59, LCB = 9.573 m. Pada tinjauan stabilitas, hasil menunjukkan kapal multifungsi mempunyai stabilitas yang stabil titik M berada diatas titik G pada semua kondisi. Pada tinjauan olah gerak, kapal katamaran multifungsi memiliki olah gerak yang baik terbukti tidak terjadi deck wetness. Kemudian pada hasil gambar rencana umum, kapal katamaran multifungsi memiliki space yang cukup untuk menata tempat duduk penumpang, peralatan keselamatan, peralatan komunikasi dan navigasi. Hambatan yang dialami kapal multifungsi 20 knots (efisiensi 65%) sebesar 27,00 kN dan membutuhkan daya mesin induk 261 HP.

Keywords: multifungsi; katamaran; danau toba; Bus Air

Article Metrics:

  1. BMKG Provinsi Sumatera Utara, 2010, Letak Geografis Danau Toba., Samosir
  2. Effendy Junaedy, 2006, “Analisa Teknis Perancangan Kapal Patroli Cepat Dengan Bentuk Hull Katamaran”, Tugas Akhir-LK 1347, ITS Surabaya.
  3. Moh. Nurdin, 2016, “Studi Perancangan Kapal Pariwisata Tipe Katamaran Sistem Hybrid Dengan Kombinasi Diesel Engine Dan Motor Listrik Untuk Menunjang Pariwisata Di Pantai Gunung Kidul Yogyakarta.”, Tugas Akhir, UNDIP
  4. Perwira Airlangga M, 2007, ”Perbandingan Perencanaan Kapal Katamaran dan Monohull Sebagai Kapal Riset Di Perairan KarimunJawa” ,Tugas Akhir-LK 1347, ITS Surabaya.
  5. V. Dubrousky, 2001, ” Multi Hull Ships “, Backtone Publishing Company, USA.
  6. Parsons, Michael G., 2003, “Ship Design and Construction Volume II”. Jersey City : The Society of Naval Architect and Marine Engineering