skip to main content

HUBUNGAN ANEMIA SELAMA HAMIL DENGAN BERAT BADAN LAHIR BAYI

*Latifa Khairunnisa  -  , Indonesia
Putri Sekar Wiyati  -  , Indonesia
Dea Amarilisa Adespin  -  , Indonesia

Citation Format:
Abstract

Latar Belakang Anemia selama hamil memberi pengaruh kepada ibu maupun janin yang dikandungnya. Janin dapat mengalami gangguan pertumbuhan intrauterin sehingga dapat meningkatkan risiko terjadinya Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR). Sedangkan, ibu dapat mengalami peningkatan risiko perdarahan sebelum dan pada saat persalinan. Bahkan anemia dapat menyebabkan kematian ibu dan bayinya apabila ibu menderita anemia berat. Tujuan Menganalisis hubungan anemia selama hamil dengan berat badan lahir bayi di 6 puskesmas di Kota Semarang. Metode Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Subjek penelitian diambil dengan cara random sampling dari 6 wilayah puskesmas di Kota Semarang selama bulan Januari – Desember 2017 yang mengikuti penelitian 1000 HPK. Peneliti mengambil data dari buku KIA. Uji hipotesis dianalisis dengan uji Chi Square dan pembacaan dengan Fisher. Signifikansi apabila p < 0,05.  Hasil Terdapat 72 subjek penelitian yang memenuhi kriteria inklusi, 25 diantaranya mengalami anemia selama hamil dengan angka kejadian tertinggi pada kehamilan trimester III. Satu subjek penelitian melahirkan dengan berat badan lahir bayi kurang dari 2500 gram. Berdasarkan hasil uji Chi Square, nilai p pada analisa hubungan anemia selama hamil dengan berat badan lahir bayi adalah 1,000 (p > 0,05) yang menunjukan hubungan yang tidak signifikan. Kesimpulan Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara anemia selama hamil dengan berat badan lahir bayi.

Kata Kunci Anemia selama hamil, berat badan lahir bayi.

Fulltext View|Download
Keywords: Anemia selama hamil, berat badan lahir bayi.

Article Metrics:

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.