skip to main content

VALUASI EKONOMI PEMANFAATAN EKOSISTEM MANGROVE DI KELURAHAN KANDANG PANJANG KOTA PEKALONGAN PROVINSI JAWA TENGAH Economic Valuation of Mangrove Ecosystem Utilization in Kandang Panjang Village, Pekalongan City, Central Java Province

Progam Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Departemen Sumberdaya Akuatik, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia

Published: .
Open Access Copyright (c) 2019 Management of Aquatic Resources Journal under http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0.

Citation Format:
Abstract
ABSTRAK

 

Ekosistem mangrove sebagai salah satu ekosistem di kawasan pesisir memiliki peran penting dalam aspek ekologi dan ekonomi. Ekosistem mangrove yang terletak di Kelurahan Kandang Panjang memiliki luas lahan 60 ha. Mengingat pentingnya peranan ekosistem mangrove tersebut maka diperlukan suatu kajian yang mampu mengestimasi besarnya nilai sumberdaya pada ekosistem mangrove dengan valuasi ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung nilai ekonomi manfaat langsung, manfaat tidak langsung, manfaat pilihan dan nilai ekonomi total pemanfaatan ekosistem mangrove. Metode analisis yang digunakan yaitu travel cost method, market price method, replacement cost method dan benefit transfer method. Nilai ekonomi manfaat langsung ekosistem mangrove di Kelurahan Kandang Panjang, meliputi: a) ekowisata; b) perikanan tangkap dan c) perikanan budidaya dengan total nilai Rp. 6.824.069.600,00 per tahun. Nilai ekonomi manfaat tidak langsung ekosistem mangrove di Kelurahan Kandang Panjang, meliputi: a) penahan abrasi dan b) tempat mencari makan (feeding ground), tempat pengasuhan (nursery ground) dan tempat pemijahan (spawning ground) dengan total nilai Rp. 886.842.900,00 per tahun. Nilai ekonomi manfaat pilihan ekosistem mangrove di Kelurahan Kandang Panjang, meliputi nilai biodiversitas dengan total nilai Rp. 224.084.000,00 per tahun. Nilai ekonomi total pemanfaatan ekosistem mangrove di Kelurahan Kandang Panjang dengan total nilai Rp. 7.934.996.500,00 per tahun.

 

ABSTRACT

 

Mangrove ecosystem as an ecosystem in coastal area with has an important role in ecologic and economic aspects. The mangrove ecosystem which is located in Kandang Panjang Village has 60 hectares area. Considering the important role of the mangrove ecosystem, there should be a study which is able to estimate the amount of resources value in mangrove ecosystem with economic valuation. The aims of this study is calculating the value of a direct economic benefits, an indirect economic benefits, an economic benefits of choice and a total economic benefit of the utilization of mangrove. An analytical method used in this study are travel cost method, market price method, replacement cost method and benefit transfer method. The direct economic benefits of mangrove ecosystem in Kandang Panjang Village, include: a) ecotourism b) catching fish and c) aquaculture with a total value of Rp. 6,824,069,600.00 per year. The indirect economic benefits of mangrove ecosystem in Kandang Panjang Village, includes: a) abrasion resistance and b) feeding ground, nursery ground and spawning ground with a total value of Rp. 886,842,900.00 per year. The economic value of choice of mangrove ecosystem in Kandang Panjang Village, includes: biodiversity value with a total value of Rp. 224,084,000.00 per year. The total economic value of the utilization of mangrove ecosystem in Kandang Panjang Village with a total value of Rp. 7,934,996,500.00 per year.

Fulltext View|Download
Keywords: Mangrove, Kelurahan Kandang Panjang Pekalongan, Valuasi Ekonomi

Article Metrics:

  1. Ariftia, R.I., R. Qurniati dan S. Herwanti. 2014. Total Economic Value of Mangrove Forest in Margasari Village Sub District of Labuhan Maringgai District of Lampung Timur. Jurnal Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Lampung., 2(3) : 19-28
  2. Ario, R., P. Subardjo dan g. Handoyo. 2015. Analisis Kerusakan Mangrove di Pusat Restorasi dan Pembelajaran Mangrove (PRPM), Kota Pekalongan. Jurnal Kelautan Tropis., 18(2) : 64-69
  3. Kurniawati dan Pangaribowo, N. D. Dan E. H. Pangaribowo. 2016. Valuasi Ekonomi Ekosistem Mangrove di Desa Karangsong Indramayu. Jurnal Bumi Indonesia., 6(2) : 1-12
  4. Kusumastanto, Tridoyo. 2002. Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan. Program Studi Pengelolaan Pesisir dan Laut. Program Studi Pascasarjana. Bogor. IPB
  5. Prasetiyo, D. E., F. Zulfikar., Shinta dan I. Zulkarnaini. 2016. Valuasi Ekonomi Hutan Mangrove di Pulau Untung Jawa Kepulauan Seribu: Studi Konservasi Berbasis Green Economy. Omni Akuatika., 12(1) : 48- 54
  6. Prayogi, H., D.Wijayanto dan N. Raysina. 2017. Kajian Valuasi Ekonomi Hutan Mangrove di Desa Pantai Mekar, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi. Prosiding Seminar Nasional Hasil-Hasil Penelitian Perikanan dan Kelautan ke-VI Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan – Pusat Kajian Mitigasi Bencana dan Rehabilitasi Pesisir. Universitas Diponegoro, Semarang
  7. Purnamawati, A. D., S.W. Saputra dan D. Wijayanto. 2015. Nilai Ekonomi Hutan Mangrove di Desa Mojo Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang. Diponegoro Journal of Maquares., 4(3) : 204-213
  8. Qodrina, L., R. Hamidy dan Zulkarnaini. 2012. Valuasi Ekonomi Hutan Mangrove di Desa Teluk Pambang Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau. Jurnal Ilmu Lingkungan., 6(2): 93-98
  9. Ruitenbeek, H. J. 1992. Mangrove An Economic Analisis of Management Option with A Focus in Bintuni Bay, Irian Jaya. Environmental Mangrove Development In Indonesia Project (EMDI). Report No.8, Jakarta
  10. Sarastika, T. 2017. Pengelolaan Jasa Ekosistem Mangrove Berdasarkan Persepsi Masyarakat dalam Pengurangan Risiko Bencana di Wilayah Pesisir Kota Pekalongan
  11. Setiyowati, D., Supriharyono dan I.Triarso. 2016. Valuasi Ekonomi Sumberdaya Mangrove di Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang. Saintek Perikanan., 12(1): 67-74
  12. Siburian, R. dan J.Haba. 2016. Konservasi Mangrove dan Kesejahteraan Masyarakat. Yayasan Pustaka Obor Indonesia. Jakarta
  13. Tarigan,M.S. 2007. Perubahan Garis Pantai di Wilayah Pesisir Perairan Cisadane, Provinsi Banten. MAKARA, SAINS., 1(6): 49-55

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.