skip to main content

DESAIN MESIN FORMING ULTRA HIGH MOLECULAR WEIGHT

*Adrian Siregar  -  Department of Mechanical Engineering, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Susilo Adi Widyanto  -  Department of Mechanical Engineering, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Paryanto Paryanto  -  Department of Mechanical Engineering, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Pada proses thermoforming, penggunaan udara bertekanan semakin berkembang dari waktu ke waktu. Alasannya adalah karena kebutuhan masyarakat seperti kebutuhan sehari-hari sangat dibutuhkan untuk kebutuhan aktivitas sehari-hari, seperti terbuat pada material UHMW. Penelitian ini berfokus pada proses pengujian kinerja dari silinder pneumatik dengan menggunakan material Ultra High Molecular Weight Polyethylene-1000. Tujuan utama dari pengujian ini adalah untuk menguji efisiensi dan efektivitas dari sistem piston yang bergerak pada silinder pneumatik yang digunakan pada proses penekanan sebagai alat tekan guna untuk membentuk wadah yang sesuai diinginkan selama proses thermoforming. Perancangan pada sistem pneumatik juga sudah berkembang pesat, sehingga tidak lagi dilakukan secara manual melainkan dapat dilakukan dengan bantuan perangkat lunak, seperti kompitasi dan simulasi. Penggunaan perangkat lunak ini lebih cepat dan mudah dalam proses thermoforming. Sistem pneumatik adalah alat yang menggunakan udara sebagai sumber energi, komponen yang diperlukan dalam sistem pneumatik, yaitu kompresor udara atau unit penyuplai udara, unit pengolahan udara (filter, regulator, dan lubrication), unit pengatur atau katup yang paling utama adalah silinder pneumatik yang berfungsi sebagai alat yang dapat mengubah energi udara bertekanan menjadi energi mekanik (gerak linear batang silinder). Implementasi pada sistem pneumatik sudah terbukti lebih efektif di beberapa perusahaan industri besar, seperti Automated Production Equipment, Sorting System, Emergency Breaks, dll. Dengan demikian, sistem pneumatik sangat direkomendasikan untuk aplikasi industri maupun manufaktur dalam proses thermoforming UHMW. Sehingga, proses thermoforming pada sistem pneumatik sangat dibutuhkan untuk menciptakan berbagai produk yang dapat menunjang kebutuhan konsumen.

Fulltext View|Download
Keywords: silinder pneumatik; thermoforming; uhmw
  1. Afrimianto, H. (2013). Perancangan Dan Inovasi Pembuatan Loker Dengan Metode PAHL dan BEITZ Secara Ergonomi. Skripsi, Jurusan Teknik Industri. Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur
  2. Amalia, R. (2016). Pengaruh Penerapan E-Filling Terhadap Tingkat Sistem Pneumatik Sebagai Variabel Pembentukan. Jurnal Ilmiah 15, hal. 65-77
  3. Chao-Chieh Lan. (2010). Modeling and Design of Air Vane Motors for Minimal Torque Ripples. Journal of Mechanical Design. National Cheng Kung University, Republic of China
  4. Dvoak, L. (2016). Calculation of Parameters and Mathematical Model of Rotari Air Motor. EPJ Web of Conferences 143. Technical University of Ostrava, Faculty of Mechanical Engineering, Departement of Hydrodynamics and Hydraulic Equipment, Czech Republic
  5. Fahmi, M., Wahyudi, dan B. Riyanta. (2017). Perencanaan dan Pembuatan Alat Pelipat Baju dengan Sistem Elektro Pneumatik dan PLC untuk Industri dan Manufaktur Konveksi. Jurnal Material dan Proses Manufaktur 1(2), hal. 46-55
  6. Hakim, L. (2009). Analisa Sistem Pneumatik untuk Penggerak Alat Panen Kelapa Sawit. Jurnal Aptek 1(1), hal. 23-34
  7. Krist, Thomas, dan D. Ginting. (1993). Dasar Pneumati: Prinsip Dasar Perhitungan Komponen Pneumatik, Jakarta: Erlangga, hal. 10-210
  8. Naveenkumar, C. (2018). Design, Fabrication, and Simulation of Compressed Air Hybrid Vehicle. International Research. Journal of Engineering and Energy (IRJET) 5(2), HAL. 182-188
  9. Nugraha, S. N. (2011). Sistem Pemindahan Tenaga Pada Sepeda Penggerak Motor, Yogyakarta: PT. Skripna Media Creative
  10. Said, H. (2012). Aplikasi PLC dan Sistem Pneumatik pada Manufaktur Industri. Yogyakarta: CV. Andi Offset
  11. Setyono, B. Dkk. (2019). Desain Dan Analisis Performansi Sistem Penggerak Purwarupa Kendaraan Hybrid Bertenaga Udara dan Listrik “Bed 18” Menggunakan “Seoth Yoke Mechanism”, IPTEK Journal, 23(1), hal 301
  12. Ruqing Sumbodo, W., Setiatno, R., & Poedjiono, S. (2017). Pneumatik dan Hidrolik, Teknik Industri 2(2), hal. 98-136

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.