skip to main content

PENILAIAN RISIKO DAN PERENCANAAN INSPEKSI PADA PIPA LEPAS PANTAI BERDASARKAN METODE RISK BASED INSPECTION (RBI)

*Raka Sukma Bramantya  -  Department of Mechanical Engineering, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Gunawan Dwi Haryadi  -  Department of Mechanical Engineering, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Yusuf Umardani  -  Department of Mechanical Engineering, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Perpipaan adalah salah satu metode yang paling praktis dan terjangkau untuk transportasi minyak dan gas. Akibatnya, masalah kegagalan pipa semakin banyak terjadi. Faktor ekonomis dan lingkungan serta kehidupan manusia menjadi pertimbangan untuk melibatkan masalah saat ini sebagai integritas struktural dan standar keamanan. Oleh karena itu, keandalan integritas struktural dan keamanan jaringan pipa minyak dan gas dalam berbagai kondisi termasuk adanya cacat harus dievaluasi secara seksama. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui laju korosi, remaining life time dan risk level serta merekomendasikan penyusunan prioritas inspeksi pada instrumen pipa gas lurus (inlet automatic valve KP-20 Ø 14”), pipa Gas Lurus (Outlet Automatic Shutdown Valve KP-20 Ø 14”) dan sambungan Tee (KP-20 Ø 14”) pada Stasiun Gas KP-20, Blora, Jawa Tengah milik salah satu perusahaan distributor gas alam untuk pembangkit listrik menggunakan metode Risk-Based Inspection menggunakan standard API 581 dengan bantuan software hitung Microsoft Excel.

Hasil dari penelitian ini adalah langkah-langkah menentukan Risk Level pada setiap instrumen menggunakan metode Risk-Based Inspection standard API 581 dan hasil berikutnya adalah merekomendasikan perencanaan inspeksi yang efektif berdasarkan Risk Level dan Remaining Life Time.

Fulltext View|Download
Keywords: pipa gas; remaining life time; risiko; risk level; risk-based inspection
  1. Pluvinage, G. dan Elwany, M.H., 2013. Safety, Reliability and Risk Associated with Water, Oil and Gas Pipelines, Vol. 53, Springer., pp. 1689-1699
  2. Bai, Y. and Bai, Q., 2005. Subsea pipelines and risers. 1st ed. MA, USA: Elsevier Science
  3. Soegiono. 2007., Pipa laut, (Airlangga university surabaya)
  4. Tanaka, S., Okada, Y. and Ichikawa, Y.2005., Offshore drilling and production equipment, Civil Engineering - Encyclopedia of Life Support Systems
  5. Guo, B.2005., Offshore pipelines. Elsevier/Gulf Professional Pub
  6. Vinod, G. et al.2014., New approach for risk based inspection of H2S based Process Plants, Annals of Nuclear Energy. Elsevier Ltd, 66, pp. 13–19
  7. David, B. et al.2002., The application of autonomous underwater vehicle, 1, pp. 19–26
  8. Melchers, R. E. and Feutrill, W. R. 2001., Risk Assessment of LPG automotive refueling facilities, Reliability Engineering and System Safety, 74, pp. 283–290
  9. Suhendar, E., & Soleha, M. (2011). “Analisis Availability dan Reliability Komponen Kritis Mesin Dental CX-9000 Pada Dental Clinic X”. Jurnal Ilmiah Faktor Exacta, Vol. 4, No. 4, pp. 350-366
  10. Taufik, & Septyani, S. (2015). “Penentuan Interval Waktu Perawatan Komponen Kritis pada Mesin Turbin di PT PLN (Persero) Sektor Pembangkit Ombilin”. Jurnal Optimasi Sistem Industri, Vol. 14, No. 2, pp. 238-258

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.