BibTex Citation Data :
@article{JTM45998, author = {Aryo Palistianto and Norman Iskandar and Sulardjaka Sulardjaka}, title = {ANALISIS PENGARUH BEDA PERSENTASE BINDER KAOLIN PADA PELET KATALIS TERHADAP NILAI YIELD BIODIESEL BERBAHAN BAKU MINYAK KELAPA SAWIT}, journal = {JURNAL TEKNIK MESIN}, volume = {12}, number = {3}, year = {2024}, keywords = {biodiesel; katalis; pelet; transesterfikasi; zeolit alam}, abstract = { Pemanasan global adalah masalah yang semakin mendesak dan memerlukan solusi segera. Penyebab utama pemanasan global adalah emisi karbondioksida yang dihasilkan oleh berbagai sektor kegiatan manusia. Maka dari itu, penggunaan teknologi green energy merupakan salah satu solusi dalam mengatasi masalah tersebut. Green energy atau energi hijau adalah pemanfaatan sumber energi yang dapat diperbaharui oleh proses alam dan memiliki keunggulan dalam rendahnya produksi emisi hasil konsumsi energi tersebut. Sebagai contoh yaitu penggunaan biodiesel sebagai bahan bakar alternatif pengganti bahan bakar fosil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai yield dari produksi biodiesel berbahan baku minyak kelapa sawit dengan menggunakan pelet katalis zeolit alam dengan variasi persentase binder kaolin pada pelet katalis. Pelet katalis diproduksi dengan perbandingan kaolin sebagai binder pengikat sebesar 25% dan 30% menggunakan dies berdiameter 5 mm dan menggunakan metode kompaksi sebesar 1,5 ton dengan alat Hydraulic Press Machine . Setelah itu, produksi biodiesel dengan proses transesterfikasi menggunakan metode pemanasan dan pengadukan dilakukan. Jumlah katalis yang digunakan sebesar 1% terhadap jumlah minyak kelapa sawit untuk masing-masing pelet yang telah dibuat. Hasil pengukuran dan perhitungan menunjukan bahwa persentase kaolin berpengaruh terhadap nilai yield biodiesel. Hasil yield tertinggi dihasilkan oleh sampel dengan persentase kaolin 25% sebesar 86,67% sedangkan nilai yield terendah dihasilkan oleh sampel dengan persentase kaolin 30% sebesar 85,33%. }, issn = {2303-1972}, pages = {78--83} url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jtm/article/view/45998} }
Refworks Citation Data :
Pemanasan global adalah masalah yang semakin mendesak dan memerlukan solusi segera. Penyebab utama pemanasan global adalah emisi karbondioksida yang dihasilkan oleh berbagai sektor kegiatan manusia. Maka dari itu, penggunaan teknologi green energy merupakan salah satu solusi dalam mengatasi masalah tersebut. Green energy atau energi hijau adalah pemanfaatan sumber energi yang dapat diperbaharui oleh proses alam dan memiliki keunggulan dalam rendahnya produksi emisi hasil konsumsi energi tersebut. Sebagai contoh yaitu penggunaan biodiesel sebagai bahan bakar alternatif pengganti bahan bakar fosil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai yield dari produksi biodiesel berbahan baku minyak kelapa sawit dengan menggunakan pelet katalis zeolit alam dengan variasi persentase binder kaolin pada pelet katalis. Pelet katalis diproduksi dengan perbandingan kaolin sebagai binder pengikat sebesar 25% dan 30% menggunakan dies berdiameter 5 mm dan menggunakan metode kompaksi sebesar 1,5 ton dengan alat Hydraulic Press Machine. Setelah itu, produksi biodiesel dengan proses transesterfikasi menggunakan metode pemanasan dan pengadukan dilakukan. Jumlah katalis yang digunakan sebesar 1% terhadap jumlah minyak kelapa sawit untuk masing-masing pelet yang telah dibuat. Hasil pengukuran dan perhitungan menunjukan bahwa persentase kaolin berpengaruh terhadap nilai yield biodiesel. Hasil yield tertinggi dihasilkan oleh sampel dengan persentase kaolin 25% sebesar 86,67% sedangkan nilai yield terendah dihasilkan oleh sampel dengan persentase kaolin 30% sebesar 85,33%.
Last update: