BibTex Citation Data :
@article{JTM46031, author = {Maulana Ibrahim and Rifky Ismail and Athanasius Bayuseno}, title = {PENGARUH TEKANAN CHAMBER TERHADAP SIFAT FISIK DAN MEKANIK PADA INTERFERENCE SCREW BERBAHAN PLA/PCL/HA YANG DIBUAT DENGAN METODE CASTING}, journal = {JURNAL TEKNIK MESIN}, volume = {12}, number = {3}, year = {2024}, keywords = {casting; hidroksiapatit (ha); interferene screw; policaprolactone (pcl); polilactic acid (pla)}, abstract = { Proses produksi casting merupakan proses manukfaktur yang ada sejak lama, dengan menggunakan molding permanen berbahan polimer dapat digunakan untuk pembuatan interference screw dengan geometri yang terbentuk penuh. Parameter pencetakan menjadi hal yang harus diperhatikan untuk menghasilkan interference screw dengan sifat fisik dan mekanik yang baik. Material yang digunakan dalam penelitian ini adalah biokomposit (85% PLA, 15% PCL, dan 5% HA). Variabel tetap pada penelitian ini adalah suhu cetakan 30℃ dan suhu pada alat vertical heating chamber sebesar 175℃. Variasi parameter pada penelitian ini adalah tekanan chamber sebesar 1 bar dan 2 bar. Pada penelitian ini pembuatan dengan nilai tekanan 1 bar tidak dapat terbentuk sempurna sehingga tidak dapat dilakukan pengujian karakterisasi lebih lanjut. Untuk variabel tekanan chamber 2 bar memiliki sifat fisik dan mekanik terbaik, dari hasil karakterisasi yang dilakukan yaitu pengujian densitas, pengujian torsi, pengujian kekerasan, dan pengujian biodegradable . Berdasarkan pada penelitian ini disimpulkan bahwa nilai tekanan chamber berpegaruh pada sifat fisik dan mekanik pada screw yang dihasilkan. Titik leleh material yang digunakan juga harus diperhatikan karena sangat berpengaruh pada karakterisasi screw yang dihasilkan. Variasi tekanan chamber menghasilkan nilai densitas terbesar yaitu 1,22 gr/cm3 dimana nilai tersebut masuk dalam nilai densitas tulang manusia. }, issn = {2303-1972}, pages = {337--340} url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jtm/article/view/46031} }
Refworks Citation Data :
Proses produksi casting merupakan proses manukfaktur yang ada sejak lama, dengan menggunakan molding permanen berbahan polimer dapat digunakan untuk pembuatan interference screw dengan geometri yang terbentuk penuh. Parameter pencetakan menjadi hal yang harus diperhatikan untuk menghasilkan interference screw dengan sifat fisik dan mekanik yang baik. Material yang digunakan dalam penelitian ini adalah biokomposit (85% PLA, 15% PCL, dan 5% HA). Variabel tetap pada penelitian ini adalah suhu cetakan 30℃ dan suhu pada alat vertical heating chamber sebesar 175℃. Variasi parameter pada penelitian ini adalah tekanan chamber sebesar 1 bar dan 2 bar. Pada penelitian ini pembuatan dengan nilai tekanan 1 bar tidak dapat terbentuk sempurna sehingga tidak dapat dilakukan pengujian karakterisasi lebih lanjut. Untuk variabel tekanan chamber 2 bar memiliki sifat fisik dan mekanik terbaik, dari hasil karakterisasi yang dilakukan yaitu pengujian densitas, pengujian torsi, pengujian kekerasan, dan pengujian biodegradable. Berdasarkan pada penelitian ini disimpulkan bahwa nilai tekanan chamber berpegaruh pada sifat fisik dan mekanik pada screw yang dihasilkan. Titik leleh material yang digunakan juga harus diperhatikan karena sangat berpengaruh pada karakterisasi screw yang dihasilkan. Variasi tekanan chamber menghasilkan nilai densitas terbesar yaitu 1,22 gr/cm3 dimana nilai tersebut masuk dalam nilai densitas tulang manusia.
Last update: