skip to main content

PENGARUH VARIASI KEKASARAN PERMUKAAN GRAY CAST IRON PADA HASIL PELAPISAN HOT DIP GALVANIZING TERHADAP KETEBALAN LAPISAN DAN LAJU KOROSI

*Muhammad Ashwin Asyhari  -  Department of Mechanical Engineering, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Yusuf Umardani  -  Department of Mechanical Engineering, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Agus Suprihanto  -  Department of Mechanical Engineering, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Indonesia sebagai negara tropis dengan tingkat kelembaban yang tinggi dan curah hujan yang cukup besar mengakibatkan banyak benda logam mengalami karat dan korosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh material logam gray cast iron yang telah dilapisi coating dengan metode hot dip galvanizing terhadap hasil tampilan, mikrografi, tebal lapisan, dan laju korosi pada situasi ekstrem. Perlakuan spesimen dilakukan dengan variasi kekasaran permukaan menggunakan amplas grid 100, 400, 800, dan 2000. Proses hot dip galvanizing menggunakan zinc ingot Nyrstar 99% dengan prosedur sesuai ASTM A123. Pengamatan Visual dilaksanakan untuk mengetahui tampilan terbaik dan cacat yang dihasilkan dari hasil hot dip galvanizing. Pengujian Mikrografi dilaksanakan sesuai dengan ASTM E3-11 untuk mengetahui zinc layer yang menempel pada spesimen. Pengujian tebal lapisan zinc (Zn) pada spesimen hasil hot dip galavanizing dilakukan menggunakan alat Coating Thickness Gauge UNI-T UT343D. Pengujian laju korosi dilaksanakan sesuai dengan prosedur ASTM B117 Salt Spray Test dengan peningkatan kadar larutan NaCl sebesar 8% menggunakan metode weight loss. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi nilai kekasaran pada permukaan spesimen, maka semakin besar ketebalan lapisan coating yang terbentuk. Namun, hal ini akan berbanding terbalik dengan laju korosi, di mana semakin rendah nilai laju korosi pada spesimen hasil hot dip galvanizing tersebut. Ketebalan pelapisan tertinggi diperoleh pada spesimen dengan variasi amplas grid 100 sebesar 45,38 μm, dengan laju korosi terendah sebesar 24,52 mpy. Sebaliknya, ketebalan pelapisan terendah diperoleh pada spesimen dengan variasi amplas grid 2000 sebesar 17,37 μm, dengan laju korosi tertinggi sebesar 169,97 mpy. Hasil penelitian ini bermanfaat untuk pengembangan material logam cast iron dalam dunia industri maupun konstruksi yang terpapar kondisi ekstrem dengan kadar asam yang tinggi.

Fulltext View|Download
Keywords: amplas grid; gray cast iron; hot dip galvanizing; ketebalan lapisan; laju korosi; mikrografi; visual
  1. I. G. Akande, O. S. Isaac Fayomi, dan P. N. Okore, “Investigation of the microstructure, corrosion resistance and hardness of bone particle reinforced cast iron for engine blocks application in automotive and marine industries,” Hybrid Adv., vol. 2, no. November 2022, hal. 100022, 2023, doi: 10.1016/j.hybadv.2023.100022
  2. A. Milone dkk., “Influence of hot-dip galvanization on the fatigue performance of high-strength bolted connections,” Eng. Struct., vol. 299, no. November 2023, hal. 117136, 2023, doi: 10.1016/j.engstruct.2023.117136
  3. F. Berto, F. Mutignani, dan E. Guido, “Effect of hot dip galvanization on the fatigue behaviour of steel bolted connections,” Int. J. Fatigue, vol. 93, hal. 168–172, 2016, doi: 10.1016/j.ijfatigue.2016.08.022
  4. V. Kuklik dan J. Kudlaček, Hot-Dip Galvanizing of Steel Structures. Oxford, UK: Butterworth- Heinemann, 2016. doi: 10.1016/B978-0-08-100753-2.00002-1
  5. M. Sanjaya, Y. Umardani, dan A. Suprihanto, “Pengaruh Kekasaran Permukaan Baja St60 Terhadap Sifat Mekanik Hasil Pelapisan Hot Dip Galvanizing,” J. Tek. Mesin S-1, vol. 11, no. 3, hal. 233–246, 2023
  6. D. Jian dkk., “Extraction of indium with N,N-di(1-methylheptyl)acetamide, di(l-methylheptyl)methyl phosphate, and tributylphosphate by solvent extraction in hydrochloric acid solution,” Miner. Eng., vol. 156, no. December 2019, hal. 106510, 2020, doi: 10.1016/j.mineng.2020.106510
  7. Y. Yan, J. Chen, K. Li, D. Zou, Y. Deng, dan D. Li, “A novel neutral-base coupling synergistic extraction system of Cyanex923 and primary amine N1923 for the recovery of cerium(IV) and fluorine from sulfuric acid medium,” Sep. Purif. Technol., vol. 258, no. P2, hal. 118026, 2021, doi: 10.1016/j.seppur.2020.118026
  8. A. Ramadian, B. Agung, M. Sc, T. Material, dan F. T. Industri, “Pengaruh Temperatur dan Lama Celup pada Proses Hot Dip Galvanizing Elemen Pemanas Cold End Layer Air Heater PT PJB UP Gresik Unit 1,” J. Tek. POMITS, vol. Vol. 1, no. No. 1, hal. 1–8, 2012, [Daring]. Tersedia pada: https://adoc.pub/queue/pengaruh-temperatur-dan-lama-celup-pada-proses-hot-dip-galva.html
  9. F. Gapsari, H. Setyarini, dan F. A. Alamsyah, “Pengaruh Kekasaran Permukaan Terhadap Porositas Hasil Hot Dipped Galvanizing (HDG),” J. Rekayasa Mesin, vol. 3, no. 1, hal. 283–292, 2012, [Daring]. Tersedia pada: https://rekayasamesin.ub.ac.id/index.php/rm/article/view/151/147
  10. P. Arsana, I. . P. Nugraha, dan K. R. Dantes, “PENGARUH VARIASI MEDIA PENDINGIN TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN BENDA KERJA HASIL PEMBUBUTAN RATA PADA BAJA ST. 37,” vol. 7, no. 1, hal. 7–17, 2019
  11. S. Alamudi, “PENGARUH WAKTU CELUP PROSES HOT DIP GALVALUM ( Al55 % -Zn-Si ) TERHADAP SIFAT ADHESIVE , KETEBALAN KETAHANAN KOROSI PADA BAJA API 5L,” hal. 1–87, 2016
  12. F. R. Sakti dan U. Rumendi, “Analisis Ketebalan, Ketahanan Korosi, dan Daya Lekat Lapisan Hasil Proses Hardchrome Plating Pada Baja Karbon Rendah Sebelum dan Sesudah Case Hardening,” Steman, vol. ISBN 978-9, hal. 31–37, 2016
  13. A. Murtiono, “PENGARUH QUENCHING DAN TEMPERING TERHADAP KEKERASAN DAN KEKUATAN TARIK SERTA STRUKTUR MIKRO BAJA KARBON SEDANG UNTUK MATA PISAU PEMANEN SAWIT,” Dep. Tek. Mesin, Univ. Sumatera Utara, Medan., vol. 66, hal. 37–39, 2012
  14. ASTM B117-19, “Standard Practice for Operating Salt Spray (FOG) Apparatus.,” ASTM Int., vol. 03, no. February, hal. 1–15, 2019, doi: 10.1520/B0117
  15. W. D. Callisters dan D. G. Rethwisch, “Fundamentals of Materials Science and Engineering An Integrated Approach 4th Edition,” 2007
  16. ASTM E3-11, “Standard Guide for Preparation of Metallographic Specimens,” ASTM Int., vol. 14, no. 200, hal. 4–5, 2017, doi: 10.1520/E0003-11R17.1

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.