BibTex Citation Data :
@article{JTM46118, author = {Muhammad Zainuddin and Susilo Widyanto and Agus Suprihanto}, title = {STUDI KARAKTERISTIK MATERIAL KOMPOSIT KERTAS DAN THERMOPLASTIC RESIN DENGAN VARIASI UKURAN KERTAS 1,2 × 2,4 MM, 2,4 × 4,8 MM, 3,6 × 7,2 MM}, journal = {JURNAL TEKNIK MESIN}, volume = {12}, number = {3}, year = {2024}, keywords = {daur ulang kertas; dry paper recycle technology; kertas hvs; makrografi; thermoplastic resin}, abstract = { Proses daur ulang kertas saat ini masih menggunakan metode konvensional dengan menggunakan air sebagai media pelarutan dan pemecahan serat. Kegiatan daur ulang kertas atau industri pulp dan kertas merupakan salah satu sektor industri yang paling banyak berhubungan dengan air serta salah satu yang paling banyak mengonsumsi energi. Pengembangan Dry Paper Recycle Technology menjadi metode daur ulang kertas alternatif yang menarik dibandingkan dengan metode daur ulang konvensional. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat kertas daur ulang dari campuran potongan kertas dan thermoplastic resin dengan proses hot pressing , serta untuk mengetahui pengaruh ukuran potongan kertas dan variasi presentase Fraksi massa kertas yang digunakan terhadap kekuatan tarik dan makrostruktur. Variasi ukuran potongan kertas yang digunakan adalah 1,2 x 2,4 mm, 2,4 x 4,8 mm, dan 3,6 x 7,2 mm. Variasi fraksi berat kertas yang digunakan adalah 33,33%, 37,50%, 40%, 50%, 60%, dan 66,67%. Hasil perhitungan statistik dari pengujian makrostruktur untuk ukuran kertas 1,2 x 2,4 mm menghasilkan uji normalitas sebesar 0,225, uji homogenitas sebesar 0,504, dan uji anova 0,04, sedangkan ukuran kertas 2,4 x 4,8 mm menghasilkan uji normalitas sebesar 0,968, uji homogenitas sebesar 0,072, dan uji anova 0,00, sedangkan ukuran kertas 3,6 x 7,2 mm menghasilkan uji normalitas sebesar 0,339, uji homogenitas sebesar 0,495, dan uji anova 0,00, Pada hasil statisitk dari pengujian makrostruktur menunjukkan bahwa ketiga jenis ukuran potongan kertas yang digunakan belum bisa menghasilkan distribusi serat kertas yang homogen dalam campuran kertas dan thermoplastic resin, di mana serat kertas yang tersebar hanya berkumpul pada daerah tertentu. Hal ini dipengaruhi beberapa faktor seperti proses pencampuran dan pengepresan masih dilakukan secara manual, ukuran potongan kertas, ketidakcocokan kepadatan kertas dan thermoplastic, dan viskositas resin. }, issn = {2303-1972}, pages = {194--203} url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jtm/article/view/46118} }
Refworks Citation Data :
Proses daur ulang kertas saat ini masih menggunakan metode konvensional dengan menggunakan air sebagai media pelarutan dan pemecahan serat. Kegiatan daur ulang kertas atau industri pulp dan kertas merupakan salah satu sektor industri yang paling banyak berhubungan dengan air serta salah satu yang paling banyak mengonsumsi energi. Pengembangan Dry Paper Recycle Technology menjadi metode daur ulang kertas alternatif yang menarik dibandingkan dengan metode daur ulang konvensional. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat kertas daur ulang dari campuran potongan kertas dan thermoplastic resin dengan proses hot pressing, serta untuk mengetahui pengaruh ukuran potongan kertas dan variasi presentase Fraksi massa kertas yang digunakan terhadap kekuatan tarik dan makrostruktur. Variasi ukuran potongan kertas yang digunakan adalah 1,2 x 2,4 mm, 2,4 x 4,8 mm, dan 3,6 x 7,2 mm. Variasi fraksi berat kertas yang digunakan adalah 33,33%, 37,50%, 40%, 50%, 60%, dan 66,67%. Hasil perhitungan statistik dari pengujian makrostruktur untuk ukuran kertas 1,2 x 2,4 mm menghasilkan uji normalitas sebesar 0,225, uji homogenitas sebesar 0,504, dan uji anova 0,04, sedangkan ukuran kertas 2,4 x 4,8 mm menghasilkan uji normalitas sebesar 0,968, uji homogenitas sebesar 0,072, dan uji anova 0,00, sedangkan ukuran kertas 3,6 x 7,2 mm menghasilkan uji normalitas sebesar 0,339, uji homogenitas sebesar 0,495, dan uji anova 0,00, Pada hasil statisitk dari pengujian makrostruktur menunjukkan bahwa ketiga jenis ukuran potongan kertas yang digunakan belum bisa menghasilkan distribusi serat kertas yang homogen dalam campuran kertas dan thermoplastic resin, di mana serat kertas yang tersebar hanya berkumpul pada daerah tertentu. Hal ini dipengaruhi beberapa faktor seperti proses pencampuran dan pengepresan masih dilakukan secara manual, ukuran potongan kertas, ketidakcocokan kepadatan kertas dan thermoplastic, dan viskositas resin.
Last update: