skip to main content

ANALISIS HASIL RESES DPRD DALAM PENYUSUNAN DAN PENETAPAN APBD PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN ANGGARAN 2025 (Studi Pada Dapil 1 Fraksi PDIP DPRD Provinsi Jawa Tengah)

*Elvaretta Nahdah Ullaya  -  S1 Ilmu Pemerintahan, Indonesia
Rina Martini  -  Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract
Reses menjadi salah satu wadah bagi para anggota parlemen untuk menyerap berbagai aspirasi khususnya mengenai pembangunan di daerah. Di samping itu, DPRD sebagai lembaga perwakilan rakyat daerah memiliki wewenang berupa fungsi anggaran yang membahas mengenai APBD bersama dengan pemerintah daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan reses di Dapil 1 DPRD Provinsi Jawa Tengah, serta bagaimana pengarahan aspirasi hasil reses dalam penyusunan KUA PPAS Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran 2025. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara kepada Tenaga Administratif dan Anggota Dewan pada Dapil 1 (Kota Semarang) Fraksi PDI-Perjuangan, serta melakukan studi dokumentasi terhadap dokumendokumen resmi DPRD Provinsi Jawa Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat keterbatasan dalam pelaksanaan reses anggota dewan yang masih didominasi dengan model reses konvensional dan belum sepenuhnya menerapkan metode reses partisipatif. Mekanisme penyusunan KUA PPAS di DPRD Provinsi Jawa Tengah sebagian besar memenuhi tahapan teori mekanisme anggaran, terutama dalam tahap penyusunan dan penetapan anggaran. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa pengarahan aspirasi hasil reses dalam KUA PPAS dapat dikatakan cukup. Hal ini ditunjukkan dengan sekitar 52,7% aspirasi yang dapat diakomodasi ke dalam KUA PPAS. Kata Kunci: Reses, Aspirasi, DPRD Provinsi Jawa Tengah, KUA PPAS, APBD
Fulltext View|Download

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.